News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benarkah Rebo Wekasan Jadi Hari Penuh Bala Musibah? Buya Yahya Ingatkan Tak Ada Landasan Dalilnya

Keyakinan terhadap Rebo Wekasan sering memicu kecemasan, prasangka, hingga perdebatan yang berkepanjangan di kalangan masyarakat. Begini penjelasan Buya Yahya.
Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:55 WIB
Buya Yahya menjelaskan soal Rebo Wekasan
Sumber :
  • YouTube/Buya Yahya

tvOnenews.com - Rebo Wekasan, yaitu hari Rabu terakhir pada bulan Safar, kerap diyakini oleh sebagian masyarakat muslim sebagai hari diturunkannya ribuan bala dan musibah ke bumi.

Keyakinan serta tradisi yang berkembang seputar hari tersebut sering kali memicu kecemasan, prasangka, hingga perdebatan yang berkepanjangan di kalangan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi fenomena tersebut, Buya Yahya memberikan penjelasan yang ditinjau dari sudut pandang ilmiah syariat, prinsip keimanan, dan sikap berbaik sangka (husnuzan).

Buya Yahya menjelaskan soal Rebo Wekasan
Buya Yahya menjelaskan soal Rebo Wekasan
Sumber :
  • YouTube/Buya Yahya

Ditinjau dari sisi akidah dan ilmu syariat, Buya Yahya menegaskan bahwa satu-satunya Zat yang berkuasa menurunkan musibah maupun memberikan keselamatan adalah Allah SWT semata.

Tidak ada satu pun makhluk yang mengetahui perkara gaib, termasuk penetapan hari turunnya malapetaka, kecuali Allah SWT dan Rasul-Nya melalui wahyu Al-Quran serta hadis nabi yang sahih.

Oleh karena itu, kabar mengenai adanya bencana khusus yang diturunkan pada hari Rebo Wekasan tidak memiliki dalil agama yang mutawatir dan pasti (qat'i).

"Berita gaib itu harus jelas. Berita gaib yang harus kita yakini dan orang lain orang lain wajib meyakini adalah berita dari Al-Quran atau hadis nabi yang mutawatir."

"Kemudian dalalahnya qat'iah, maknanya sangat jelas, maka siapapun tidak boleh berbeda pendapat dalam hal ini," jelas Buya Yahya, seperti dikutip dari kanal YouTube-nya, pada Selasa (11/8/2026).

Buya Yahya juga menambahkan, bahwa siapa saja yang tidak mempercayai anggapan Rebo Wekasan sebagai hari bala berada pada posisi keilmuan yang benar dan tidak boleh disalahkan sama sekali.

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

Kendati demikian, Buya Yahya mengajak umat Islam untuk tetap mengedepankan sikap husnuzan terhadap sejarah timbulnya amalan tersebut di tengah masyarakat.

Ada kemungkinan bahwa anggapan Rebo Wekasan berawal dari ilham yang didapatkan oleh para waliullah atau kekasih Allah.

Meski demikian, penting untuk dipahami secara bijak bahwa ilham seorang wali bukanlah hujah syariat yang mengikat seluruh umat Islam.

"Jadi bagi yang tidak mempercayai, Anda tidak melakukan sebuah kesalahan tentang adanya Rebo Wekasan. Bagi yang percayai perlu pelan-pelan dari mana asas dasar kepercayaan Anda, jika dilacak ke atas adalah atas ilham para wali itu adalah sah-sah saja."

"Bagi seorang murid mempercayai ilham gurunya sah, tapi jangan maksa orang lain mempercayai ilham gurunya, enggak bisa.

"Saya melihat guru saya punya karamah dan saya yakin itu karamah, kejadian luar biasa, tapi saya ceritakan ke Anda, Anda tidak wajib cerita. Bukan masalahnya karamah tidak ada. Karena apa? Bisa jadi saya bohong. Gitu loh sederhananya."

"Jadi sederhana ukuran syariatnya tuh ada, ilmunya tuh ada. Jadi jangan sampai kita berlebihan," jelas Buya Yahya.

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Al Bahjah TV

Bagi masyarakat yang mempercayai ilham tersebut dan ingin membentengi diri dari marabahaya, Buya Yahya menekankan agar langkah penolak bala (daf'ul bala) tetap mengacu pada ajaran Rasulullah SAW.

Amalan yang dilakukan hendaknya berbentuk ibadah yang disyariatkan, seperti memperbanyak sedekah, mendatangi majelis ilmu, dan memakmurkan masjid.

Selain itu, Buya Yahya mengingatkan agar keyakinan agama senantiasa dibangun di atas standar ilmu yang jelas, agar tidak terpengaruh tradisi jahiliyah atau mitos masa lalu di luar ajaran Islam. (ism)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rajin Cetak Gol untuk Timnas Indonesia di SUGBK, Ole Romeny Protes Disebut Hanya Keberuntungan

Rajin Cetak Gol untuk Timnas Indonesia di SUGBK, Ole Romeny Protes Disebut Hanya Keberuntungan

Ole Romeny menegaskan ketajamannya bersama Timnas Indonesia di SUGBK bukan sekadar keberuntungan. Ia menyebut kerja keras dan kepercayaan diri jadi kuncinya.
Finis di Peringkat ke-6, Robi Syianturi Gagal Persembahkan Medali dari Nomor Marathon Putra di Gelaran Asian Games 2026

Finis di Peringkat ke-6, Robi Syianturi Gagal Persembahkan Medali dari Nomor Marathon Putra di Gelaran Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga atletik nomor Marathon Putra, Robi Syianturi, gagal mempersembahkan medali untuk Merah Putih di gelaran Asian Games 2026 ini.
Wujudkan Transformasi Layanan, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Wujudkan Transformasi Layanan, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

PT Pegadaian (Persero) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dalam ajang penganugerahan The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA).
Gagal Bawa Pulang Medali Asian Games 2026, Natasya Beteyob Langsung Alihkan Fokus Hadapi Kualifikasi Olimpiade

Gagal Bawa Pulang Medali Asian Games 2026, Natasya Beteyob Langsung Alihkan Fokus Hadapi Kualifikasi Olimpiade

Lifter putri Indonesia Natasya Beteyob harus mengakhiri perjuangannya di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya tanpa medali.
Banjir Bandang Solok, Dua Korban Ditemukan Tewas dan Empat Alami Luka-Luka

Banjir Bandang Solok, Dua Korban Ditemukan Tewas dan Empat Alami Luka-Luka

BPPB mengungkapkan total korban tewas akibat banjir bandang di wilayah Arosuka, Kabupaten Solok, yang terjadi pada Senin (21/9/2026) lalu menjadi dua orang.
Turut Berduka Cita, Jokowi Ingat Dedikasi Guruh Soekarnoputra untuk Bangsa Sebelum Meninggal Dunia

Turut Berduka Cita, Jokowi Ingat Dedikasi Guruh Soekarnoputra untuk Bangsa Sebelum Meninggal Dunia

Presiden ke-7 RI, Jokowi mengenang dedikasi Guruh Soekarnoputra, adik Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan putra bungsu Soekarno yang meninggal dunia.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT