Julukan Baru Megawati Hangestri di Korea, Media Setempat Sepakat Panggil Pevoli Berhijab asal Indonesia Itu dengan Sebutan …
- KOVO
tvOnenews.com - ‘Megahit Lainnya, Akankah Cheong Kwan Jang Memimpin Bola Voli Musim Ini?’ Itulah salah satu judul menarik yang muncul belakangan di media Korea menyusul penampilan Megawati Hangestri yang kian menawan.
Megawati Hangestri tidak hanya sukses tampil memukau secara individu, tapi dirinya juga sukses membawa timnya Red Sparks untuk kali pertama dalam 7 tahun terakhir berpeluang lolos ke babak playoff.
Hal yang sudah lama dirindukan Red Sparks, di mana saat ini mereka berhasil menempati posisi ketiga klasmen V-League.
Lantas kenapa istilah Mega Hit ini muncul? Simak terus rangkuman di balik penampilan Megawati Hangestri yang membuat namanya dinilai media-media Korea sebagai pemain asing Asia terbaik musim ini.
Nama Megawati Hangestri terus meroket di Korea sejak dirinya bergabung ke tim Cheong Kwan Jang Red Sparks.
Mega telah sukses membuat penampilan timnya yang sebelumnya selalu berada di papan bawah naik ke 3 besar.
Secara individu memang sulit untuk mengatakan Mega bukan pemain yang krusial bagi Red Sparks. Apabila melihat bahwa dirinya adalah top skor bagi timnya dengan 705 poin.
Di mana melalui spike-spike kerasnya Megawati sukses membantu Red Sparks mengumpulkan banyak poin di setiap pertandingannya.
Selain itu Mega sejauh ini merupakan pemain yang telah memiliki 4 MVP di V-League dan telah mencatatkan 127 number of sets di liga voli Korea sejauh ini.
Spike-spike kerasnya susah diantisipasi dan dibaca oleh lawan. Di mana yang paling buruk adalah ia mendapatkan poin lewat pantulan “tubuh” lawan ataupun headshot.
Bisa saja Megawati Hangestri memiliki poin yang jauh lebih banyak jika dirinya tak mengalami penurunan performa di pertengahan musim diduga akibat kelelahan.
Sejak awal musim Mega memang tampil cemerlang, dirinya hampir selalu menciptakan 20 poin lebih di tiap pertandingan dalam 17 partai pertamanya namun lima laga setelahnya ia mengalami penurunan.
Beruntung sejak round 5 atau putaran kedua dimulai Mega seolah kembali ke form dan bentuk terbaiknya. Faktor terbesar dalam kebangkitan kembalinya Megawati adalah hubungan yang semakin erat dengan rekan setimnya.
Torehan gemilang Megawati Hangestri itulah yang kemudian membuat dirinya disebut oleh salah satu media Korea sebagai pemain terbaik yang dihasilkan oleh sistem kuota Asia musim ini.
Dia telah mendapatkan kembali kepercayaan diri dengan membentuk kombinasi ofensif yang kuat dengan Gia dan kapten Lee So-young.
Tentu juga berkat strategi cerdik Ko Hee Jin yang tak selalu berfokus pada Megawati sehingga membuat serangan Mega semakin sulit untuk dibaca termasuk back attack.
Megawati di laga kontra IBK Altos pada 18 Januari lalu mencatatkan tingkat keberhasilan serangan yang bahkan mencapai 64,7 persen.
Begitupun di laga kontra Hill State di mana Mega sukses mencapai tingkat keberhasilan 52,94 persen dengan 31 poin.
Terbaru di laga kontra High Pass, Mega sukses mencapai 54,2 persen keberhasilan serangan. Laga terakhir mungkin menjadi laga yang kurang impresif saat Mega hanya mencetak 15 poin dengan tingkat keberhasilan 37,5 persen karena bahu masih cedera.
Penampilan luar biasa Mega akhir-akhir ini itulah yang kemudian telah menciptakan gelombang besar dalam dunia hiburan bola voli Korea.
Fenomena Mega itu memunculkan istilah baru yang disebut Mega Hit, yang merujuk pada pukulan mematikan dari Megawati Hangestri.
Spike Mega ini sendiri memiliki beberapa elemen yang menarik dan berdampak positif bagi tim.
Pertama yakni kekuatan spike Mega tersebut dilakukan dengan power yang luar biasa dan memungkinkan bola untuk bergerak dengan cepat dan sulit dikembalikan oleh lawan.
Selain itu Spike Mega juga dilakukan dengan teknik yang sangat baik termasuk posisi tubuh yang benar timing yang sempurna dan kontak bola yang tepat akurasinya.
Spike Mega juga memberikan efek psikologis yang besar karena dapat meningkatkan moral tim sendiri dan mengguncang mental lawan.
Sebagai tambahan selain dikenal dengan Mega Hit, sebelumnya Megawati telah lebih dahulu dikenal dengan julukan Megatron. Di mana julukan ini sesuai dengan nama dan kekuatan powernya dalam melepaskan spike.
(amr)
Follow tvOnenews.com di sini Google News.
Load more