Apa Saja Amalan Khusus di Bulan Muharram? Ustaz Adi Hidayat: Sangat Disukai Nabi Muhammad SAW
- Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official
Jakarta, tvOnenews.com - Pendakwah kondang Ustaz Adi Hidayat membagikan amalan dikhususkan di bulan Muharram. Hal ini mengingat bulan ini sebagai salah satu bagian dari bulan haram.
Mulanya, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan alasan Allah SWT memberikan nama Muharram. UAH sapaannya menegaskan bahwa, penamaan ini bukan sekadar sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriah.
Ustaz Adi Hidayat memaparkan makna dari kata Muharram. Secara harfiah, nama ini berarti "diharamkan" atau "dipantangkan" untuk umat Islam.
"Lebih daripada itu, al-Muharram memberikan kesan pembelajaran kepada kita agar mampu mentransformasikan diri menjadi lebih baik, lebih saleh dengan memulai meninggalkan segala yang dilarang, yang diharamkan oleh ajaran Islam, lebih tepatnya oleh Allah SWT," ujar Ustaz Adi Hidayat melalui kanal YouTube pribadinya dikutip, Jumat (12/6/2026).
Ustaz Adi Hidayat menyampaikan bahwa, keistimewaan bulan Muharram telah tercantum dalam Surat At-Taubah Ayat 36. Di dalamnya berisi tentang keutamaan dari empat bulan haram.
Merujuk dari Quran Kemenag RI, begini bunyi daru Surat At-Taubah Ayat 36 yang menjelaskan tentang bulan haram, Allah SWT berfirman:
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ
Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauhulmahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram." (QS. At-Taubah, 9:36)
UAH mengatakan, tafsir ayat ini sudah sangat menggambarkan bahwa umat Islam wajib meninggalkan segala larangan dan hal haram. Umat Islam bahkan diarahkan untuk mengisi berbagai amal yang baik.
"Dengan meninggalkan yang salah, perbuatan yang saleh diharapkan bisa naik ke permukaan sehingga terwujud segala bentuk sifat mulia dan akhlak yang terpuji," katanya.
Amalan Khusus di Bulan Muharram
- Muhammadiyah Semarang
Ustaz Adi Hidayat memaparkan alasan umat Muslim dianjurkan meningkatkan amal saleh. Sebab, segala pahala yang diperbuat akan dilipatgandakan oleh Allah SWT, sementara perbuatan maksiat juga akan digandakan oleh-Nya.
UAH menuturkan amalan pertama. Umat Muslim diharapkan dapat meningkatkan ibadah shalat, baik shalat lima waktu maupun ibadah yang sunnah.
"Kemudian bisa meningkatkan infak, meningkatkan doa, meningkatkan interaksi dengan Al-Quran," tuturnya.
Ia memahami upaya ini tidak mudah. Akan tetapi, berbagai amalan ini dapat dikerjakan sekaligus melalui amalan khusus di bulan Muharram.
Direktur Quantum Akhyar Institute itu mengungkapkan bahwa puasa merupakan amalan khusus di bulan Muharram. Tak hanya itu, puasa juga menjadi amalan serupa di bulan haram lainnya.
Ia menegaskan, puasa sangat disukai oleh Nabi Muhammad SAW. Bahkan, amalan ini juga menjadi salah satu sunnah yang sama sekali tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW.
"Karena itu, kita sangat boleh silakan untuk memperbanyak puasa di bulan al-Muharram ini," tegasnya.
UAH memahami ada puasa khusus di bulan Muharram, tepatnya puasa Asyura di Hari Asyura atau 10 Muharram. Selain itu, ada juga puasa Tasu'a yang dikerjakan pada tanggal 9 Muharram dengan tujuan melengkapi kesempurnaan puasa Asyura.
Kendati demikian, Ustaz Adi Hidayat tidak menginginkan umat Muslim hanya berpuasa satu hari saja. Amalan ini setidaknya dapat dikerjakan setiap hari untuk melatih diri meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
"Boleh setiap hari, boleh mengambil yang belum terbiasa misalnya sehari bagi yang tidak pernah puasa di luar Ramadhan. Mungkin bisa menjadi dua hari, tiga hari yang penting semampu kita kerjaka, yang penting kita mampu merubah untuk meninggalkan segala yang haram," bebernya.
Ia meyakini amalan ini bisa membuat satu amal saleh lainnya menjadi satu paket. Kebanyakan yang sudah mengerjakan puasa di bulan Muharram bisa meningkatkan ibadah shalat, infak, dan sebagainya.
"Puncaknya dapat membimbing kita lebih mulia di hadapan Allah SWT. Itulah al-Muharram, silakan kita mengoptimalkan. Semoga Allah memberikan taufik dan kemuliaan mengantarkan kita kepada ridha dan rahmat Allah SWT," pungkasnya.
(hap)
Load more