News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apakah Boleh Menabur Bunga di Atas Makam saat Ziarah Kubur?

Kebiasaan mencabut rumput atau membersihkan makam, sering dilakukan kita saat melakukan ziarah kubur, bagaimana hukumnya dalam Islam?
Jumat, 31 Juli 2026 - 23:55 WIB
Ilustrasi nyekar atau ziarah kubur
Sumber :
  • Ilustrasi AI

Jakarta, tvOnenews.com- Ada satu kebiasaan masyarakat Indonesia yang umum dilakukan setiap menjelang Bulan Ramadhan yaitu ziarah kubur dan membersihkan kuburan.

Budaya berkunjung atau sering disebut ziarah ke kuburan atau makam. Juga diikuti dengan menabur bunga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, bagaimana hukum ziarah kubur dan hukum menabur bunga di atas makam atau hukum membersihkan kuburan?. Ini pernah dijelaskan Pendakwah, Buya Yahya di Youtube Al Bahjah TV, simak penjelasan di bawah ini.

Kegiatan ziarah makam, memang sudah temurun dari generasi ke generasi, dengan niat untuk menghaturkan doa. 

Ilustrasi kuburan Islam
Ilustrasi kuburan Islam
Sumber :
  • Ilustrasi AI

Sampai ada niat merawat-membersihkan makam para insan yang telah berpulang menghadap sang khalik.

Dalam ceramahnya, Buya Yahya menyinggung kalau apa yang terjadi ini mengingatkan kisah zaman Nabi, bukan istilah tabur bunga.

“Menabur bunga itu tidak ada memang pada zaman Nabi Islam menabur bunga,” ujar Buya Yahya, sebagaimana dikutip dari YouTubenya.

Sementaea itu, zaman Nabi Muhammad SAW ada pelepah kurma, lalu ia mengambilnya kemudian membelah menjadi dua.

"Kemudian Nabi menancapkan ke dua kuburan, lalu mendoakan semoga Allah akan meringankan kepada dua mayat yang dikubur sebelum kering,” jelasnya.

Maka disinilah ulama seperti bahkan disitu salah satu sahabat nabi itu berwasiat kalau aku mati nanti tolong ambilkan pelepah korma dan tancapkan agar Allah meringankan siksa kalau saya punya dosa,” sambungnya.

Dengan itu, para ulama menjelaskan kalau seandainya kita meletakkan pelepah kurma itu sah-sah saja. Ataupun menaruh tanaman semacam bunga dan sebagainya juga diperbolehkan.  

“Bukankah semua yang ada di bumi dari bebasahan dan yang lainnya juga bertasbih,” jelasnya.  

Sementara untuk membersihkan Makam atau Kuburan itu hukumnya makruh. Seperti mencabut rumput. 

Sebab dipahami, tanaman yang tumbuh di atas Makam akan menjadi peringan siksa kubur. Tanaman dipahami ikut bertasbih.  

"Rumput-rumput yang diatas kubur pun makruh untuk kita cabuti, jangan terlalu bersih-bersih. Biarkan ada rumput dia akan bertasbih,” pesan Buya Yahya.

Kebiasaan menabur bunga atau kembang di atas Makam didasarkan pada riwayat shahih. Melunasi dari NU Online menyebutkan bahwa Rasulullah SAW meletakkan dahan basah di atas makam untuk meringankan siksa ahli kubur. 

Hal tersebut dijelaskan oleh Syekh Wahbah Az-Zuhayli dalam kitabnya Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu

والدليل ما ورد في الحديث الصحيح من وضعه عليه الصلاة والسلام الجريدة الخضراء، بعد شقها نصفين على القبرين اللذين يعذبان، وتعليله بالتخفيف عنهما ما لم ييبسا أي يخفف عنهما ببركة تسبيحهما؛ إذ هو أكمل من تسبيح اليابس، لما في الأخضر من نوع حياة

Artinya: Dalilnya adalah riwayat dalam hadits shahih yang menyebutkan bahwa Rasulullah saw meletakkan dahan hijau yang segar setelah membelahnya menjadi dua bagian di atas dua makam yang ahli kuburnya sedang disiksa. Tujuan peletakan dahan basah ini adalah peringanan siksa keduanya selagi kedua dahan itu belum kering, yaitu diringankan keduanya dengan berkah tasbih kedua dahan tersebut. Pasalnya, tasbih dahan basah lebih sempurna daripada tasbih dahan kering karena hijau segar mengandung daya hidup (Syekh Wahbah Az-Zuhayli, Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu, [Beirut, Darul Fikr: tanpa catatan tahun], cetakan keempat, juz II, halaman 672).

"Bisa ini adalah para ulama mengatakan bunga-bunga itu kan sesuatu yang segar maka itu bisa saja itu punya makna sama dengan pelepah kurma tersebut,” jelasnya.

“Jangan Anda teramat amat membatasi rahmat Allah kan ini ada basah juga dari bunga,” sambung Pendakwah Indonesia itu. (klw)

Waallahualam 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis di Kebumen

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis di Kebumen

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong percepatan pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Ada yang Makin Dekat, 4 Zodiak Paling Beruntung Soal Cinta Besok 17 September 2026

Ada yang Makin Dekat, 4 Zodiak Paling Beruntung Soal Cinta Besok 17 September 2026

4 zodiak paling beruntung soal cinta besok 17 September 2026. Virgo, Libra, Scorpio, dan Cancer berpeluang mendapat momen romantis tak terduga.
Menjaga Atlet Aman dan Antisipasi Resiko Fatal, 24 Wasit Tinju Ikuti Sertifikasi di Yogyakarta

Menjaga Atlet Aman dan Antisipasi Resiko Fatal, 24 Wasit Tinju Ikuti Sertifikasi di Yogyakarta

Komisi Tinju Indonesia (KTI) baru saja menggelar pembekalan khusus bertajuk Sertifikasi Wasit/Hakim Nasional di Gravity Camp.
Jay Idzes Cedera, Ini Daftar 4 Bek Tangguh Timnas Indonesia Pengganti sang Kapten di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes Cedera, Ini Daftar 4 Bek Tangguh Timnas Indonesia Pengganti sang Kapten di FIFA ASEAN Cup 2026

Sebanyak empat pemain siap mengambil tempat utama menggantikan Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup 2026. Hal ini setelah kapten Timnas Indonesia itu berpeluang besar absen akibat mengalami cedera.
Timnas Indonesia Tanpa Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup 2026, Begini Reaksi Media Vietnam

Timnas Indonesia Tanpa Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup 2026, Begini Reaksi Media Vietnam

Media Vietnam ikut bereaksi setelah kapten Timnas Indonesia Jay Idzes dipastikan tidak akan main dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera quadriceps..
Cegah Kelelahan, PSIM Jogja Menetap di Surabaya Jelang Lawan Madura United

Cegah Kelelahan, PSIM Jogja Menetap di Surabaya Jelang Lawan Madura United

PSIM Jogja baru saja melakoni laga tandang di Surabaya melawan tuan rumah Persebaya. Bermain di Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9/2026), Laskar Mataram takluk dari tuan rumah dengan skor 1-0.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT