GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Doa-doa yang Sering Diamalkan Prajurit Saat Genting, Sesuai Ajaran Rasulullah

Ini Doa-doa yang Sering Diamalkan Prajurit Saat Genting, Sesuai Ajaran Rasulullah
Rabu, 5 Oktober 2022 - 10:47 WIB
Ilustrasi Prajurit Islam
Sumber :
  • Istimewa/mediaumat

Jakarta - Hampir sebagian orang tidak menginginkan peperangan terjadi. Namun, peperangan bisa terjadi kapan saja. Baik itu peperangan pemikiran dan peperangan angkat sejata antar negara. Dalam peperangan terjadi, tentunya prajurit-prajurit negara menjadi sebuah garda paling depan. Sebab, mereka merupakan orang-orang yang ditugas untuk menjaga negara. Namun tahukah anda doa yang sering dan wajib diamalkan prajurit saat kondisi genting?

Dalam ceramah Ustaz Ma'aruf Khozin yang dilansir dari NU Online katakan, doa yang bermanfaat bagi prajurit saat kondisi genting yakni Surat Yasin. Karena, menurutnya di dalam Surat Yasin terdapat keterangan yang menyubutkan keselamatan di laut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ayat ke 41 hingg 44 dari Surat Yasin tersebut yang secara umum menjelaskan bahwa keselamatan dalam bahtera atau kapal sangan ditentukan oleh Allah SWT," tutur Ustaz Ma'aruf seperti yang dikutip tvonenews.com dari NU Online, Rabu (5/10/2022).

Berdasarkan hadis dari Abu Harairah,  "Barang siapa senang doanya dikabulkan oleh Allah di saat ada kesulitan, maka perbanyaklah berdoa kepada Allah di saat kondisi tenang," 

Di samping itu, dalam sejarah agama Islam, di bulan safar ternyata menjadi bulan yang bersejarah. Hal ini lantaran di bulan tersebut, umat Islam kembali berjuang habis-habisan, nyawa, dan harta yang harus dikorbankan. 

Perjuangan itu ternyata demi keyaan Islam pada saat itu dan pada bulan itu umat Islam berpeang. Nah, di dalam peperangan bersajarah itu, dalam catatan oleh para ulama ahli sejarah. Habib Abu Bakar Al-Adni Ibn Habib Ali al-Masyhur mengatakan sebuah syair. 

 وَغَزْوَةُ الْأَبْوَاءِ فِيْهِ صَدَرَتْ كَأَوَّلِ الغَزْوَاتِ ضِدَّ مَنْ كَفَرْ وَخَيْبَرُ فِيْهِ غَزَاهَا المُصْطَفَى مُفْتَتِحًا حُصُوْنَهَا وَمَا انْدَحَرْ 

Artinya:
 
"Ada bulan ini (safar) peperangan Abwa terjadi menjadi permulaan peperangan melawan orang kafir perang Khaibar (pada bulan safar) yang diikuti oleh Nabi Muhammad, Nabi terpilih (Rasulullah) menghantam benteng-benteng Khaibar dan mengalahkan (orang kafir)."

Di samping itu, Syekh Said Ramadhan Al-Buthi menceritakan, dalam perang ini Rasulullah saw berangkat bersama seribu empat ratus orang prajurit yang terdiri dari pasukan infantri dan kavaleri. Ketika tiba di Khaibar, Rasulullah menyeru para sahabat untuk berhenti.


Lalu, Rasulullah berdoa, “Wahai Allah, Tuhan segala langit dan semua yang dinaunginya, Tuhan segala bumi dan semua yang dipikulnya, Tuhan segala setan dan semua yang disesatkannya, Tuhan segala angin dan semua yang diembuskannya. Sesungguhnya kami meminta kepada-Mu kebaikan kampung ini, kebaikan penduduknya, dan kebaikan semua yang ada di dalamnya. Dan, kami berlindung kepada-Mu dari keburukan kampung ini, keburukan penduduknya, dan keburukan semua yang ada di dalamnya.” 

Setelah doa, Rasulullah pun mengajak para sahabatnya untuk meneruskan langkah mereka. Selain tu, ketika melihat peperangan yang tak kunjung selesai, pada malam hari Rasulullah berdoa secara khusus agar benteng dapat ditundukkan. Berikut teks doanya:


اللّهُمّ إنّك قَدْ عَرَفْت حَالَهُمْ وَأَنْ لَيْسَتْ بِهِمْ قُوّةٌ وَأَنْ لَيْسَ بِيَدِي شَيْءٌ أُعْطِيهِمْ إيّاهُ فَافْتَحْ عَلَيْهِمْ أَعْظَمَ حُصُونِهَا عَنْهُمْ غِنَاءً وَأَكْثَرَهَا طَعَامًا وَوَدَكًا


Artinya: 

“Wahai Allah! Sesungguhnya Engkau Mahamengetahui keadaan mereka, tidak ada kekuatan pada mereka, dan tidak ada dayaku, yang dapat aku berikan kepada mereka. Maka tundukkanlah benteng yang sangat kokoh ini, di dalamnya ada kecukupan serta makanan dan minyak lemak yang banyak.” 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, benteng yang dimaksud adalah benteng Qomus, benteng Watih, dan benteng Salalim. Di mana pasukan kaum muslimin menuju benteng az-Zubair yang tidak kalah kokohnya dari benteng pertama. Kemudian, kaum muslimin melakukan penyerbuan di bawah komando Khabbab bin Munzir

Bahkan, mereka mengepungnya selama tiga hari hingga mereka sangat lelah dan bekal mereka tinggal sedikit. Kedua pasukan sepakat untuk berhenti istirahat pada malam harinya. Maka dari itu, Rasulullah berdoa secara khusus sebagai berikut yang dijelaskan sebelumnya. (Aag)  

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diguncang Gempa M 6,4, Warga Tapteng Berhamburan Keluar Rumah

Diguncang Gempa M 6,4, Warga Tapteng Berhamburan Keluar Rumah

Gempabumi berkekuatan Magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utaran (Sumut), Sabtu sore, 15 Agustus 2026, pukul 17.54 WI
Pulihkan Wilayah Terdampak Abrasi, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Tanam Mangrove

Pulihkan Wilayah Terdampak Abrasi, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Tanam Mangrove

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau melakukan misi kemanusiaan serta pemulihan lingkungan di kawasan terdampak abrasi kawasan Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir.
Kejuaraan Dunia BWF 2026 Tinggal Hitungan Hari, PBSI Panggil Tambah Tiga Wakil Indonesia di Detik-detik Terakhir

Kejuaraan Dunia BWF 2026 Tinggal Hitungan Hari, PBSI Panggil Tambah Tiga Wakil Indonesia di Detik-detik Terakhir

Indonesia mendapat tambahan kekuatan menjelang Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 17-23 Agustus mendatang di New Delhi, India.
Genjot Peningkatan Kompetensi, SDM Ikuti Pelatihan Project Management

Genjot Peningkatan Kompetensi, SDM Ikuti Pelatihan Project Management

Berbagai pihak turut berperan aktif dalam menggenjot peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) selaras dengan visi Pemerintah Indonesia.
Melon Wates Naik Kelas: Teknologi dan Digitalisasi untuk Menggerakkan Ekonomi Desa

Melon Wates Naik Kelas: Teknologi dan Digitalisasi untuk Menggerakkan Ekonomi Desa

Memasuki tahun kedua program pengabdian kepada masyarakat pada 2026, Politeknik Negeri Malang mendorong petani dan UMKM mengoptimalkan teknologi, energi terbarukan, pengelolaan usaha, hingga pemasaran digital.
Pembangunan 35 Ribu Kopdes Merah Putih Rampung Agustus, Zulhas Bocorkan Kapan Mulai Beroperasi

Pembangunan 35 Ribu Kopdes Merah Putih Rampung Agustus, Zulhas Bocorkan Kapan Mulai Beroperasi

Pemerintah tengah mempercepat untuk merealisasikan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Program ini rencananya akan mulai beroperasi pada September 2026.

Trending

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

Berikut 4 zodiak yang diprediksi dapat hadiah menarik akhir Agustus 2026: Bisa datang dari orang terdekat.
Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Siapa Putri Juficha? Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia di Hari Ulang Tahun

Siapa Putri Juficha? Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia di Hari Ulang Tahun

Putri Juficha, sosok Miss Earth Indonesia 2025 sekaligus Runner Up Miss Grand Indonesia 2025 meninggal dunia tepat di perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-26.
Menyentuh Hati, Film Pendek Musikal "Di Bawah Langit Timur" Hadirkan Kisah Cinta Tanah Air dari Pedalaman Papua di HUT ke-81 RI

Menyentuh Hati, Film Pendek Musikal "Di Bawah Langit Timur" Hadirkan Kisah Cinta Tanah Air dari Pedalaman Papua di HUT ke-81 RI

film pendek musikal “Di Bawah Langit Timur”, sebuah karya yang mengambil kisah dari pedalaman Papua dan dipersembahkan untuk memperingati HUT ke-81 Indonesia -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT