GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kalau Boleh Jujur, Ratu Voli Korea dan Si Ratu Joget Ting Tang Sepakat, Megawati Hangestri itu Saat di V-League Itu…

Ratu Voli Korea dan Si Ratu Joget Ting Tang sepakat soal pandangan mereka pada Megawati Hangestri di V-League. Apa yang sebenarnya mereka lihat dari Megatron?
Kamis, 17 Juli 2025 - 10:58 WIB
Megawati Hangestri
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Megawati Hangestri kembali mencuri perhatian dunia voli. Setelah sukses mencatatkan namanya bersama Daejeon Red Sparks di Liga Voli Korea, Megawati Hangestri kini resmi bergabung dengan klub Turki, Manisa BBSK.

 Pada 5 Juli 2025, klub Turki Manisa BBSK mengumumkan secara resmi bahwa mereka telah mengontrak Megawati untuk musim 2025-2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klub yang baru saja promosi ke Kadinlar 1. Ligi itu percaya bahwa kedatangan Megawati bisa jadi titik balik dalam misi promosi ke kasta tertinggi, Sultanlar Ligi. 

megawati hangestri
Megawati Hangestri. (Sumber: KOVO)

Apa yang membuat klub Turki tersebut begitu yakin?

Jawabannya terletak pada perjalanan Megawati Hangestri bersama Daejeon Red Sparks di V-League Korea Selatan. 

Di sana, ia bukan hanya mencetak angka demi angka, tapi juga mengubah arah permainan tim yang sempat diremehkan. 

Bersaing di liga yang keras dan penuh tekanan, Megawati tampil sebagai pemain asing dengan kontribusi terbesar sepanjang musim. 

Bahkan, Red Sparks yang sempat kesulitan karena cedera dua pemain andalan bisa berhasil menembus final musim 2024-2025. Apakah semua itu karena satu pemain saja?

Faktanya, Megawati Hangestri bukan pemain biasa. Ia dikenal dengan pukulan smes keras dan presisi tinggi, serta ketenangan luar biasa di momen-momen genting. 

Kemampuannya dalam menyerang dari berbagai sudut membuat lawan kesulitan membaca pola permainan. 

Tak heran jika statistiknya mendominasi papan klasemen poin individual selama di Korea.

Namun, pengakuan terbesar justru datang dari mereka yang pernah satu lapangan dengannya. 

Kim Yeon-koung, legenda hidup bola voli Korea Selatan, menyebut nama Megawati ketika ditanya siapa pemain paling berbahaya di V-League.

“Dari Red Sparks, Megawati. Lalu saya ingin menambahkan Lee Da-hyeon dan Yang Hyo-jin dari Hillstate,” ujar Kim Yeon-koung, dilansir dari Naver.com.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Seperti yang kalian tahu, kelemahan Red Sparks adalah di receive, tapi yang bisa mengimbanginya dengan kekuatan mereka adalah Megawati dan Bukilic,” lanjutnya.

Tidak berhenti sampai di situ, pujian juga datang dari Lee Da-hyon, middle blocker muda berbakat yang belakangan dikenal sebagai "Si Ratu Joget Ting Tang" karena aksinya di media sosial. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT