Apa Saja Amalan Khusus di Bulan Muharram? Ustaz Adi Hidayat: Sangat Disukai Nabi Muhammad SAW
- Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official
Amalan Khusus di Bulan Muharram
- Muhammadiyah Semarang
Ustaz Adi Hidayat memaparkan alasan umat Muslim dianjurkan meningkatkan amal saleh. Sebab, segala pahala yang diperbuat akan dilipatgandakan oleh Allah SWT, sementara perbuatan maksiat juga akan digandakan oleh-Nya.
UAH menuturkan amalan pertama. Umat Muslim diharapkan dapat meningkatkan ibadah shalat, baik shalat lima waktu maupun ibadah yang sunnah.
"Kemudian bisa meningkatkan infak, meningkatkan doa, meningkatkan interaksi dengan Al-Quran," tuturnya.
Ia memahami upaya ini tidak mudah. Akan tetapi, berbagai amalan ini dapat dikerjakan sekaligus melalui amalan khusus di bulan Muharram.
Direktur Quantum Akhyar Institute itu mengungkapkan bahwa puasa merupakan amalan khusus di bulan Muharram. Tak hanya itu, puasa juga menjadi amalan serupa di bulan haram lainnya.
Ia menegaskan, puasa sangat disukai oleh Nabi Muhammad SAW. Bahkan, amalan ini juga menjadi salah satu sunnah yang sama sekali tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW.
"Karena itu, kita sangat boleh silakan untuk memperbanyak puasa di bulan al-Muharram ini," tegasnya.
UAH memahami ada puasa khusus di bulan Muharram, tepatnya puasa Asyura di Hari Asyura atau 10 Muharram. Selain itu, ada juga puasa Tasu'a yang dikerjakan pada tanggal 9 Muharram dengan tujuan melengkapi kesempurnaan puasa Asyura.
Kendati demikian, Ustaz Adi Hidayat tidak menginginkan umat Muslim hanya berpuasa satu hari saja. Amalan ini setidaknya dapat dikerjakan setiap hari untuk melatih diri meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
"Boleh setiap hari, boleh mengambil yang belum terbiasa misalnya sehari bagi yang tidak pernah puasa di luar Ramadhan. Mungkin bisa menjadi dua hari, tiga hari yang penting semampu kita kerjaka, yang penting kita mampu merubah untuk meninggalkan segala yang haram," bebernya.
Ia meyakini amalan ini bisa membuat satu amal saleh lainnya menjadi satu paket. Kebanyakan yang sudah mengerjakan puasa di bulan Muharram bisa meningkatkan ibadah shalat, infak, dan sebagainya.
"Puncaknya dapat membimbing kita lebih mulia di hadapan Allah SWT. Itulah al-Muharram, silakan kita mengoptimalkan. Semoga Allah memberikan taufik dan kemuliaan mengantarkan kita kepada ridha dan rahmat Allah SWT," pungkasnya.
Load more