GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Juga Turun Bela Manisa BBSK, Rival Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Sudah Peringatkan Kalau …

Megawati Hangestri belum debut di Manisa BBSK, tapi rival lamanya di Liga Voli Korea, Moma Bassoko, sudah beri peringatan keras soal hal ini. Apa itu?
Selasa, 15 Juli 2025 - 11:54 WIB
Pemain Asing asal Kamerun, Moma Bassoko berbicara soal perfoma Megawati Hangestri
Sumber :
  • United Sports / Kovo

tvOnenews.com - Megawati Hangestri baru akan memulai babak baru dalam kariernya bersama Manisa BBSK di Liga Voli Turki musim 2025/2026. 

Meski demikian, aroma persaingan panas dari Liga Voli Korea masih terasa hingga ke Turki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu rival terberatnya, Laetitia Moma Bassoko, yang sama-sama bersinar di V-League Korea musim lalu, kembali menyinggung kekuatan Megawati yang dianggap sebagai ancaman nyata.

megawati hangestri
Megawati Hangestri. (Sumber: KOVO)

Sebagai pevoli Indonesia pertama yang akan tampil di Liga Voli Turki, Megawati menjadi sorotan besar, terutama setelah penampilan gemilangnya bersama Daejeon Red Sparks di musim sebelumnya. 

Bahkan sebelum ia turun membela Manisa Büyükşehir Belediyespor Kulübü (Manisa BBSK), peringatan dari rival lamanya sudah lebih dulu terdengar.

Rivalitas Megawati dan Moma Bassoko di Liga Voli Korea musim 2024-2025 memang menjadi salah satu yang paling panas. 

Keduanya terlibat dalam persaingan ketat baik secara individu maupun tim. Moma yang memperkuat Hyundai Hillstate sempat menyebut Megawati sebagai lawan yang paling sulit ia hadapi sepanjang musim.

“Kalau di musim kemarin saya pikir Kim Yeon Koung yang terbaik tapi kalau untuk musim ini saya pikir Mega adalah pemain yang paling sulit untuk dihentikan,” ujar Moma dalam wawancaranya dengan SBS Sport pada Januari 2025 lalu.

Pujian dari Moma tak datang tanpa alasan. Megawati tampil luar biasa bersama Red Sparks, mencetak total 764 poin hingga pertengahan Maret 2025, termasuk 35 poin dalam satu laga saat menghadapi AI Peppers. 

Performanya bahkan mengantarkannya meraih gelar Pemain Terbaik Putaran Ketiga V-League 2024-2025 dengan catatan 155 poin dan persentase serangan sukses mencapai 52,8%.

Namun, Moma pun bukan lawan sembarangan. Pevoli asal Kamerun ini pernah mencetak 30 poin dalam satu laga melawan Hi-Pass dan bahkan meraih Triple Crown pada akhir Oktober 2024. 

Persaingan mereka di statistik dan di lapangan menjadikan setiap pertemuan antara Hillstate dan Red Sparks sebagai laga yang selalu ditunggu.

Salah satu laga paling panas antara dua tim itu terjadi pada 22 Januari 2025, saat Red Sparks yang sedang dalam tren 11 kemenangan beruntun bertemu Hillstate. Moma bahkan sempat bertekad menghentikan dominasi tim Megawati.

"Red Sparks memang dalam tren positif dengan meraih 11 kemenangan beruntun tapi mereka tidak boleh lupa Hillstate memiliki saya yang akan menghentikan rekor tersebut," tegas Moma saat itu.

Selain itu, Moma secara terbuka menyebut bahwa kehadiran Megawati menjadikan Red Sparks jauh lebih berbahaya.

“Saya sangat terkejut dengan bagaimana mereka bermain, Red Sparks tampil dengan taktik permainan yang sangat kuat,” ujarnya.

“Tim mereka sangat kompak tetapi yang paling mengejutkan saya adalah cara Mega melakukan serangan yang begitu dinamis dan sulit dipahami,” lanjutnya.

Kini, Megawati akan membawa reputasinya itu ke panggung baru, membela klub promosi Manisa BBSK di Kadinlar 1 Ligi, kasta kedua Liga Voli Turki. 

Meskipun level kompetisinya berbeda, pengaruh dan nama besar Megawati tetap menjadi perhatian, termasuk dari rival lamanya di Korea.

Perpindahan Megawati ke Turki bukan sekadar langkah karier biasa. Ini adalah momen penting dalam sejarah voli Indonesia, karena Mega menjadi pevoli putri pertama Tanah Air yang tampil di Liga Voli Turki. 

Apalagi, Manisa BBSK memiliki ambisi besar setelah promosi, dan mereka menjadikan Megawati sebagai tulang punggung utama untuk mengejar target lolos ke liga utama.

Peringatan dari Moma Bassoko yang mengenal betul kekuatan Megawati bisa menjadi sinyal bahwa Liga Voli Turki patut bersiap menghadapi salah satu pevoli paling berbahaya dari Asia Tenggara.

Jika performa Megatron di Korea menjadi patokan, maka kehadirannya di Turki bisa memberi warna baru sekaligus tantangan besar bagi semua tim. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dan siapa tahu, suatu saat nanti, Megawati dan Moma akan kembali bertemu di lapangan yang berbeda, tapi dengan semangat rivalitas yang tetap membara. Apalagi Megawati sendiri mengaku bahwa bermain di Turki adalah impiannya.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan sebanyak 1.919 personel gabungan dilibatkan dalam pengamanan ini.
133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

Pemerintah siapkan 133 titik rukyatul hilal di Indonesia untuk menentukan 1 Ramadhan 1447 H melalui observasi ilmiah dan sidang isbat nasional.
Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Dapat gelar sebagai MVP di pertandingan Liga Thailand, kiper Ratchaburi FC Kampol Pathomakkakul mendadak singgung Persib Bandung jelang leg kedua ACL Elite Two.
Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT