News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda Voli Korea Ini Tak Malu Akui Kalo Megawati Hangestri Itu Sosok yang...

Megawati Hangestri memilih meninggalkan Liga Voli Korea dan pulang ke Indonesia pada bulan April 2025 ini. Megatron meninggalkan Red Sparks dengan sejuta kenangan
Jumat, 18 April 2025 - 21:44 WIB
Megawati Hangestri dan ratu voli Korea Kim Yeon-koung
Sumber :
  • KOVO / Pink Spiders

tvOnenews.com - Red Sparks mengonfirmasi kepergian Megawati lewat unggahan media sosial resmi mereka. Klub menyampaikan apresiasi atas kontribusi luar biasa Mega selama dua musim terakhir.

Perpisahan yang berlangsung pada Kamis, (10/4/2025) ini menjadi sorotan karena tangis sang pelatih Ko Hee-Jin pecah saat mengantar Megawati ke bandara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bye-bye, astaga, jangan nangis," ucap Mega kepada Ko Hee-Jin, yang tak kuasa menahan air mata.

Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin dan Megawati Hangestri
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin dan Megawati Hangestri
Sumber :
  • Tangkapan layar youtube sbs

 

Red Sparks mengonfirmasi kepergian Megawati Hangestri lewat unggahan media sosial resmi mereka. Klub menyampaikan apresiasi atas kontribusi luar biasa Mega selama dua musim terakhir.

"Dia selalu menjadi pemecah masalah yang dapat diandalkan bagi kami. Dia selalu menjadi sumber semangat dan tawa bagi para penggemarnya. Terima kasih telah menjadi bagian dari Jeonggwanjang Red Sparks," tulis Red Sparks.

Megawati Hangestri menjadi satu-satunya pevoli Indonesia yang berhasil mendapat sorotan dan pujian berkat penampilan apiknya di liga Korea bersama Red Sparks.

Banyak hal yang membuat Megawati Hangestri dikagumi para pecinta voli Korea Selatan. Salah satu yang menonjol adalah jumping spike-nya yang tajam dan keras. 

Sangat sulit bagi lawan untuk menangkis dan mengembalikan spike Megawati Hangestri sehingga sering terkonversi menjadi poin untuk Red Sparks. 

Momen Ko Hee-jin melepas kepergian Megawati Hangestri.
Momen Ko Hee-jin melepas kepergian Megawati Hangestri.
Sumber :
  • Tangkapan layar youtube sbs

 

Di samping menjadi poin, jumping dan spike keras Megawati Hangestri tidak jarang membuat pemain lawan terkapar di lapangan. Total sudah ada tiga pemain lawan yang dibuatnya terpental.

Megawati konsisten tampil sebagai motor serangan dan menjadi pahlawan bagi Red Sparks. Sebagai debutan di liga Korea dengan usia yang masih muda membuat Mega berpeluang besar menjadi bintang. 

Pujian atas penampilan Megawati Hangestri pun berdatangan, baik dari pelatih Red Sparks, rekan setim, pelatih lawan, pemain lawan, hingga legenda voli Korea Selatan. 

Pelatih Red Sparks Ko Hee-Jin mengungkapkan bahwa Megawati merupakan sosok pekerja keras dan mudah berbaur dengan rekan-rekannya. 

Selain itu ia juga bisa dengan cepat melupakan sesuatu yang terjadi saat pertandingan sehingga bagus untuk menjaga mental untuk tetap tampil all out.

“Megawati bermain bagus meski dia menjalankan pertandingan sebelumnya sangat panjang, namun pukulannya memiliki kekuatan yang tinggi sehingga blok tidak mampu menahannya,” kata Ko Hee-Jin.

Pevoli kelahiran Jember itu pun diakui sebagai pemain dengan stamina istimewa. Legenda voli Korea Selatan Kim Yeon-koung pun memberikan pujian untuk Megawati Hangestri.

“Sebagai opposite Megawati sering menciptakan poin lewat jumping spike. Saat bertahan ia bisa membaca arah serangan sehingga spike lawan berbalik menjadi poin,” katanya.

Megawati Hangestri
Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram

 

Yeon-koung yang bermain untuk Pink Spider pernah mengalahkan Megawati Hangestri sebanyak tiga kali. Meski unggul, Kim Yeon-koung tetap memuji kualitas dari Mega.

Semifinalis Olimpiade 2020 itu bahkan tak ragu mengatakan jika dirinya sudah melihat kualitas Megawati sejak pertama kali bertemu di lapangan. 

“Pada pertemuan pertama kami mengalami kekalahan saat melawan dia dan aku rasa Mega telah menjadi bintang di pertandingan tersebut dan menjadi primadona bagi kompetisi liga voli Korea,” ujarnya. 

Perjuangan Mega untuk bisa bergabung dengan Red Sparks tidaklah mudah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia terpilih dari sistem draft perdana Asia yang memungkinkan setiap klub liga voli putri Korea Selatan untuk merekrut pemain asing dari negara-negara Asia terpilih. 

Hal itu merupakan salah satu bentuk dorongan dari asosiasi bola voli Korea atau KOVO pada tim untuk merekrut sejumlah pemain terkemuka Asia dengan harga yang lebih masuk akal dibanding pemain asal Korea Selatan. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal 4 Laga Penentuan Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta dalam Perebutan Gelar Juara Super League

Jadwal 4 Laga Penentuan Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta dalam Perebutan Gelar Juara Super League

Persaingan perebutan gelar Super League kini memasuki fase krusial sepanjang bulan Mei 2026 yang melibatkan Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta.
Gelandang Stuttgart Berdarah Surabaya yang Mulai Luluh untuk Bela Timnas Indonesia

Gelandang Stuttgart Berdarah Surabaya yang Mulai Luluh untuk Bela Timnas Indonesia

Nama talenta muda Laurin Ulrich kembali memanaskan pemberitaan calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Gelandang potensial yang kini tengah meniti karier -
Usai Prabowo Restui Potongan Aplikator 8 Persen, GoTo Angkat Bicara

Usai Prabowo Restui Potongan Aplikator 8 Persen, GoTo Angkat Bicara

Usai Presiden Prabowo Subianto menetapkan potongan maksimal aplikator ride hailing sebesar 8 persen. Perusahaan penyedia layanan ojek online, GoTo angkat bicara
Presiden Prabowo Bocorkan Pencopet Kekayaan Indonesia: Saya Lihat Data-datanya

Presiden Prabowo Bocorkan Pencopet Kekayaan Indonesia: Saya Lihat Data-datanya

Presiden Prabowo Subianto bocorkan pencopet kekayaan Republik Indonesia (RI). Hal itu ia katakan saat acara May Day di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat,
Tak Sebut Nama Red Sparks, Ini Kata-kata Pertama Pyo Seung-ju Setelah Resmi Gabung Pink Spiders untuk V League Musim Depan

Tak Sebut Nama Red Sparks, Ini Kata-kata Pertama Pyo Seung-ju Setelah Resmi Gabung Pink Spiders untuk V League Musim Depan

Outside hitter senior Korea Selatan, Pyo Seung-ju, resmi mengakhiri masa pensiunnya sebagai pevoli profesional dan kembali berlaga di V League Msuim Depan.
Suara Ojol Perempuan di May Day 2026: Novita Tuntut Fitur Aman Tanpa “Kecolongan” Penumpang Laki-laki

Suara Ojol Perempuan di May Day 2026: Novita Tuntut Fitur Aman Tanpa “Kecolongan” Penumpang Laki-laki

Ojol perempuan Novita suarakan keselamatan kerja di May Day 2026. Soroti fitur penumpang wanita yang masih kecolongan laki-laki.

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi membeberkan estimasi biaya pemasangan palang pintu digital. Nilainya berkisar antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar untuk satu titik perlintasan.
Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Kabar mengejutkan datang dari Asia Tenggara setelah Timnas Indonesia resmi terpilih sebagai tuan rumah turnamen baru FIFA ASEAN Cup 2026. Media Malaysia heran.
Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Megawati Hangestri kembali ke V-League 2026/2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Ngaku Ada Permintaan, Eks Kapten Jerman Rp43 Miliar Berdarah Surabaya Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Ngaku Ada Permintaan, Eks Kapten Jerman Rp43 Miliar Berdarah Surabaya Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Nama Laurin Ulrich kembali mencuri perhatian, terutama di kalangan suporter Timnas Indonesia. Eks kapten Jerman Rp43 miliar itu buka peluang membela Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT