News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lama Tak Terdengar, Begini Nasib Legenda Bulu Tangkis Indonesia Sony Dwi Kuncoro Sang Peraih Medali Olimpiade Athena 2004

Masih ingat sosok Sony Dwi Kuncoro? pebulutangkis tunggal putra Indonesia satu era dengan Taufik Hidayat dan Lin Dan ini berhasil mengukir prestasi membanggakan
Kamis, 6 Juni 2024 - 12:54 WIB
Sony Dwi Kuncoro, legenda tunggal putra bulu tangkis Indonesia.
Sumber :
  • VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis

tvOnenews.com - Masih ingat sosok Sony Dwi Kuncoro? pebulutangkis tunggal putra Indonesia satu era dengan Taufik Hidayat dan Lin Dan ini memiliki kisah haru dalam mengukir prestasi membanggakan nama Indonesia di turnamen badminton.

Bagi badminton Lovers sejak lama pasti sudah mengenal nama Sony Dwi Kuncoro, atlet bulu tangkis yang dulu menjadi andalan Indonesia di berbagai turnamen bergengsi dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia bahkan pernah mendapat julukan sebagai raja bulu tangkis Asia karena pernah menjadi juara Badminton Asia Championship pada 2002, 2003, dan 2005.


Sony Dwi Kuncoro. (VIVAnews/Fernando Randy)

Sony Dwi Kuncoro lahir di Surabaya 7 Juli 1984, ia sejak kecil telah berkenalan dengan bulu tangkis. Hal ini tak terlepas dari peran ayahnya bernama Sumadji.

Sony mendapat latihan intensif dari kecil oleh ayahnya untuk mengejar mimpi menjadi atlet bulu tangkis terbaik. 

Sony pun sampai harus merelakan tidak meneruskan pendidikannya demi menekuni bulu tangkis, masa remaja langsung bergabung dengan klub bulu tangkis bernama Suryanaga di Surabaya.

Suryanaga merupakan klub bulu tangkis legendaris yang melahirkan banyak atlet dunia sejak berdiri pada 1949 silam.

Kemudian pada tahun 2000, seiring bakatnya terus diasah. Sony berhasil dipanggil untuk mengikuti kejuaraan Asia Junior pada tahun 2000.

Untuk persiapan berkompetisi, dia mengikuti latihan yang intens di Pelatnas Cipayung, Jakarta.

Dalam turnamen besar pertama yang diikutinya tersebut, Sony mendapat pelajaran penting di partai pamungkas setelah bertemu dengan Lin Dan.

Lin Dan merupakan pebulutangkis terbaik dunia asal China, yang saat itu sedang naik daun dan namanya melegenda setelah berhasil menjadi atlet bulu tangkis tunggal putra ranking 1 dunia.

Di tengah proses panjang menjadi pebulutangkis, salah satu pencapaian Sony adalah 
saat pernah menduduki ranking 3 dunia pada Oktober 2003.

Lin Dan juga satu angkatan dengan Sony Dwi Kuncoro dan Taufik Hidayat.
 

tvonenews

Bahkan sangat superior di kelas tunggal putra usai berhasil peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London 2012.

Tercatat 3 putra tunggal Indonesia dari Taufik Hidayat, Simon Santoso dan Sony Dwi Kuncoro belum bisa meredam dominasi seorang Lin Dan.

Sony Dwi Kuncoro kembali masuk ke pelatnas pada tahun 2003, dirinya pun mendapat kesempatan untuk tampil mewakili Indonesia bersama Taufik Hidayat di Olimpiade Athena Yunani 2004.

Ia terus menunjukkan perkembangan dan berlatih sebelum Olimpiade, hingga akhirnya berhasil mempersembahkan medali perunggu untuk Indonesia.

Tak sendirian, Taufik Hidayat juga saat itu berhasil menyabet medali emas Olimpiade Athena 2004.

Di tahun selanjutnya, Taufik Hidayat dan Sony Dwi Kuncoro selalu menjadi garda terdepan membawa nama Indonesia untuk nomor tunggal putra.

Sama halnya dengan sekarang yang dikenal publik, ada nama Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting.

Prestasi lainnya yang diraih oleh Sony Dwi Kuncoro adalah juara Yonex Chinese Taipei Open Gold Grand Prix 2007, Indonesia Super Series 2008, juara Japan Open Series 2008, juara China Masters Super Series 2008, juara Singapore Open Series 2010,juara OUE Singapore Open Series 2016, 

Ia juga sempat masuk ke perempat final Olimpiade Beijing 2008, namun sayang langkahnya harus terhenti oleh legenda asal Malaysia Lee Chong Wei di babak tersebut.

Sony Dwi Kuncoro menjadi pelatih 

Setelah memiliki pengalaman segudang dengan berkompetisi di berbagai kejuaraan dunia bulu tangkis bergengsi di dunia.

Sony juga telah berhasil mewujudkan cita-citanya dengan membuat Gelanggang Olahraga (GOR) dengan namanya sendiri yakni Sony Dwi Kuncoro Badminton Hall.


Sony Dwi Kuncoro menyambut atlet asal India dan Atlet Australia di Tjakrindo Sony Dwi Kuncoro badminton. (via-Instagram/@sonydwikuncoro)

Sejak dibangun pada tahun 2017, peraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004 ini ingin mencetak banyak atlet-atlet terbaik mewakili Indonesia di pentas bulu tangkis dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini Sony juga tengah sibuk menjadi pelatih di klub yang didirikan pada tahun 2020, Sony Dwi Kuncoro Badminton Training untuk mengembangkan bakat atlet-atlet muda.

Sebagaimana dipantau di akun instagram-nya, @sonydwikuncoro. Ia membagikan beberapa atlet muda binaannya yang menjadi juara di turnamen bulu tangkis di Indonesia. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana ada dua wakil Indonesia yang akan berebut medali emas yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Media Vietnam, The Thao 247 menyindir kepiawaian 11 pemain diaspora dari hasil laga Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia skor 0-0 pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.
Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (29/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan posisi karena belum berhasil menambah koleksi medali emas.
Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Pihak yang mengatasnamakan KPK NU mendatangi gedung KPK Merah Putih, Jumat (25/9/2026) untuk melaporkan dugaan politik uang dalam serta transaksi dana dalam proses Muktamar ke-35 NU.
Ferdy Sambo dan 54 Narapidana Diperiksa, Buntut Viralnya "Fasilitas Mewah" Hasil Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo dan 54 Narapidana Diperiksa, Buntut Viralnya "Fasilitas Mewah" Hasil Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong

Beberapa waktu lalu Ferdy Sambo menuai perhatian publik usai viralnya kabar Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Simak fakta terbarunya dari Ditjenpas.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT