Kisah Mualaf Dokter Richard Lee: Dari Benci, Terenyuh Ayat Al-Quran hingga Sertifikat Masuk Islam Dicabut Hanny Kristianto
- Kolase tangkapan layar YouTube dr Richard Lee & AI/ChatGPT
Tak heran, Richard Lee tak malu mengundang berbagai tokoh agama untuk menjelaskan perspektif seputar agama Islam. Selain itu, awal mula mengenal agama Islam lantaran dipengaruhi faktor lingkungan yang mayoritas berstatus Muslim.
Kemudian, Richard Lee pernah membangun sebuah masjid dengan cara lewat sumbangan dana sekitar Rp200 juta. Meski saat itu, ia masih menganut kepercayaan agama Kristen.
Ia bahkan sering menggelar beragam kegiatan bertajuk Islami. Hal ini sering terjadi saat momentum Bulan Suci Ramadhan.
"Islam itu Indah, damai. Aturan yang banyak banget bisa membuatku menjadi orang lebih baik," jelas Richard Lee.
4. Dikecam Keluarga
Perjalanan Richard Lee mempelajari agama Islam terdengar oleh anggota keluarga lainnya. Sang dokter mengaku banyak keluarga yang marah dan mengecam agar dirinya tidak memeluk agama Islam.
"Soal itu (isu mualaf) tentu tidak mudah bagi keluargaku juga. Banyak yang terang-terangan marah samaku. Bahkan waktu podcastku sama ustaz Felix Siauw naik, ada keluarga muncul di grup keluargaku bilang jangan masuk Islam ya, dari keluarga besar. Tapi aku gak bisa menyalahkan hal tersebut," paparnya.
Isu Richard ingin menjadi mualaf juga terdengar oleh sang istri, dr Reni Effendi. Kekasihnya justru mendukung keputusan suaminya yang ingin memeluk agama Islam.
Richard mengungkapkan alasan sang istri tidak mempermasalahkan pilihannya. Kata dia, kepercayaan merupakan urusan personal asalkan bisa berubah menjadi kepribadian lebih baik dan tidak merugikan banyak orang.
5. Terenyuh Ayat Suci Al-Quran
Richard Lee semakin dekat dengan agama Islam. Ia menghadirkan Ustaz Felix Siauw dan Ustaz Derry Sulaiman dalam program YouTube pribadinya.
Richard mengaku terdapat beberapa Ayat Suci Al-Quran sebagai pemantik dirinya masuk agama Islam. Ayat tersebut terletak dalam Surat Al-Baqarah Ayat 155-157.
"Jujur ujian hidupku itu banyak. Tapi aku beruntung, pak ustaz, ada satu kata yang mengubah pandanganku tentang ujian hidup," terangnya.
Ia sangat terenyuh dengan sebuah kalimat berbunyi "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un". Kalimat tarji (istirja') bisa bermakna tentang manusia yang mendapat ujian berat dalam hidupnya akan kembali kepada Sang Pencipta.
Load more