News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Top 3 Megatron: Megawati Hangestri Harus Ikhlas Terima Kenyataan Pahit, Omongan Ko Hee-jin Perlahan Terbukti, Tak Muncul di Turki tapi di Livoli 2025 Belum Main Kondisi Megatron...

Megawati Hangestri Pertiwi tak ada di Turki, tapi di Livoli 2025 juga belum main bersama Surabaya Bank Jatim, bagaimana sebenarnya kondisi Megatron saat ini?
Selasa, 16 September 2025 - 16:44 WIB
Megawati Hangestri di Manisa BBSK
Sumber :
  • Instagram @manisabbsk

tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi tak ada di Turki, tapi di Livoli 2025 juga belum main bersama Surabaya Bank Jatim, bagaimana sebenarnya kondisi Megatron saat ini? Simak selengkapnya.

Dalam beberapa minggu terakhir, sejumlah pemberitaan soal Megawati Hangestri menjadi trending. Ada cerita pahit sekaligus penuh tantangan ketika posisinya di klub mulai terancam, ada pula kenangan indah tentang bagaimana ia pernah dipuji mantan pelatihnya di Korea. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, kabar soal absennya Megatron baik di Turki maupun di ajang Livoli 2025 di Indonesia juga membuat fans bertanya-tanya. 

Untuk itu, berikut rangkuman 3 artikel terpopuler seputar Megawati Hangestri yang banyak menyita perhatian publik.

1. Kenyataan Pahit di Manisa BBSK, Posisi Megawati Mulai Terancam

Kabar pertama datang dari Turki, tepatnya dari klub tempat Megawati bernaung, Manisa BBSK. Menurut laporan, Megawati harus menerima kenyataan pahit karena pelatih Gorkem Kazan telah membuat keputusan penting terkait susunan tim. 

Saat Megawati berada di Indonesia, ia harus absen dalam tiga laga uji coba pramusim. Absennya Megawati membuat sang pelatih mengandalkan duet Deniz Emrelli dan Duygu Guncu di lini depan.

Kombinasi itu terbukti cukup ampuh dengan catatan satu kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga laga. Hanya satu kali Manisa tumbang, yakni ketika menghadapi klub divisi utama, Goztepe.

Situasi ini membuat posisi Megawati di tim utama menjadi rawan. Sebelumnya, ia masih berusaha mengunci tempat reguler lewat performa impresif di empat laga uji coba yang sempat dimainkannya. Namun absensi di laga berikutnya memberi peluang besar bagi pemain lain untuk merebut tempatnya.

Meski begitu, harapan masih terbuka. Diperkirakan Megawati baru akan kembali ke Turki pada Oktober mendatang. Jika benar demikian, Megatron harus segera membuktikan diri bahwa ia layak tetap menjadi tumpuan Manisa BBSK di musim 2025/2026.

2. Omongan Pelatih Ko Hee-jin Terbukti, Megawati Penuh Prestasi

Kabar kedua datang dari Korea Selatan, tempat Megawati pernah menorehkan tinta emas bersama klub Red Sparks. 

Mantan pelatihnya, Ko Hee-jin, ternyata pernah memberikan testimoni luar biasa tentang kualitas Megawati. Menurutnya, Mega adalah anak asuh terbaik yang pernah ia miliki.

“Satu kosa kata yang bisa menjelaskan Mega, yaitu luar biasa. Dia adalah pemain terbaik dalam kehidupan saya” ujar Ko Hee-jin dengan nada bergetar.

Pujian itu tidak berlebihan. Selama membela Red Sparks, Megawati berhasil mencatatkan diri sebagai pemain ke-47 dalam sejarah Liga Voli Korea yang menembus 1.500 poin. 

Bahkan, ia juga sempat mengukir rekor mencetak 35 poin dalam satu laga melawan AI Peppers pada 14 Maret 2025.

Tak hanya itu, Megawati menjadi pemain asing Asia pertama yang meraih gelar Most Valuable Player (MVP) di putaran pertama Liga Voli Korea 2023/2024, mengungguli nama besar seperti Gyselle Silva dan Kim Yeon-koung.

Kini, setelah bergabung dengan Manisa BBSK di Turki, ucapan Ko Hee-jin seakan terbukti. Megawati langsung membawa timnya meraih gelar juara pramusim Ferdi Zeyrek 2025 dengan catatan sempurna tanpa kekalahan. Pencapaian ini semakin mengukuhkan reputasi Megatron sebagai salah satu pemain voli terbaik Asia.

3. Megawati Menghilang, Fans Bertanya-tanya Soal Kondisi Aslinya

Berita ketiga sekaligus yang paling hangat adalah soal absennya Megawati dalam beberapa agenda penting. Publik bertanya-tanya mengapa ia tidak terlihat di Turki bersama Manisa BBSK, sementara di Indonesia pun, ia belum tampil di ajang Livoli 2025 bersama Surabaya Bank Jatim.

Setiap kali Manisa mengunggah foto pemain seusai laga uji coba, komentar volimania Indonesia membanjiri media sosial, menanyakan keberadaan Megatron. Bahkan sempat beredar kabar ia sudah kembali ke Turki, tetapi rumor itu tidak terbukti.

Jawaban akhirnya datang dari kakaknya, Bagus, melalui akun TikTok pribadinya. Ia mengungkapkan bahwa Mega saat ini masih menjalani terapi rutin untuk pemulihan cedera. “Masih terapi rutin,” tulis Bagus, dikutip tvOnenews.com. Meski begitu, ia tidak menjelaskan lokasi maupun kapan Megawati bisa kembali bermain.

Kondisi ini tentu membuat para penggemar cemas sekaligus mendoakan agar Mega segera pulih. Apalagi musim baru Liga Voli Turki akan segera dimulai pada Oktober 2025. 

Para fans sudah tidak sabar menantikan aksi Megawati kembali berseragam Manisa BBSK setelah terakhir kali tampil gemilang di turnamen pramusim.

Ketiga kabar ini menunjukkan bagaimana perjalanan karier Megawati Hangestri selalu penuh dinamika. Dari menghadapi ancaman persaingan ketat di Turki, menerima pujian manis dari pelatih legendaris di Korea, hingga melewati masa pemulihan yang membuatnya absen sementara waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai ikon voli Indonesia, Megatron tidak hanya menjadi kebanggaan tanah air, tetapi juga bukti nyata bahwa atlet Indonesia mampu bersaing di panggung internasional. 

Kini, semua mata tertuju pada Oktober 2025, saat Megawati diharapkan kembali memperkuat Manisa BBSK dalam kompetisi resmi Liga Voli Turki musim 2025/2026. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT