News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketiban Durian Runtuh, Gaji Megawati Hangestri di Turki Tembus Ratusan Ribu Dolar, Lebih Besar dari Red Sparks?

Mana yang lebih menguntungkan, Red Sparks atau Manisa BBSK Turki? Liga Voli Turki dikenal sebagai salah satu yang paling kompetitif di dunia, terutama dalam hal kualitas
Rabu, 23 Juli 2025 - 16:04 WIB
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Megawati Hangestri kembali mencuri perhatian publik bola voli Asia usai mengambil langkah besar dalam kariernya. Pevoli andalan Indonesia tersebut resmi bergabung dengan klub Turki, Manisa BBSK, yang bermain di divisi kedua Liga Voli Turki musim 2025/2026. 

Kepindahan ini bukan hanya soal tantangan baru, tetapi juga berimbas signifikan pada peningkatan pendapatan Megatron yang diprediksi jauh lebih besar ketimbang saat memperkuat Red Sparks di Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi dari X resmi klub Manisa BBSK, Megawati telah diumumkan sebagai rekrutan anyar klub pada Sabtu pagi (5/7/2025) waktu Indonesia Barat. 

Bagi Mega, bermain di liga Eropa, meskipun masih di kasta kedua, merupakan pengalaman berharga.

Mengingat Liga Voli Turki dikenal sebagai salah satu yang paling kompetitif di dunia, terutama dalam hal kualitas permainan dan profesionalisme klub.

Gaji di Liga Korea: Alasan Mega Hengkang dari Red Sparks?

Sebelum hijrah ke Turki, Megawati bermain untuk Daejeon Red Sparks di Liga Voli Korea selama dua musim. Di musim perdananya, ia menerima gaji sebesar 100 ribu dolar AS. 

Kontrak itu mengalami peningkatan pada musim kedua, menjadi 150 ribu dolar AS. 

Namun, angka itu sebenarnya sudah maksimal untuk slot pemain Asia berdasarkan regulasi dari Federasi Voli Korea (KOVO), yang menetapkan batas gaji pemain asing Asia di angka tersebut.

Meski sempat ditawari opsi untuk mengganti statusnya menjadi pemain asing non-Asia agar berpeluang menerima bayaran hingga 250 ribu dolar AS, Megawati menolak. 

Ia memilih meninggalkan Red Sparks dan mencari tantangan baru yang juga menjanjikan secara finansial.

Gaji dan Fasilitas Megawati di Turki Lebih Bonafit?

Hingga kini, pihak Manisa BBSK maupun Megawati belum mengungkapkan secara resmi nominal gaji yang diterima pevoli kelahiran Jember ini. 

Namun, menurut laporan dari Vocal Media dan beberapa forum penggemar voli Turki, kisaran gaji pemain asing di Liga Voli Turki, baik di kasta utama Sultanlar Ligi maupun kasta kedua, cukup kompetitif.

Rata-rata gaji pemain asing di Turki berada di angka 200 ribu hingga 300 ribu dolar AS per musim. Bahkan pemain debutan atau rookie saja disebut bisa menerima mulai dari 70 ribu dolar AS. 

Sebagai perbandingan, Tran Thi Thanh Thuy, pevoli asal Vietnam yang juga bermain di Turki bersama Kuzey Boru pada musim 2023/2024, pernah menerima bayaran hingga 200 ribu dolar AS, meskipun ia bukan pemain utama saat itu.

Melihat rekam jejak Megawati yang moncer di Korea dan performa apiknya bersama Timnas Indonesia, diprediksi ia mendapatkan bayaran setara atau bahkan lebih tinggi dari pemain ASEAN lainnya. 

Terlebih Manisa BBSK dikabarkan akan menjadikan Mega sebagai pilar utama dalam misi promosi ke kasta tertinggi.

Tak hanya gaji, fasilitas yang diperoleh pemain asing di Liga Turki juga menjadi daya tarik tersendiri. 

Berdasarkan laporan dari situs resmi Federasi Voli Turki (TVF) dan pengamatan dari beberapa jurnalis olahraga Eropa, para pemain asing umumnya mendapatkan apartemen, kendaraan pribadi, tiket pesawat pulang-pergi dari negara asal, hingga fasilitas medis dan fisioterapi kelas satu.

Turki vs Korea: Mana yang Lebih Menguntungkan?

Jika dibandingkan dengan Korea Selatan, Liga Turki jelas menawarkan peluang finansial yang lebih luas. 

Regulasi KOVO yang membatasi gaji pemain asing, khususnya dari Asia, membuat banyak pemain potensial seperti Megawati kesulitan mendapatkan nilai kontrak yang sepadan dengan kontribusinya di lapangan. 

Di sisi lain, Liga Turki memberikan kebebasan lebih dalam hal negosiasi, ditambah standar hidup yang tetap tinggi serta eksposur ke klub-klub top Eropa.

Bahkan jika Megawati saat ini belum mencapai angka tertinggi seperti Zhu Ting—yang mendapatkan 1,6 juta dolar AS bersama Vakifbank, setidaknya ia berpotensi meroket secara nilai pasar apabila tampil konsisten di Liga Turki. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apalagi, performanya di Timnas Indonesia terus menjadi sorotan dan dijadikan panutan bagi generasi muda.

Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa kepindahan Megawati ke Manisa BBSK adalah keputusan cerdas dari berbagai sisi: pengembangan karier, peluang promosi ke kasta utama, dan tentu saja—kenaikan signifikan dari sisi finansial. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Mau Inter Milan, Tandem Jay Idzes Ini Tolak Semua Tawaran Lain Demi Gabung Nerazzurri di Bursa Transfer Nanti

Hanya Mau Inter Milan, Tandem Jay Idzes Ini Tolak Semua Tawaran Lain Demi Gabung Nerazzurri di Bursa Transfer Nanti

Inter Milan terus menunjukkan keseriusannya membenahi lini pertahanan jelang bursa transfer musim panas. Salah satu nama yang mengemuka adalah bek Sassuolo.
Jurnalis Italia Bongkar Manuver Nekat Inter Milan Musim Panas Nanti, Coba Bajak Gelandang Atalanta yang Jadi Idaman Atletico Madrid

Jurnalis Italia Bongkar Manuver Nekat Inter Milan Musim Panas Nanti, Coba Bajak Gelandang Atalanta yang Jadi Idaman Atletico Madrid

Inter Milan kembali menunjukkan manuver agresif di bursa transfer jelang musim panas. Klub asal Italia itu diam-diam mencoba mengganggu rencana Atletico Madrid.
Wakil Gubernur Kalbar Ngamuk Dibanding-bandingkan dengan Dedi Mulyadi, KDM: Maaf Tidak Ada Maksud

Wakil Gubernur Kalbar Ngamuk Dibanding-bandingkan dengan Dedi Mulyadi, KDM: Maaf Tidak Ada Maksud

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM merespons tantangan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Kristantus Kurniawan yang mengajak tukar posisi. Seperti apa?
Dedi Mulyadi Berikan Rp10 Juta untuk Ibu Muda yang Nyaris Kehilangan Bayinya Gegara Perawat RSHS Bandung

Dedi Mulyadi Berikan Rp10 Juta untuk Ibu Muda yang Nyaris Kehilangan Bayinya Gegara Perawat RSHS Bandung

Gubernur Dedi Mulyadi memberikan santunan Rp10 juta kepada ibu muda Nina Saleha (27) yang nyaris kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Istana: Siapapun yang Bersalah, Silakan Diperiksa

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Istana: Siapapun yang Bersalah, Silakan Diperiksa

Sikap ini ditegaskan langsung oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang menyebut, Istana memberikan ruang penuh bagi penegakan hukum, tanpa pengecualian.
Sinyal Inter Milan Cuci Gudang Makin Jelas, Nerazzurri Bidik Duo Bek Tangguh dari Tim Rival demi Peremajaan Skuad

Sinyal Inter Milan Cuci Gudang Makin Jelas, Nerazzurri Bidik Duo Bek Tangguh dari Tim Rival demi Peremajaan Skuad

Inter Milan mulai menyusun langkah besar untuk memperkuat lini pertahanan jelang bursa transfer musim panas. Klub asal Kota Mode itu membidik dua bek muda.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT