Bagaimana Hukuman Pelaku Pelecehan Seksual dalam Islam? Begini Penjelasan Buya Yahya
- YouTube/Al-Bahjah TV
tvOnenews.com - Kasus kekerasan seksual masih menjadi persoalan serius yang meninggalkan luka mendalam bagi para korban.
Selain trauma fisik dan psikis, tidak sedikit korban yang harus menghadapi tekanan sosial, rasa malu, hingga stigma dari lingkungan sekitar.
Dalam kondisi seperti ini, pemahaman yang benar mengenai pandangan Islam menjadi sangat penting agar tidak muncul penilaian yang keliru terhadap korban maupun pelaku.
Dalam salah satu kajiannya, Buya Yahya menjelaskan secara tegas bahwa pemerkosaan merupakan perbuatan zalim yang sangat berat.
Pelakunya tidak hanya melanggar hak sesama manusia, tetapi juga melakukan dosa besar di hadapan Allah SWT.
Buya Yahya menegaskan bahwa pelaku pemerkosaan telah melakukan tindakan yang sangat tercela dan harus segera bertaubat kepada Allah SWT.
“Pemerkosa adalah orang yang dzolim melakukan dosa-dosa kepada Allah, dosa kepada manusia. Jika tidak segera tobat neraka sudah menantinya, naudzubillah,” ujar Buya Yahya, dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.
- Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV
Menurut Buya Yahya, kejahatan tersebut juga tidak bisa dilepaskan dari perbuatan zina yang diharamkan dalam Islam.
“Dia dzolim, pada akhirnya dia melakukan zina juga, naudzubillah,” kata Buya Yahya.
Karena itu, beliau mengingatkan agar siapa pun yang pernah melakukan perbuatan tersebut segera menyesali kesalahannya dan kembali ke jalan yang diridhai Allah SWT sebelum terlambat.
Di sisi lain, Buya Yahya menegaskan bahwa korban pemerkosaan tidak menanggung dosa atas peristiwa yang menimpanya. Sebab, tindakan tersebut terjadi di luar kehendak dan kemampuan korban untuk menghindarinya.
“Adapun orang yang diperkosa diluar kemampuannya, Allah maha pengasih, Allah maafkan, selagi itu adalah tidak hatinya selagi dia mengingkari, dan dia terpaksa namanya orang diperkosa bukan kemauan dia,” ujarnya.
Beliau kembali menegaskan bahwa korban tidak perlu merasa bersalah di hadapan Allah SWT.
“Maka siapapun yang mendapatkan perlakuan semacam ini ketahuilah bahwasanya anda tidak dosa, Anda tidak dosa,” kata Buya Yahya.
Penegasan ini menjadi pengingat bahwa Islam tidak membebankan kesalahan kepada orang yang menjadi korban kezaliman.
- Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV
Buya Yahya juga menyoroti kondisi sebagian korban yang merasa hidupnya telah berakhir setelah mengalami kekerasan seksual.
Load more