GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pevoli asal Kuba Heran kok Bisa Pemain Indonesia seperti Megawati Hangestri Begitu Superior di Liga Voli Korea Selatan

Dianggap semakin meresahkan lawan-lawannya di liga voli Korea, padahal sempat dianggap remeh di awal kedatangannya, rival pemain asing Megawati Hangestri asal -
Rabu, 13 Maret 2024 - 16:36 WIB
Pevoli asal Kuba Heran kok Bisa Pemain Indonesia seperti Megawati Hangestri Begitu Superior di Liga Voli Korea Selatan
Sumber :
  • Tangkapan layar

tvOnenews.com - Tak menyangka menjadi pemain asing paling banyak gelar MVP dalam putaran liga Korea, Megawati Hangestri semakin mendapatkan perhatian dari rivalnya. 

Spike petir Megawati Hangestri juga semakin membuat resah para pemain lainnya. Tenang sekaligus mematikan seperti itulah gambaran permainan yang selalu ditunjukkan Mega di atas lapangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai salah satu pemain muda, ia memiliki talenta luar biasa. Teknik bola voli yang mengesankan sekaligus power spike yang mematikan dan beberapa kali memakan korban. 

Bahkan beberapa pemain bintang Korea pernah merasakan betapa mengerikannya spike petir itu. 

Sementara melihat apa yang ditunjukkan Megawati Hangestri bersama Red Sparks sejauh ini pemain asing GS Caltex asal Kuba Gisel Silva memberikan pujiannya.

Menurutnya dengan kedatangan banyak pemain asing baru ke liga Korea membuat tingkat persaingan di kompetisi ini semakin ketat. 

“Banyak pendatang baru di liga voli Korea musim ini kebanyakan berasal dari Amerika dan juga Eropa. Tetapi aku cukup terkejut karena ada pemain yang berasal dari Asia,” katanya. 

Selain itu pevoli yang juga punya kewarganegaraan Kuba itu menilai jika penampilan musim pertama Mega di liga ini cukup baik. 

“Dia langsung menjadi perbincangan dan aku lihat permainannya cukup bagus,” ujarnya.  

Gisel Silva tercatat pernah bermain di Yunani, Polandia, Filipina, China hingga Italia. Maka dari itu dia tidak menyembunyikan pengakuan apresiasi kepada pemain Indonesia itu. 

Meski belum genap satu musim, namun performa luar biasa Mega bersama timnya telah mencuri perhatian banyak pemain. 

Dengan spike yang mematikannya Mega terus menjadi ancaman yang berbahaya bagi setiap lawan. 

Megawati Hangestri Red Spark memberikan dampak besar pada penampilannya, terbukti dengan keberhasilannya membawa kemenangan demi kemenangan untuk timnya. 

Kesuksesan itu membuat Mega menjadi pusat perhatian terlebih ia merupakan pemain voli asing berhijab pertama di Korea Selatan. 

Sepak terjangnya menjadi pemain asing pertama peraih MVP di Korea Selatan membuat nama Mega viral di media sosial jelang akhir tahun 2023. 

“Aku akan terus bekerja keras dan memberikan yang terbaik untuk tim,” ungkap Megawati. 

Mega pernah menuturkan pencapaian karirnya sebagai atlet voli saat ini telah melewati banyak tantangan dan pengorbanan. 

Namun dengan bangga ia menyatakan bahwa dirinya telah berhasil membawa nama Indonesia bersinar di kancah internasional. 

Megawati Hangestri sendiri terkenal sebagai atlet voli yang memiliki serangan spike yang mematikan bahkan sulit untuk diantisipasi. 

Gaya bermainnya bahkan disebut mirip dengan mesin pencetak poin yang membuatnya menjadi salah satu atlet voli yang patut diperhitungkan. 

Bersama red Spark pemain dengan julukan Megatron itu sukses membawa Red Sparks merangsek ke papan atas. Tak dapat dipungkiri kalau trio Lee So Young, Gia, dan Mega menjadi pilar penting untuk Red Sparks musim ini. 

Ditambah Yeum Hye Seon yang semakin andal memberikan umpan manja kepada Megawati dan Gia. Bahkan secara mengejutkan Red Sparks berhasil menaklukkan dua tim papan atas yakni Pink Spider dan Hillstate. 

Hal tersebut membuat Red Sparks kokoh di peringkat ketiga klasemen dan sudah mengamankan satu tiket untuk berlaga di semifinal. 

Red Sparks mengoleksi 20 kemenangan dan 61 poin. Mereka hanya menyisakan 2 pertandingan untuk menuju babak semifinal musim 2023/2024. 

Sejak kedatangan Megawati Hangestri, Red Sparks berubah drastis. Mereka bisa tampil melejit dan benar-benar berubah menjadi tim yang menakutkan. 

Megawati CS mencatatkan 7 kemenangan berturut-turut dalam 7 pertandingan terakhir. Hasil gemilang itulah yang membuat mereka berpeluang untuk pertama kalinya tampil di babak playoff. 

Praktis para pemain bakal diguyur bonus yang fantastis apabila berhasil menjadi juara. Dilansir dari Korea JoongAng Daily, setiap pemain akan mendapatkan bonus jika berhasil membawa timnya menang di setiap pertandingan. 

Jumlahnya jelas akan lebih besar apabila Mega CS meraih juara. Ia termasuk sebagai pemain asing kemungkinan bakal mendapat bonus yang lebih besar dari pemain lokal. 

Gaji Megawati sendiri di liga voli Korea musim ini sebesar 100.000 Dolar Amerika Serikat per tahunnya atau sekitar 1,5 miliar Rupiah. 

Mega yang diberikan kontrak selama satu musim oleh Red Sparks diperkirakan bisa mendapatkan sekitar 176 juta per bulan. Selain itu Mega bisa memperoleh pendapatan lain di luar gajinya. 

Pada setiap kemenangan Red Sparks para pemain akan menerima bonus senilai 500 Dolar Amerika Serikat atau 7,9 juta Rupiah per laga. 

Bahkan Mega dan kolega akan diguyur bonus senilai 10.000 atau 158 juta Rupiah jika berhasil mengantarkan Red Sparks sebagai juara liga Korea. 

Nilai itu belum termasuk bonus yang kemungkinan bakal diberikan oleh sejumlah sponsor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(amr)

Follow tvOnenews.com di sini Google News.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Satu keluarga muslim rela datang jauh dari Purwokerto, untuk menyaksikan langsung semarak Tahun Baru Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok,
Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Dalam rangka Tahun Baru Imlek 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong masyarakat tetap menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Tim voli putri Bandung BJB Tandamata resmi berpisah dengan pemain asingnya yakni Anastasia Guerra jelang babak final four Proliga 2026.
PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (SPINDO) menjalin kerja sama dengan iForte Energi Nusantara dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di lingkungan operasional perusahaan.
Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT