News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Asal Bersedekah! Buya Yahya Jelaskan Cara Mensucikan Harta yang Tercampur Haram

Jangan asal bersedekah! Begini cara mensucikan harta yang bercampur dengan yang haram, menurut penjelasan Buya Yahya.
Selasa, 7 Juli 2026 - 15:17 WIB
Ilustrasi Uang Rupiah
Sumber :
  • pixabay

tvOnenews.com - Dalam mencari nafkah, tidak sedikit orang yang dihantui rasa khawatir karena merasa hartanya mungkin pernah bercampur dengan sesuatu yang tidak halal. 

Ada yang bertanya-tanya, apakah cukup dengan memperbanyak sedekah untuk membersihkan harta tersebut, atau justru ada cara lain yang harus dilakukan?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertanyaan semacam ini pernah dijawab oleh Buya Yahya dalam salah satu kajiannya. 

Menurutnya, cara menyucikan harta bergantung pada asal-usul keharamannya. 

Tidak semua harta yang dianggap "tidak halal" dapat diselesaikan dengan cara yang sama.

Buya Yahya menjelaskan bahwa hal pertama yang harus dipahami adalah sumber keharaman harta tersebut.

Potret Buya Yahya
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

"Kalau kita mempunyai, kita menduga bahwa ada harta yang haram, tinggal bentuk keharamannya itu seperti apa," ujar Buya Yahya.

Jika Harta Berasal dari Hak Orang Lain, Wajib Dikembalikan

Buya Yahya menerangkan, apabila seseorang meyakini ada harta milik orang lain yang masuk ke dalam hartanya, maka harta tersebut bukan lagi menjadi miliknya. 

Jalan keluarnya bukan dengan bersedekah, melainkan mengembalikan hak pemiliknya.

Ia menyarankan agar nilai harta tersebut dipisahkan terlebih dahulu dari harta pribadi sebagai bentuk pertobatan.

"Kalau kita menduga ada barang orang masuk ke harta kita, hartanya orang harus kita pisahkan dulu. Setelah kita sisihkan dari harta kita, yang jelas itu bukan milik kita," jelasnya.

Jika Pemiliknya Tidak Diketahui

Lalu bagaimana jika pemilik harta tersebut sudah tidak diketahui keberadaannya?

Buya Yahya mengatakan, harta itu tetap harus dikeluarkan dari kepemilikan pribadi. 

Jika pemiliknya benar-benar tidak dapat ditemukan, maka dana tersebut dapat disalurkan ke tempat-tempat yang bermanfaat seperti masjid, musala, atau melalui orang yang dapat dipercaya.

Namun, ia mengingatkan agar tetap membuat catatan mengenai asal-usul harta tersebut.

"Kalau orangnya tidak ada, maka berikan ke tempat yang baik, masjid, musala, dan sebagainya. Tapi Anda catat bahwa dalam dugaan saya ada miliknya si Fulan. Intinya keluarkan dari kocek Anda," tutur Buya Yahya.

Jangan Keliru, Hak Orang Lain Tidak Boleh Disedekahkan

Buya Yahya mengingatkan bahwa banyak orang keliru memahami cara membersihkan harta. 

Ada yang justru membangun masjid, berangkat haji, atau memperbanyak sedekah, padahal masih menyimpan hak orang lain.

Menurutnya, tindakan tersebut tidak dibenarkan dalam Islam karena hak orang lain harus diselesaikan terlebih dahulu.

"Kalau miliknya orang maka wajib dikeluarkan, justru sedekah malah tidak boleh. Jangan salah," tegas Buya Yahya.

Beliau bahkan memberi contoh seseorang yang mengambil hak waris saudaranya, tetapi justru menggunakan hartanya untuk membangun masjid atau memberangkatkan keluarga berhaji.

"Alangkah baiknya orang dia ngerebut waris adiknya, enggak bayar waris, tapi dia malah bangun masjid, haji, umrah satu keluarga. Maka itulah orang yang masuk neraka pakai masjid sama pakai umrah. Hati-hati, orang begitu banyak," ujarnya.

Jika Bukan Hak Orang Lain, Perbanyak Sedekah

Berbeda halnya apabila seseorang merasa hartanya tercampur dengan penghasilan yang syubhat atau kurang sempurna dalam proses mencarinya, tetapi bukan berasal dari mengambil hak orang lain.

Dalam kondisi seperti ini, Buya Yahya menganjurkan agar memperbanyak sedekah sebagai bentuk ikhtiar membersihkan harta.

"Kalau bukan miliknya orang, hanya rezeki saya campuran, maka Anda bisa bersedekah. Dengan banyak sedekah, itu menjadi pembersih," jelasnya.

Pahami Ilmunya Sebelum Membersihkan Harta

Di akhir penjelasannya, Buya Yahya mengingatkan pentingnya memahami ilmu sebelum mengambil tindakan. 

Sebab, cara menyucikan harta yang berasal dari hak orang lain berbeda dengan harta yang tercampur unsur syubhat.

Karena itu, seseorang tidak boleh terburu-buru menganggap sedekah sebagai solusi untuk semua jenis harta yang diragukan kehalalannya. 

Jika berkaitan dengan hak orang lain, maka kewajiban utamanya adalah mengembalikan hak tersebut. 

Sementara jika bukan milik orang lain, memperbanyak sedekah dapat menjadi salah satu cara untuk membersihkan harta dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. (gwn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan
Tren Smart Hotel di Asia: Self Check-in, Smart Room hingga Robot Pelayanan, Semua Serba Digital dan Otomatis  

Tren Smart Hotel di Asia: Self Check-in, Smart Room hingga Robot Pelayanan, Semua Serba Digital dan Otomatis  

Perkembangan smart hotel bukan berarti seluruh pekerjaan manusia otomatis digantikan mesin. Sejumlah pengamat industri justru melihat teknologi sebagai

Trending

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT