GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Junaida Santi Dicoret dari Timnas Voli Putri Indonesia di SEA Games 2025? Sementara Posisi Megawati Hangestri Justru...

Junaida Santi berpotensi dicoret dari Timnas Voli Putri Indonesia? Absennya Junaida dalam unggahan Megawati Hangestri dan beberapa update dari PBVSI Sumut
Sabtu, 15 November 2025 - 21:48 WIB
Junaida Santi Dicoret dari Timnas Voli Putri Indonesia di SEA Games 2025? Sementara Posisi Megawati Hangestri Justru...
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Junaida Santi berpotensi dicoret dari skuad Timnas Voli Putri Indonesia di SEA Games 2025? Sementara posisi Megawati Hangestri mendapat perhatian. Simak selengkapnya berikut ini.

Menjelang SEA Games 2025 Thailand, Timnas Voli Putri Indonesia tengah diguncang isu besar. Kabar bahwa empat pemain akan dicoret dari skuad langsung memicu perdebatan publik, terutama karena isu tersebut menyeret nama Junaida Santi, sang MVP Proliga 2025 yang sebelumnya diproyeksikan menjadi tumpuan masa depan timnas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketidakhadirannya dalam sejumlah unggahan selama pemusatan latihan (TC) di Medan membuat banyak pihak mempertanyakan kondisinya, terutama mengingat persaingan ketat memperebutkan slot menuju event puncak di Thailand.

Sementara itu, posisi Megawati Hangestri Pertiwi sebagai Opposite utama juga mendapat perhatian lantaran munculnya sejumlah wajah baru yang terus menunjukkan peningkatan selama TC. 

Bahkan seorang pemain muda berusia 17–18 tahun mulai menonjol dalam sesi latihan dan dinilai berpotensi menjadi rival baru Megawati. 

Pemain Timnas Voli Putri Indonesia U-21, Junaida Santi dan Pascalina Mahuze.
Pemain Timnas Voli Putri Indonesia U-21, Junaida Santi dan Pascalina Mahuze.
Sumber :
  • Volleyballworld.com

 

Dengan hanya 14 pemain yang boleh dibawa ke SEA Games, tekanan meningkat, baik bagi pemain senior maupun para rising star seperti Syelomitha dan Junaida. 

Persiapan kali ini pun menjadi salah satu yang paling ketat dalam beberapa tahun terakhir. PP PBVSI sudah mengumumkan daftar 18 pemain yang mengikuti TC sejak akhir Oktober. 

Namun sesuai aturan SEA Games 2025, Komite Olimpiade Nasional hanya boleh mendaftarkan 14 pemain untuk cabang bola voli indoor. 

Hal ini ditegaskan oleh asisten pelatih Timnas Voli Putra Indonesia, Erwin Rusni. “Iya, 14 pemain nanti yang akan dibawa,” ujarnya, Sabtu (1/11).

Junaida Santi: Hilang dari TC, Diduga Cedera

Nama pertama yang disebut berpeluang dicoret adalah Junaida Santi. Pevoli 18 tahun itu tampil luar biasa pada Proliga 2025, tetapi rumor cedera kembali muncul. 

Absennya Junaida dalam unggahan Megawati Hangestri dan beberapa update dari PBVSI Sumut memperkuat dugaan bahwa ia sedang menjalani pemulihan. 

Sebelumnya, Junaida juga hampir dicoret dari Timnas U-21 saat menuju FIVB U21, namun akhirnya tetap masuk skuad. Jika cedera kembali kambuh, peluangnya ke SEA Games bisa menipis.

Menariknya, dalam foto yang diunggah Megawati pada 12 November 2025, justru muncul wajah baru Sulastri Rahma Aulia, libero muda berusia 18 tahun yang sebelumnya tampil di Asian Youth Games.

Tak ada Junaida Santi saat Timnas Voli Putri foto bersama
Tak ada Junaida Santi saat Timnas Voli Putri foto bersama
Sumber :
  • instagram megawatihangestrip

 

Sulastri bahkan tidak masuk daftar 18 pemain awal, namun ikut berlatih. Kehadirannya memunculkan tanda tanya sekaligus membuka spekulasi bahwa mungkin ada pemain yang mengalami cedera atau mendapat pantauan khusus.

Tiga Nama Lain yang Terancam Dicoret dari Timnas Voli Putri Indonesia

Selain Junaida, tiga pemain lain disebut berpeluang tersingkir dari daftar final:

-Geofany Eka Cahyaningtyas – Persaingan di MB sangat ketat dengan Namira, Chelsa, dan Rika yang tampil lebih konsisten.

-Ajeng Nur Cahaya – Posisi setter didominasi Arneta Putri dan Yolana Betha, dua langganan timnas dengan pengalaman internasional.

-Khansa Putri Yansi Ganeshtri – Persaingan Opposite dipenuhi nama besar seperti Megawati dan Syelomitha.

Jika Junaida dan Khansa sama-sama tersingkir, maka peran Opposite hampir pasti sepenuhnya digenggam Megawati, dengan Syelomitha sebagai pesaing terdekat.

Munculnya Wajah Baru & Kombinasi Senior–Junior

Dalam daftar TC, Marcos Sugiyama memang memanggil kombinasi pemain senior, pemain langganan timnas, serta pemain muda yang diproyeksikan untuk regenerasi. 

Nama-nama seperti Kadek Diva, Mediol Yoku, Naisya Putri, hingga Ersandrina Devega menambah warna pada komposisi tim.

Namun yang paling menarik perhatian publik tetap absennya Junaida dan kemunculan Sulastri dalam foto-foto latihan. Jika benar Junaida mengalami cedera dan membutuhkan waktu pemulihan, Sulastri bisa saja menjadi opsi tambahan, meski posisi mereka berbeda.

Timnas Belum Melakukan Seleksi Final
Hingga kini, tidak ada keputusan final tentang siapa yang dicoret. Pelatih Marcos Sugiyama masih memantau perkembangan pemain sebelum menentukan daftar akhir untuk SEA Games 2025.

Daftar Pemain TC Timnas Voli Putri Indonesia SEA Games 2025 (18 Pemain)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Zahwa Aliah Jasmien
2. Indah Guretno Dwi Margiani
3. Namira Maradanti
4. Chelsa Nurtomo Berliana
5. Geofany Eka Chayaningtyas (*)
6. Rika Dwi Latri
7. Pascalina Mahuze
8. Kadek Diva Yanti Putri Ardiantana
9. Ersandrina Devega Salsabila
10. Mediol Stiovanny Yoku
11. Naisya Pratama Putri
12. Syelomitha Afrilaliza Wongkar
13. Megawati Hangestri Pertiwi
14. Khanza Putri Yansi Ganeshtri (*)
15. Arneta Putri Amelian
16. Yolana Bheta Pengestika
17. Ajeng Nur Cahaya (*)
18. Junaida Santi (*)

(udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Persija Jakarta kalah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). 
Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi meluncurkan program preventif untuk mengatasi banjir di wilayah dataran tinggi Cianjur. 
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Persija Jakarta kalah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT