News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Naskah Khutbah Jumat 24 April 2026: Ramai soal Ikan Sapu-sapu, Bolehkah Mengubur Hewan Hidup-hidup dalam Islam?

Berikut tema naskah khutbah Jumat singkat terbaru untuk shalat Jumat, berjudul "Ramai soal Ikan Sapu-sapu, Bolehkah Mengubur Hewan Hidup-hidup dalam Islam?".
Kamis, 23 April 2026 - 21:57 WIB
Berita Foto: Puluhan Petugas PPSU Sisir Kali Ciliwung untuk Berantas Ikan Sapu-Sapu
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Cara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan pemusnahan ribuan ton ikan sapu-sapu mencuri perhatian publik. Praktik pembasmiannya diduga dengan cara menguburkan ikan invasif ini dalam kondisi hidup-hidup bikin ramai.

Langkah mengubur hewan seperti ikan sapu-sapu dalam kondisi masih hidup menuai kritik keras dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Mui ingin berdiskusi mengenai etika terhadap hewan dalam ajaran agama Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MUI mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta. Tujuannya untuk mengendalikan populasi ikan sapu-sapu karena dapat merusak habitat hingga ekosistem ikan endemik atau lokal.

Di sisi lain, MUI menyoroti metode pemusnahan ikan sapu-sapu di DKI Jakarta, yang dinilai bertentangan dengan prinsip ajaran agama Islam.

Maka dari itu, hukum mengubur hewan terutama ikan sapu-sapu dalam agama Islam menjadi tema menarik yang patut dibahas melalui naskah khutbah Jumat singkat terbaru untuk pelaksanaan ceramah shalat Jumat, 24 April 2026.

Berikut rekomendasi judul naskah khutbah Jumat dari tvOnenews.com, bertajuk "Ramai soal Ikan Sapu-sapu, Bolehkah Mengubur Hewan Hidup-hidup dalam Islam?".

Naskah Khutbah Jumat: Ramai soal Ikan Sapu-sapu, Bolehkah Mengubur Hewan Hidup-hidup dalam Islam?

Berita Foto: Puluhan Petugas PPSU Sisir Kali Ciliwung untuk Berantas Ikan Sapu-Sapu
Berita Foto: Puluhan Petugas PPSU Sisir Kali Ciliwung untuk Berantas Ikan Sapu-Sapu
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Khutbah I

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ إِلَيْهِ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.  وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.  اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيمَ وبَارِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيدنا  إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيمَ فى العالمين إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. اَمَّا بَعْدُ، فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْااللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ اِلاَّوَأَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَيَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,

Pertama-tama marilah kita mengucapkan Alhamdulillahi rabbil 'alamin, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada seluruh makhluk, sehingga membuat kita dapat berkumpul kembali dengan sehat.

Sholawat serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, sosok teladan dalam akhlak mulianya.

Jemaah shalat Jumat dimuliakan Allah,

Marilah kita senantiasa meningkatkan takwa. Berkat istiqomah menjaga ketakwaan, kita akan semakin terarah dan mendapatkan banyak keberkahan.

Dalam kesempatan khutbah Jumat pada siang ini, khatib meminta izin untuk membahas fenomena viral yang terjadi belakangan ini. Ya, apalagi kalau bukan tentang ikan sapu-sapu.

Kegiatan pemusnahan ikan sapu-sapu terutama di sejumlah titik di wilayah DKI Jakarta viral. Para petugas diduga mengubur hewan invasif ini secara hidup-hidup sehingga memicu perdebatan luas termasuk MUI.

Dari fenomena ini, muncul pertanyaan bagaimana etika terhadap hewan? Agar tidak salah tafsir, mari kita membahas lebih dulu dari secara fisiologis.

Diketahui, ikan sapu-sapu mempunyai lapisan kulit yang keras. Kemampuan bernapasnya juga begitu kuat sehingga membuat hewan ini bertahan hidup yang cukup lama bisa mencapai puluhan jam.

Melalui fisiologis ini, pengendalian populasi sebagai langkah rasional. Tujuannya tidak lain untuk mencegah kerusakan ekosistem dan habitat ikan maupun hewan endemik lain.

Kaum muslimin rahimakumullah,

Ikan sapu-sapu memang dinilai sebagai hewan maupun hama invasif. Sebab, kehadirannya dapat merusak lingkungan.

Namun begitu, legalitas kegiatan menyiksa dalam pemusnahan hewan tidak diberi ruang dalam agama Islam. Bahkan, konsep penguburan massal terhadap ikan dalam kondisi hidup dinilai telah menyalahi dua prinsip utama dalam agama Islam.

Pertama, prinsip rahmatan lil'alamin. Kedua, prinsip kesejahteraan hewan. Mengenai rahmatan lil'alamin, prinsip ini mengedepankan bagaimana manusia menunjukkan kasih sayang terhadap seluruh makhluk. Sementara terkait kesejahteraan hewan, prinsip ini mengharuskan manusia memberikan perlakuan baik dan layak terhadap hewan.

Dalam hadis riwayat shahih, Rasulullah SAW pernah bersabda:

‎إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذَّبْحَةَ وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ وَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ

Artinya: "Sesungguhnya Allah memerintahkan berbuat baik terhadap segala sesuatu. Jika kalian hendak membunuh, maka bunuhlah dengan cara yang baik. Jika kalian hendak menyembelih, maka sembelihlah dengan cara yang baik. Hendaklah kalian menajamkan pisaunya dan senangkanlah hewan yang akan disembelih." (HR. Muslim)

Melalui hadis shahih ini sudah jelas, tujuan pembasmian terhadap hewan setidaknya menggunakan cara paling cepat. Kemudian, kita seusaha mungkin agar tidak menyakitkan mereka.

Dalam Mirqatul Mafatih, Syekh Ali bin Shulthan Muhammad Al-Qari menjelaskan tentang ihsan atau perbuatan baik saat membunuh hewan. Setidaknya menggunakan metode efisien, begini bunyinya:

‎وَالْإِحْسَانُ فِيْهَا : اِخْتِيَارُ أَسْهُلِ الطُّرُقِ وَأَقَلِّهَا إِيْلَامًا 

Artinya: "Berbuat ihsan dalam menyembelih adalah dengan memilih cara yang paling mudah dan paling paling ringan atau minimalis rasa sakit."

Jika mengacu pada literatur fiqih, ikan sapu-sapu mempunyai kemampuan bertahan hidup yang cukup lama. Maka dari itu, kita tidak boleh membiarkan hewan mati dalam kondisi kekeringan, melainkan langsung mempercepat kematian guna menghindari rasa sakitnya.

Khutbah II

Sidang Jumat dirahmati Allah,

Dari uraian ini, pemusnahan ikan sapu-sapu masih tidak bertentangan dengan syariat. Akan tetapi, pemilihan metode meminimalisir penderitaan hingga kecepatan mematikan sebagai tindakan efisien.

Sementara, penguburan dalam kondisi hidup-hidup bertentangan dengan prinsip ihsan.

Demikianlah khutbah Jumat pada sesi ceramah shalat Jumat siang ini. Melalui fenomena ini, kita sebagai seorang Muslim harus menentukan sikap bijak dan tidak mengikuti arus viral tanpa ilmu.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ، وَنَفَعَنِيْ وَاِيَاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ جَمِيْعَ أَعْمَالِنَا إِنَّهُ هُوَ الْحَكِيْمُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِلْمُسْلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(hap)

Sumber Referensi: Antara, liputan lapangan, Quran Kemenag RI, MUI, NU Online.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update! Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang: 9.200 Warga Masih Mengungsi dan 210 Posko Dibuka

Update! Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang: 9.200 Warga Masih Mengungsi dan 210 Posko Dibuka

Inilah update gempa Magnitudo 7,1 yang mengguncang Kumamoto, Jepang, pada Selasa (28/7/2026) lalu. 
Update Cedera Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, Target Segera Comeback Bersama Sassuolo Demi Tampil di Piala Asia

Update Cedera Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, Target Segera Comeback Bersama Sassuolo Demi Tampil di Piala Asia

Jay Idzes mengaku tengah fokus menjalani proses pemulihan dan berharap dapat segera kembali memperkuat tim pada musim 2026-2027.
Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Singapura yang menjadi tim underdog membuat Vietnam wajib meraih poin penuh bagi Timnas Indonesia.
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Dari Limbah Jadi Mewah, Koleksi ReWoven in White Curi Perhatian di Runway IFW 2026

Dari Limbah Jadi Mewah, Koleksi ReWoven in White Curi Perhatian di Runway IFW 2026

Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 menghadirkan salah satu koleksi yang menarik perhatian karena cara pandangnya terhadap limbah tekstil.
Ramalan 10 Weton 3 Agustus 2026: Siap-siap Hoki Nomplok dan Awas Kesialan Bertubi-tubi

Ramalan 10 Weton 3 Agustus 2026: Siap-siap Hoki Nomplok dan Awas Kesialan Bertubi-tubi

Penasaran bagaimana peruntungan nasib keberuntungan, finansial, karier, asmara, dan kesehatan Anda besok? Simak ramalan sepuluh weton tanggal 3 Agustus berikut.

Trending

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Update! Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang: 9.200 Warga Masih Mengungsi dan 210 Posko Dibuka

Update! Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang: 9.200 Warga Masih Mengungsi dan 210 Posko Dibuka

Inilah update gempa Magnitudo 7,1 yang mengguncang Kumamoto, Jepang, pada Selasa (28/7/2026) lalu. 
Update Cedera Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, Target Segera Comeback Bersama Sassuolo Demi Tampil di Piala Asia

Update Cedera Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, Target Segera Comeback Bersama Sassuolo Demi Tampil di Piala Asia

Jay Idzes mengaku tengah fokus menjalani proses pemulihan dan berharap dapat segera kembali memperkuat tim pada musim 2026-2027.
Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Singapura yang menjadi tim underdog membuat Vietnam wajib meraih poin penuh bagi Timnas Indonesia.
Fortuna Sittard Rela Kehilangan Jutaan Euro Asal Justin Hubner Tak ke Klub Super League , Alasan Klub Rela Pasang Badan untuk Bek Timnas Indonesia

Fortuna Sittard Rela Kehilangan Jutaan Euro Asal Justin Hubner Tak ke Klub Super League , Alasan Klub Rela Pasang Badan untuk Bek Timnas Indonesia

Fortuna Sittard menolak setiap tawaran bernilai jutaan euro termasuk dari klub Super League untuk memboyong Justin Hubner. 
Marselino Ferdinan Dipulangkan dari Timnas Indonesia? Begini Kata John Herdman

Marselino Ferdinan Dipulangkan dari Timnas Indonesia? Begini Kata John Herdman

‎Timnas Indonesia dijadwalkan akan bertindak sebagai tuan rumah menghadapi Vietnam. Ini menjadi laga lanjutan grup A Piala AFF 2026.
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Korban Tewas Capai 38 Orang dan 9.200 Lainnya Mengungsi

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Korban Tewas Capai 38 Orang dan 9.200 Lainnya Mengungsi

Gempa Magnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang, pada Selasa (28/7/2026) lalu. Tercatat jumlah korban yang dinyatakan meninggal dunia mencapai 30 orang lebih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT