News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teks Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Jangan Takut Kehilangan Rezeki, Allah Telah Menetapkan Jatah Setiap Hamba

Berikut teks Khutbah Jumat 24 Juli 2026 singkat berjudul 'Jangan Takut Kehilangan Rezeki, Allah Telah Menetapkan Jatah Setiap Hamba'.
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB
Ilustrasi khutbah Jumat
Sumber :
  • Pexels/David McEachan

tvOnenews.com - Kekhawatiran terhadap rezeki menjadi salah satu persoalan yang paling sering menghantui kehidupan manusia. 

Tidak sedikit orang merasa cemas ketika kehilangan pekerjaan, usaha mengalami penurunan, atau kondisi ekonomi sedang sulit. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, Islam telah mengajarkan bahwa Allah SWT adalah satu-satunya Dzat yang menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya.

Melalui khutbah Jumat ini, umat Islam diajak memperkuat ketakwaan, memperbanyak tawakal, menjauhi jalan-jalan haram dalam mencari nafkah, serta meyakini bahwa setiap rezeki telah ditentukan oleh Allah SWT jauh sebelum manusia dilahirkan. 

Dengan keyakinan tersebut, hati akan menjadi lebih tenang dan kehidupan dijalani dengan penuh keikhlasan.

Khutbah Jumat Pertama

Hadirin jamaah Jumat yang dirahmati Allah.

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketakwaan bukan hanya sebatas pengakuan di lisan, tetapi harus tercermin dalam ucapan, sikap, maupun perbuatan sehari-hari.

Allah SWT berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam." (QS. Ali Imran: 102)

Ayat tersebut menjadi pengingat agar setiap muslim menjaga keimanan hingga akhir hayat. Sebab, tidak ada yang mengetahui kapan ajal akan datang.

Rezeki Sering Menjadi Sumber Kegelisahan

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Di antara persoalan yang paling banyak membuat manusia gelisah adalah urusan rezeki. Ketika penghasilan berkurang, usaha mengalami kemunduran, atau pekerjaan hilang, banyak orang merasa seakan pintu kehidupannya telah tertutup.

Padahal ketika ditanya siapa yang memberikan rezeki, hampir semua akan menjawab bahwa Allah adalah Maha Pemberi Rezeki.

Allah SWT berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِيْنُ

"Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezeki Yang mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh." (QS. Az-Zariyat: 58)

Namun dalam kenyataannya, masih ada sebagian orang yang justru mencari jalan pintas melalui praktik perdukunan, pesugihan, atau cara-cara yang bertentangan dengan syariat demi memperoleh kekayaan. Perbuatan semacam itu menunjukkan lemahnya keyakinan kepada Allah sebagai pemberi rezeki.

Allah Menjamin Rezeki Seluruh Makhluk

Kaum muslimin rahimakumullah,

Allah telah menjamin kehidupan seluruh makhluk yang ada di bumi. Tidak ada satu pun yang luput dari perhatian-Nya.

Allah SWT berfirman:

وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا

"Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya." (QS. Hud: 6)

Karena itu, jangan pernah menganggap bahwa rezeki hanya berasal dari kantor, perusahaan, toko, atau tempat usaha. Semua itu hanyalah perantara.

Allah SWT kembali menegaskan:

وَفِى السَّمَاۤءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوْعَدُوْنَ

"Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu dan terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu." (QS. Az-Zariyat: 22)

Rezeki Telah Ditetapkan Sejak Dalam Kandungan

Jamaah yang berbahagia,

Islam mengajarkan bahwa ketentuan rezeki telah ditulis bahkan sebelum manusia lahir ke dunia.

Rasulullah SAW bersabda:

ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ، وَأَجَلِهِ، وَعَمَلِهِ، وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ

"Kemudian seorang Malaikat diutus kepadanya untuk meniupkan ruh di dalamnya, dan diperintahkan untuk menulis empat hal, yaitu menuliskan rizkinya, ajalnya, amalnya, dan celaka atau bahagianya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini mengajarkan bahwa manusia hanya diperintahkan berusaha. Hasil akhirnya berada di tangan Allah SWT.

Tidak Ada yang Wafat Sebelum Rezekinya Sempurna

Rasulullah SAW juga bersabda:

إنّ رُوحَ الْقُدُسِ نَفَثَ فِي رَوْعِي أَنّهُ لَنْ تَمُوتَ نَفْسٌ حَتّى تَسْتَكْمِلَ رِزْقَهَا

"Sesungguhnya Ruh Kudus (Malaikat Jibril) membisikkan dalam hatiku, bahwa siapa pun jiwa tidak akan mati sampai dia menghabiskan semua jatah rizkinya." (HR. Abu Nu'aim)

Karena itu, tidak perlu takut kehilangan rezeki. Selama ajal belum tiba, Allah akan tetap mencukupi kebutuhan hamba-Nya dengan cara yang Dia kehendaki.

Rezeki Bukan Sekadar Harta yang Ditumpuk

Sering kali manusia menganggap bahwa seluruh kekayaan yang dimiliki merupakan rezekinya. Padahal, yang benar-benar menjadi bagian seseorang hanyalah apa yang telah dimanfaatkan di jalan yang benar.

Rasulullah SAW bersabda:

يَقُولُ ابْنُ آدَمَ مَالِى مَالِى – قَالَ – وَهَلْ لَكَ يَا ابْنَ آدَمَ مِنْ مَالِكَ إِلاَّ مَا أَكَلْتَ فَأَفْنَيْتَ أَوْ لَبِسْتَ فَأَبْلَيْتَ أَوْ تَصَدَّقْتَ فَأَمْضَيْتَ

"Manusia berkata, 'Hartaku-hartaku.' Beliau bersabda, 'Wahai anak Adam, apakah kamu memiliki dari hartamu melainkan yang kamu telah makan lalu habis, atau yang kamu telah pakai lalu rusak, atau yang telah kamu sedekahkan maka itu yang tersisa.'" (HR. Muslim no. 2958)

Kemudian beliau melanjutkan:

وَمَا سِوَى ذَلِكَ فَهُوَ ذَاهِبٌ وَتَارِكُهُ لِلنَّاسِ

"Dan selain itu maka dia akan sirna dan dia tinggalkan untuk manusia." (HR. Muslim)

Jangan Mencari Nafkah dengan Cara Haram

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Lambatnya datang rezeki bukan alasan untuk menempuh jalan yang dilarang agama.

Rasulullah SAW bersabda:

ولا يحملن أحدكم استبطاء الرزق أن يطلبه بمعصية الله

"Dan janganlah salah seorang dari kalian memperlambat datangnya rezeki dengan bermaksiat kepada Allah." (HR. Abu Nu'aim)

Ketika merasa rezeki sempit, perbanyaklah istighfar.

Allah SWT berfirman:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ اِنَّهٗ كَانَ غَفَّارًا

"Maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun.'" (QS. Nuh: 10)

Allah kemudian menjanjikan limpahan nikmat bagi mereka yang memperbanyak istighfar.

يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا ۝ وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا

"Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai." (QS. Nuh: 11-12)

Marilah kita menggantungkan seluruh harapan kepada Allah dan memperkuat tawakal.

Rasulullah SAW bersabda:

لَوْ أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُونَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقُ الطَّيْرَ تَغْدُو خِمَاصاً وَتَرُوحُ بِطَاناً

"Seandainya kalian betul-betul bertawakkal pada Allah, sungguh Allah akan memberikan kalian rizki sebagaimana burung mendapatkan rizki. Burung tersebut pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam keadaan kenyang." (HR. Ahmad)

Khutbah Jumat Kedua

Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah SWT. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, para sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Setiap pagi Rasulullah SAW selalu memanjatkan doa yang berisi tiga permohonan penting.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Artinya:

"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima."

Doa tersebut mengajarkan bahwa seorang muslim hendaknya tidak hanya mengejar banyaknya harta, tetapi juga mengharapkan ilmu yang membawa kepada ketakwaan, rezeki yang halal dan penuh keberkahan, serta amal ibadah yang diterima oleh Allah SWT.

Bersegera Memenuhi Panggilan Shalat Jumat

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Hari Jumat merupakan hari yang penuh kemuliaan. Allah SWT memerintahkan orang-orang beriman agar segera memenuhi panggilan shalat Jumat dan meninggalkan kesibukan dunia ketika azan telah dikumandangkan.

Allah SWT berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

"Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS. Al-Jumu'ah: 9)

Sudah sepatutnya seorang muslim menyambut panggilan Allah dengan penuh semangat, bukan justru datang ketika khutbah hampir selesai atau bahkan meremehkannya.

Selain itu, hari Jumat juga merupakan waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Allah SWT berfirman:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab: 56)

Semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang bertakwa, memiliki keyakinan penuh terhadap ketentuan rezeki-Nya, memperoleh rezeki yang halal dan berkah, serta selalu istiqamah dalam menjalankan ibadah hingga akhir hayat. Aamiin.

(gwn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkas Lengkap, Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan YTR Segera Disidang

Berkas Lengkap, Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan YTR Segera Disidang

Kepala Kejari Kabupaten Bandung Nurmajayani mengatakan pelimpahan tahap kedua dilakukan setelah jaksa penuntut umum menyatakan berkas perkara tersangka telah lengkap.
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 8 September: Hujan Sangat Lebat dan Angin Kencang Mengintai Sejumlah Wilayah

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 8 September: Hujan Sangat Lebat dan Angin Kencang Mengintai Sejumlah Wilayah

BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia pada 8 September 2026.
Ribuan Pohon Ganja Diamankan Satgas Swasembada Yonif 734/SNS dan Tim Gabungan TNI-Polri

Ribuan Pohon Ganja Diamankan Satgas Swasembada Yonif 734/SNS dan Tim Gabungan TNI-Polri

Menindaklanjuti temuan tersebut, personel Satgas di bawah pimpinan Dansatgas Yonif 734/SNS, Letkol Inf Pono Darmadi bergerak cepat menuju lokasi. 
Lille Bikin Pengumuman Resmi, Timnas Indonesia Bisa Cetak Sejarah Melalui Calvin Verdonk Malam Ini

Lille Bikin Pengumuman Resmi, Timnas Indonesia Bisa Cetak Sejarah Melalui Calvin Verdonk Malam Ini

Lille resmi merilis pengumuman untuk skuad di laga kontra Real Betis. Timnas Indonesia bisa mencetak sejarah di Liga Champions melalui Calvin Verdonk.
Curhatan Korban Dugaan Pelecehan Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan, Ceritakan Detik-detik Aksi Pelaku di Ruang Gelap

Curhatan Korban Dugaan Pelecehan Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan, Ceritakan Detik-detik Aksi Pelaku di Ruang Gelap

Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum guru di SMAN 1 Pamanukan terus menjadi perhatian dan viral di media sosial. Begini curhatan korban.
Polisi Tangkap Wanita Pencuri Tiga Rumah Kosong di Jaktim, Beraksi Saat Korban Salat dan Rumah Tak Dikunci

Polisi Tangkap Wanita Pencuri Tiga Rumah Kosong di Jaktim, Beraksi Saat Korban Salat dan Rumah Tak Dikunci

Tim Anggota Unit 5 Subdit 3 Tahbang/Resmob meringkus wanita berinisial SAP alias Caca (20) yang melakukan pencurian di sejumlah rumah kosong, wilayah Jakarta Timur

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT