GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa yang Dimaksud Dedi Mulyadi dengan Masjid Tajug?

Gubernur Dedi Mulyadi membuat gebrakan kebijakan baru. Pemprov Jabar dipastikan akan memprioritaskan agenda pembangunan tajug atau masjid berukuran kecil di ...
Selasa, 16 Juni 2026 - 14:25 WIB
Kolase foto Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - Ilustrasi Tajug yang digagas KDM
Sumber :
  • Jabar Prov - Gemini Generated

tvOnenews.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah nakhoda Gubernur Dedi Mulyadi membuat gebrakan kebijakan baru. Pemprov Jabar dipastikan akan memprioritaskan agenda pembangunan 'tajug' atau masjid berukuran kecil yang tersebar di berbagai pelosok daerah.

Langkah taktis tersebut ditegaskan langsung oleh Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) saat menghadiri agenda "Peringatan Hari Besar Islam Muharram 1448 Hijriyah" bertajuk Menguatkan Cinta Islam dan Islam Cinta di 1448 H, bertempat di Ruang Utama Masjid Raya Al-Jabbar, Selasa (9/6/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami ingin membangun masjid-masjid kecil di lingkungan masyarakat yang membutuhkannya dalam setiap waktu. Kan kalau masjid-masjid yang megah sudah banyak di Jawa Barat,” urai KDM membeberkan visi besarnya.

Ilustrasi tajug, masjid dengan perpaduan budaya sunda dan Islam ala Dedi Mulyadi
Ilustrasi tajug, masjid dengan perpaduan budaya sunda dan Islam ala Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Gemini Generated AI

Menurut cetak biru yang dipaparkan KDM, program pengembangan tajug yang sudah eksis di tengah lingkungan pemukiman warga ini akan dieksekusi secara bertahap dan terintegrasi dengan merangkul sokongan dari semua elemen.

Melalui skema revitalisasi ini, tajug-tajug kampung yang diperbaiki dipastikan tidak perlu repot membentuk struktur Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang baru.

“Kami ingin membangun masjid yang ada jemaahnya, tempat anak-anak ngaji, tempat ibadah rakyat di situ," tutur pria yang lekat dengan ciri khas iket putih di kepalanya tersebut.

Di panggung yang sama, mantan Bupati Purwakarta ini juga melayangkan kritik tajam dan menohok terkait adanya pergeseran fungsi masjid di era modern.

Ia menilai, esensi tempat suci yang sejatinya berfungsi sebagai ruang bertafakur, bersujud, serta membangun keheningan spiritualitas antara hamba dengan Allah SWT, kini justru kerap tereduksi sekadar menjadi sarana rekreasi publik.

“Kalau masjid sarana rekreasi bukan sarana spiritualitas, maka masjid hanya akan menjadi tempat selfie bukan tempat tafakur,” semprot KDM tajam.

Bagi KDM, esensi utama dari sebuah ibadah mutlak bersumber pada kualitas kedekatan hubungan personal seseorang dengan Sang Pencipta, bukan diukur dari kemegahan arsitektur tempat yang dikunjungi.

Aktivitas bertafakur disebutnya bisa diaplikasikan secara fleksibel di mana saja, mulai dari kamar tidur, surau kecil, bawah pohon, tepi sawah, danau, gunung, hingga pinggir samudra. Tempat fisik tidak memiliki makna esensial jika jiwa manusia tidak mampu menghadirkan Tuhan dalam keheningan.

Oleh karena itu, KDM menegaskan fungsi masjid tidak boleh direduksi menjadi sekadar simbol kemegahan atau komoditas kunjungan wisata religi semata.

Masjid harus dikembalikan khittah-nya sebagai ruang yang membangun spiritualitas, memperkuat kohesi sosial, serta melahirkan perubahan perilaku nyata di tengah masyarakat.

Indikator keberhasilan syiar Islam, menurut pandangan KDM, tidak bisa dikalkulasi dari seberapa besarnya bangunan fisik atau ramainya pelancong yang datang, melainkan dari perubahan sikap konkret seseorang pasca-keluar dari rumah ibadah dalam kehidupan sehari-hari, contoh terkecilnya adalah dengan menjaga kebersihan.

"Kalau datang ke Al-Jabbar tidak meninggalkan sampah, tidak membuat kesemrawutan, pulang dengan hati penuh kebahagiaan dan cinta kasih, itulah orang yang benar-benar masuk masjid," tegasnya.

Memanfaatkan momentum Tahun Baru Hijriah 1448 H, KDM mengajak seluruh umat Muslim untuk menjadikannya sebagai sarana introspeksi diri.

Ia menandaskan bahwa syiar Islam sejati harus berjalan selaras dengan perubahan perilaku umat yang tidak temperamental, tidak emosional, tidak menebar kebencian, dan mampu menahan diri.

Makna, Filosofi, dan 3 Pilar Utama Gerakan Tajug ala Dedi Mulyadi

Sebagai informasi, rekam jejak KDM dalam mengonsep rumah ibadah lokal ini sebelumnya sudah diwujudkan secara nyata melalui pembangunan Masjid Tajug Gede Cilodong di Purwakarta.

Istilah 'tajug' sendiri diserap dari kosa kata bahasa Sunda yang memiliki arti masjid atau musala berukuran kecil yang digunakan sebagai tempat beribadah dan mengaji.

Berikut adalah tiga pilar makna dan konsep utama dari arah kebijakan pembangunan gerakan Tajug ala Dedi Mulyadi:

1. Pemberdayaan Tajug Kampung: Selaku orang nomor satu di Jawa Barat, KDM memprioritaskan agenda revitalisasi dan pembangunan tajug di pelosok-pelosok desa ketimbang mendirikan masjid raya baru yang megah. Tujuannya agar rumah ibadah berada dekat dengan radius aktivitas harian masyarakat dan terintegrasi langsung dengan kehidupan mereka.

2. Transformasi Kawasan di Jabar: Secara filosofis, tajug diarsiteki sebagai episentrum spiritualitas yang mampu menggerakkan perubahan sosial yang positif. Contoh konkretnya terlihat pada pembangunan Tajug Gede Cilodong di Purwakarta yang sengaja didirikan di atas lahan eks-lokasi prostitusi, guna menyulap tempat kelam tersebut menjadi pusat wisata religi, edukasi, sekaligus penggerak ekonomi warga sekitar.

3. Perpaduan Budaya Sunda dan Religi Islam: Struktur arsitektur Tajug Gede dirancang dinamis dengan memadukan konsep modern tanpa menanggalkan kearifan lokal Sunda serta nilai-nilai keislaman. Bangunan tajug sengaja didesain tidak menggunakan kubah bulat seperti masjid pada umumnya, melainkan menggunakan bentuk atap limas bersusun yang sarat akan makna filosofi spiritualitas Sunda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Jule yang Ditangkap Pertama, Ini Awal Polisi Menemukan Paket Vape Etomidate untuk Sang Selebgram

Bukan Jule yang Ditangkap Pertama, Ini Awal Polisi Menemukan Paket Vape Etomidate untuk Sang Selebgram

Penyidik mengikuti pergerakan paket yang ditujukan kepada Jule. Paket tersebut dikirim ke salah satu apartemen di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Sikap Tegas Liverpool soal Tawaran Bayern Munchen untuk Florian Wirtz: Maaf, Enggak Dulu

Sikap Tegas Liverpool soal Tawaran Bayern Munchen untuk Florian Wirtz: Maaf, Enggak Dulu

Liverpool belum memiliki rencana jual Florian Wirtz dalam waktu dekat. Sikap itu muncul di tengah rumor ketertarikan Bayern Munchen terhadap sang gelandang.
Bursa Transfer Liverpool: Bukan Masalah Harga, Ini Alasan The Reds Urung Datangkan Yankuba Minteh

Bursa Transfer Liverpool: Bukan Masalah Harga, Ini Alasan The Reds Urung Datangkan Yankuba Minteh

Liverpool sempat serius memburu Yankuba Minteh pada bursa transfer musim panas. Namun, transfer winger Brighton itu akhirnya tidak terwujud.
Reaksi Netizen setelah Jule Diciduk Kasus Narkoba Etomidate

Reaksi Netizen setelah Jule Diciduk Kasus Narkoba Etomidate

Akun Instagram selebgram terkenal Julia Prastini alias Jule mendadak gempar digeruduk netizen. Hal ini terjadi setelah polisi mengonfirmasi penangkapan seorang
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier 20 September 2026: Siap-Siap Peluang Besar Menghampiri

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier 20 September 2026: Siap-Siap Peluang Besar Menghampiri

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pada 20 September 2026: Siap-siap peluang besar menghampiri.
Bursa Transfer Liverpool: Sosok Ideal Pengganti Mohamed Salah, The Reds Bisa Rekrut Monster Gol Ini dengan Harga Miring Januari Nanti

Bursa Transfer Liverpool: Sosok Ideal Pengganti Mohamed Salah, The Reds Bisa Rekrut Monster Gol Ini dengan Harga Miring Januari Nanti

Liverpool masih memiliki celah di lini serang meski sudah mengeluarkan lebih dari 650 juta euro. The Reds belum menemukan pengganti Mohamed Salah di sisi kanan.

Trending

Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Megawati Hangestri dan Tantangan Musim Baru

Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Megawati Hangestri dan Tantangan Musim Baru

Hyundai Hillstate bersiap menghadapi V-League 2026-2027 dengan sejumlah perubahan besar, termasuk kehadiran Megawati Hangestri. Namun, pelatih Kang Sung-hyung.
Vanja Bukilic Datangi Megawati Hangestri di Markas Hyundai Hillstate, Rivalitas Makin Memanas?

Vanja Bukilic Datangi Megawati Hangestri di Markas Hyundai Hillstate, Rivalitas Makin Memanas?

Vanja Bukilic datangi Megawati Hangestri di Markas Hyundai Hillstate, rivalitas makin memanas?
Ternyata Bukan Megawati Hangestri? Target Awal Pemain Kuota Asia Incaran Hyundai Hillstate Akhirnya Terungkap

Ternyata Bukan Megawati Hangestri? Target Awal Pemain Kuota Asia Incaran Hyundai Hillstate Akhirnya Terungkap

Hyundai Hillstate ternyata memiliki rencana berbeda untuk pemain kuota Asia sebelum akhirnya merekrut Megawati Hangestri pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Di Tengah Kabar Penangkapan Jule Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Na Daehoon Pilih Quality Time Bersama Anak-anak

Di Tengah Kabar Penangkapan Jule Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Na Daehoon Pilih Quality Time Bersama Anak-anak

Di tengah beredarnya kabar penangkapan Jule atas kasus penyalahgunaan narkoba, mantan suami Jule, Na Daehoon justru menikmati kebersamaan dengan kedua putranya
Tanpa Keluar Keringat, Megawati Hangestri Pecahkan Rekor di Skuad Hyundai Hillstate V-League 2026-2027

Tanpa Keluar Keringat, Megawati Hangestri Pecahkan Rekor di Skuad Hyundai Hillstate V-League 2026-2027

Megawati Hangestri Pertiwi kembali mencuri perhatian publik bola voli Korea Selatan. Bintang voli asal Indonesia ini resmi mencatatkan diri sebagai pemain ... -
Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia mendapat panggilan mengejutkan ke Jerman U-21, membuka babak baru dalam perebutan jasanya di level internasional.
Ungkap Perlakuan Megawati Hangestri di Luar Lapangan, Jordan Wilson: Dia Sering...

Ungkap Perlakuan Megawati Hangestri di Luar Lapangan, Jordan Wilson: Dia Sering...

Pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi memegang peran penting di balik proses adaptasi pemain asing asal Amerika Serikat, Jordan Wilson, bersama ..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT