Dianjurkan untuk Dibaca, Ini Kumpulan Doa Setelah Adzan
- Istimewa/pixabay.com
Sumatera - Seruan adzan akan didengar lima (5) kali dalam satu hari. Bagi umat Islam apabila mendengar seruan adzan diwajibkan untuk segerakan melaksanakan salat wajib.Ā
Namun, setelah adzan dianjurkan bagi umat Islam untuk membaca doa setelah adzan. Hal itu sebagaimana diriwayatkan Bukhari. Berikut doa yang dibaca Rasulullah setelah seruan adzan,Ā
Ų§ŁŁŁŁŁŁŁ
ŁŁ Ų±ŁŲØŁŁ ŁŁŲ°ŁŁŁ Ų§ŁŲÆŁŁŲ¹ŁŁŁŲ©Ł Ų§ŁŲŖŁŁŲ§Ł
ŁŁŲ©Ł ŁŁŲ§ŁŲµŁŁŁŲ§ŁŲ©Ł Ų§ŁŁŁŲ§Ų¦ŁŁ
ŁŲ©Ł Ų¢ŲŖŁ Ų³ŁŁŁŁŲÆŁŁŁŲ§ Ł
ŁŲŁŁ
ŁŁŲÆŲ§Ł Ų§ŁŁŁŲ³ŁŁŁŁŁŲ©Ł ŁŁŲ§ŁŁŁŲ¶ŁŁŁŁŁŲ©ŁŲ ŁŁŲ§ŲØŁŲ¹ŁŲ«ŁŁŁ Ł
ŁŁŁŲ§Ł
Ų§Ł Ł
ŁŲŁŁ
ŁŁŲÆŁŲ§ Ų§ŁŁŁŲ°ŁŁ ŁŁŲ¹ŁŲÆŁŲŖŁŁŁ Ų„ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ§ ŲŖŁŲ®ŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁ
ŁŁŁŲ¹ŁŲ§ŲÆŁ
Ų±ŁŲØŁŁ Ų§ŲŗŁŁŁŲ±Ł ŁŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁŲ§ŁŁŲÆŁŁŁŁ ŁŁŲ§Ų±ŁŲŁŁ
ŁŁŁŁ
ŁŲ§ ŁŁŁ
ŁŲ§ Ų±ŁŲØŁŁŁŁŲ§ŁŁŁŁ ŲµŁŲŗŁŁŁŲ±ŁŲ§Ā
AllÄhumma rabba hÄdzihid dakwatit tÄmmah, was shalÄtil qÄāimah, Äti sayyidanÄ muhammadanil wasÄ«lata wal fadhÄ«lah, wabāatshu maqÄmam mahmÅ«danil ladzÄ« waāattah, innaka lÄ tukhliful mÄ«āÄd.
Rabbighfir lÄ«, wa li wÄlidayya, warham humÄ kamÄ rabbayÄnÄ« shaghÄ«rÄ. Ā
Artinya:
"Ya Allah, Tuhan seruan yang sempurna dan shalat yang berdiri, berikanlah wasilah (tempat di surga) dan keutamaan kepada Nabi Muhammad saw. Bangkitkan ia pada kedudukan terpuji (hak syafaāat) yang Kaujanjikan. Sungguh, Engkau tidak akan menyalahi janji.
Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil."
Selain doa itu, Rasulullah juga mengajarkan istrinya Ummu Salama ra, sebua doa setelah adzan Magrib dikumandangkan. Hal ini diajarkan Rasulullah kepada istrinya untuk meminta ampunan kepada Allah pada pergantian hari.Ā
Adapun doa yang diajarkan Rasulullah saw kepada istrinya sebagai berikut.Ā
Ų§ŁŁŁŁ°ŁŁŁ
ŁŁ ŁŁŲ°ŁŲ§ Ų„ŁŁŁŲØŁŲ§ŁŁ ŁŁŁŁŁŁŁŁ ŁŲ„ŲÆŁŲØŁŲ§Ų±Ł ŁŁŁŁŲ§Ų±ŁŁŁ ŁŁŲ£ŁŲµŁŁŁŲ§ŲŖŁ ŲÆŁŲ¹ŁŲ§ŲŖŁŁŁ ŁŁŲ§ŲŗŁŁŁŲ±Ł ŁŁŁ Ā Ā
AllÄhumma hadzÄ iqbÄlu laylika wa idbÄru nahÄrika wa ashwÄtu duāÄtika faghfir lÄ«
Artinya:
"Ya Allah, kini malam-Mu datang, siang-Mu berlalu, dan suara para penyeru ke jalan-Mu telah terdengar. Ampunilah aku."
Doa ini juga dianjurkan dibaca setelah adzan subuh. Hal ini tertuang dalam Kitab I'anatut Thalibin yang menganjurkan doal setelah adzan subuh yang kalimat dan maknanya seperti disadur dari setelah adzan magrib.
Dilansir dari NU Online, Magrib dan Subuh dikhususkan demikian karena Magrib adalah waktu penutupan catatan amal manusia pada siang hari dan subuh adalah waktu penutupan catatan amal manusia pada malam hari.
Subuh juga merupakan waktu awal pencatatan amal manusia pada siang hari. (Aag) Ā
Ā
Load more