Apakah Boleh Puasa Arafah saat Masih Punya Utang Puasa Ramadhan? Kata Buya Yahya Begini
- viva.co.id/ Media Center Haji 2024
Jakarta, tvOnenews.com- Bagi umat muslim menjalani puasa sunnah ialah amalan tambahan untuk menimba pahala. Salah satunya itu, puasa Dzulhijjah dan puasa Arafah.
Secara umum puasa Arafah (sunnah) yang dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah, sehari sebelum Idul Adha. Dilakukan bagi umat Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Puasa ini hukumnya sunnah muakkad (sangat dianjurkan) dan memiliki keutamaan menghapus dosa.
- Henri Lukmanul Hakim/Media Center Haji 2024
Tetapi banyak orang yang berhalangan untuk menjalankan puasa wajib di bulan Ramadhan, sehingga harus membayar utang puasa atau menggantinya di lain hari.
Lantas, bolehkah menunda bayar utang puasa Ramadhan karena mau puasa Arafah atau puasa Dzulhijjah?
Pertanyaan ini pernah dijawab oleh Pendakwah Indonesia, Buya Yahya menjawab terkait menunda bayar utang puasa wajib untuk lakukan puasa sunnah.
Dalam penjelasannya, Buya menyebutkan ada dua kondisi yang menyebabkan seseorang memiliki utang puasa Ramadhan.
Pertama, bagi yang meninggalkan puasa dengan sengaja tanpa alasan atau tanpa adanya udzur syar’i yang dibenarkan.
Kedua, tidak berpuasa karena adanya udzur syar’i, seperti wanita yang sedang haid atau nifas, maupun alasan syar’i lainnya.
- viva.co.id/ Media Center Haji 2024
Sehingga bagi orang yang meninggalkan puasa tanpa alasan yang sah, ia wajib segera menggantinya.
Sementara bagi yang tidak berpuasa karena udzur syar’i, diperbolehkan menggantinya di waktu lain selama masih ada kesempatan.
Dengan begitu, seseorang juga boleh mendahulukan puasa sunnah seperti puasa Dzulhijjah atau puasa Arafah meskipun utang puasanya belum dilunasi.
“Menurut jumhur ulama khususnya Mazhab Syafi’i, boleh Anda melakukan puasa sunnah lalu puasa wajibnya tunda nanti,” jelasnya, dikutip dari YouTube Al-Bahjah TV, Minggu (17/5).
Kemudian dengan itu, Buya Yahya menganjurkan agar segera membayar utang puasa wajib. Sebelum datangnya bulan Dzulhijjah, karena nilainya lebih utama dan pahalanya lebih besar.
“Cuma memang lebih baik adalah bayar hutangmu dahulu karena bayar hutang adalah wajib dan pahalanya lebih besar, maka dahulukan hutangmu,” pesan Buya.
Sebagai tambahan informasi, berikut niat puasa Arafah:
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala.”
Melansir laman Baznas bahwa puasa Arafah dilaksanakan bersamaan dengan wukuf para jemaah haji di Padang Arafah.
Puasa sunnah ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Keutamaan puasa Arafah dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, yaitu setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang.(klw)
Load more