GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapan Atlet Indonesia Dapat Realisasi Janji Bonus Usai Pesta 91 Emas SEA Games 2025 Thailand? Kemenpora: Masih Ditinjau Kemenkeu

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengonfirmasi bahwa skema bonus atlet SEA Games 2025 memang masih dalam tahap peninjauan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu)
Sabtu, 27 Desember 2025 - 19:31 WIB
Kapan Atlet Indonesia Dapat Realisasi Janji Bonus Usai Pesta 91 Emas SEA Games 2025 Thailand? Kemenpora: Masih Ditinjau Kemenkeu
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Skema bonus atlet SEA Games 2025 Thailand kembali menjadi sorotan publik. Di tengah euforia prestasi kontingen Indonesia yang mencetak rekor membanggakan, muncul pertanyaan besar: apakah bonus yang dijanjikan pemerintah benar-benar akan sesuai dengan komitmen awal? 

Para atlet yang telah berjuang mengharumkan Merah Putih kini menanti kepastian angka, di saat pembahasan bonus masih berada di meja Kementerian Keuangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isu ini mencuat karena sebelumnya Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan janji bonus hingga Rp1 miliar bagi atlet peraih medali emas

Namun, seiring dengan proses administrasi dan penyesuaian teknis, publik ingin memastikan bahwa apresiasi negara kepada atlet tidak berkurang dari ekspektasi awal. Terlebih, capaian SEA Games 2025 di Thailand tercatat sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah Indonesia saat tampil sebagai tim tamu.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengonfirmasi bahwa skema bonus atlet SEA Games 2025 memang masih dalam tahap peninjauan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia menjelaskan bahwa pemerintah tengah memfinalisasi nominal bonus untuk atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu.

“Ya memang kami sedang tadi saya sampaikan mengajukan sesuai instruksi Presiden kepada pihak yang berwenang yaitu Menteri Keuangan. Mudah-mudahan satu atau dua hari ini kami kirimkan (skema bonus) angka-angkanya,” ujar Erick melansir dari ANTARA.

Menurut Erick, penyesuaian nominal bonus sangat mungkin terjadi, terutama terkait dengan nomor pertandingan yang diikuti atlet. Meski Presiden Prabowo menjanjikan Rp1 miliar untuk peraih emas, skema detailnya tidak bisa disamaratakan untuk semua cabang dan nomor lomba.

Saat ditanya lebih jauh mengenai rincian nominal bonus, Erick menegaskan bahwa pihaknya belum dapat membeberkan angka pasti karena masih dalam proses evaluasi Kemenkeu. 

Namun, ia memastikan mekanisme pencairan akan dilakukan secara transparan dan langsung ke rekening masing-masing atlet.

Ilustrasi medali emas SEA Games 2025
Ilustrasi medali emas SEA Games 2025
Sumber :
  • Antara

“Semua nanti langsung ditransfer ke akunnya masing-masing. Nah kami juga mohon kepada anak-anak saya, adik-adik atlet, benar-benar ditabung (uang bonus). Ini untuk masa depan,” kata Erick.

Terlepas dari polemik bonus, performa Tim Merah Putih di SEA Games Thailand 2025 layak mendapat apresiasi tinggi. 

Indonesia berhasil mengumpulkan total 333 medali yang terdiri dari 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu, meski akhirnya harus puas finis di peringkat kedua klasemen akhir di bawah tuan rumah Thailand.

Raihan 91 emas bahkan melampaui target awal 80 emas yang ditetapkan sebelumnya. Lebih dari itu, capaian ini tercatat sebagai jumlah emas terbanyak ketiga yang pernah diraih Indonesia saat tidak berstatus tuan rumah sejak pertama kali ikut SEA Games pada 1977.

Sejarah mencatat, pencapaian terbaik Indonesia di luar kandang masih dipegang SEA Games Kuala Lumpur 1989 dengan 102 emas, disusul SEA Games Manila 1991 dengan 92 emas. 

Raihan di Thailand 2025 juga menjadi yang paling sukses dalam 32 tahun terakhir, melampaui SEA Games Singapura 1993 dengan 88 emas.

Pengamat olahraga Gatot S. Dewa Broto menilai keberhasilan ini sebagai sinyal positif kebangkitan olahraga Indonesia di Asia Tenggara. 

“Tampil di SEA Games ketika bukan kita tuan rumahnya memang masih menjadi tantangan berat selama ini. Sejak SEA Games Singapura 1993, kita tidak pernah lagi berhasil membawa pulang lebih dari 88 emas,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Jika selama ini kita hanya bisa bermimpi kapan kita akan kembali ke masa kejayaan di kancah olahraga Asia Tenggara, inilah saatnya. Kita sudah berhasil lepas dari mimpi buruk selama 32 tahun terakhir saat menjadi peserta tamu SEA Games.”

Gatot berharap capaian ini menjadi pemantik semangat menuju Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028, dengan evaluasi menyeluruh terhadap cabang olahraga unggulan.

Pandangan senada disampaikan Noviantika Nasution, Ketua Umum PB Perbasi 2006–2010. Ia menyebut prestasi SEA Games 2025 sebagai pengobat rindu kejayaan Indonesia. 

“Pencapaian Indonesia di SEA Games kali ini sungguh membanggakan. Sudah lama sekali kita tidak mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan sebanyak ini,” kata Noviantika.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan prestasi besar tersebut, kepastian bonus kini menjadi simbol keseriusan negara dalam menghargai jerih payah atlet. 

Publik berharap, janji yang pernah disampaikan tidak hanya berhenti sebagai wacana, tetapi benar-benar terwujud sepadan dengan sejarah yang telah ditorehkan para atlet di Thailand. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Empat Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja di Tangsel, Polisi Bakal Periksa Pelapor Hingga Saksi

Empat Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja di Tangsel, Polisi Bakal Periksa Pelapor Hingga Saksi

Empat anak diduga menjadi korban pencabulan oleh remaja di kontrakan wilayah Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.
Bikin Gaduh dengan Sebut Mobil F1 2026 seperti Formula E, Max Verstappen Kembali Buka Suara: Saya Tidak Peduli!

Bikin Gaduh dengan Sebut Mobil F1 2026 seperti Formula E, Max Verstappen Kembali Buka Suara: Saya Tidak Peduli!

Pemilik empat gelar juara dunia, Max Verstappen, sempat membuat paddock F1 2026 gaduh setelah dirinya mengomentari mobil yang akan digunakan pada musim ini.
Masih Penasaran Main di Asia, Sergio Castel Targetkan Juara Super League

Masih Penasaran Main di Asia, Sergio Castel Targetkan Juara Super League

Kemenangan Persib 1-0 dari Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2/2026) tak cukup untuk membalas agregat di laga tandang leg pertama 3-0.
Bulan Ramadan, Anggota DPD RI Ingatkan Tempat Hiburan Malam Taat Aturan

Bulan Ramadan, Anggota DPD RI Ingatkan Tempat Hiburan Malam Taat Aturan

Anggota DPD RI, Fahira Idris mengingatkan agar semua tempat hiburan malam (THM) di Jakarta untuk taat aturan terkait operasional di momen Ramadan.
Serahkan Draft ke Baleg, Menteri HAM Pigai Targetkan RUU Masyarakat Adat Rampung Tahun Ini

Serahkan Draft ke Baleg, Menteri HAM Pigai Targetkan RUU Masyarakat Adat Rampung Tahun Ini

Menteri Pigai akhirnya telah menyerahkan draft RUU Masyarakat Adat ke Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dan menargetkan aturan ini bisa dirampungkan tahun ini.
BPBD Lampung Tetapkan Siaga Darurat, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem hingga Akhir Februari

BPBD Lampung Tetapkan Siaga Darurat, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem hingga Akhir Februari

Analis Bencana BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, mengatakan saat ini wilayah Lampung masih berada dalam fase hidrometeorologi basah yang telah dimulai sejak dasarian dua, tepatnya 11 Oktober 2025.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT