News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Korea Ungkap 10 Kekalahan Beruntun Red Sparks Usai Ditinggal Para Pemain Inti, Salah Satunya Megawati Hangestri?

Red Sparks musim ini bukan lagi tim tangguh yang disegani usai ditinggal pemain kunci, salah satunya Megawati Hangestri. Tanpa pembenahan menyeluruh baik dari
Minggu, 15 Februari 2026 - 17:15 WIB
Media Korea Ungkap 10 Kekalahan Beruntun Red Sparks Usai Ditinggal Para Pemain Inti, Salah Satunya Megawati Hangestri?
Sumber :
  • Instagram Red Sparks

tvOnenews.com - Sorotan tajam datang dari media Korea Selatan setelah Daejeon JungKwanJang Red Sparks terjerembap dalam rentetan 10 kekalahan beruntun di V-League 2025-2026. 

Tim yang musim lalu tampil sebagai runner-up kini justru terpuruk di dasar klasemen Liga Voli Korea Selatan. Publik mulai mempertanyakan keputusan taktik pelatih hingga komposisi skuad yang dinilai timpang sejak awal musim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan demi kekalahan yang dialami Red Sparks bukan sekadar soal hasil akhir, tetapi juga penurunan performa yang terlihat mencolok di berbagai sektor. 

Banyak pihak menilai, kepergian sejumlah pemain kunci, termasuk Megawati Hangestri Pertiwi turut meninggalkan lubang besar yang belum benar-benar tertutup hingga kini.

Disorot Media Korea: Ko Hee-jin Dinilai Terlalu Keras Kepala

Melansir dari Naver, kekalahan telak 0-3 dari Heungkuk Life Pink Spiders pada babak kelima V-League 2025-2026 di Incheon Samsan World Gymnasium menjadi titik puncak kekecewaan publik. 

“Setelah sebelumnya kalah tipis melawan Industrial Bank of Korea, dan dengan Heungkuk Life Insurance yang belakangan ini mengalami kesulitan, ekspektasi tinggi tertuju pada pertandingan yang ketat, tetapi hasilnya sangat mengecewakan,” tulis laporan tersebut.

Masalah utama Red Sparks terletak pada buruknya penerimaan bola. Menghadapi tim yang justru berada di posisi terbawah dalam jumlah ace servis per set musim ini (0,95), mereka malah kebobolan delapan ace hanya dalam tiga set.

Media Korea Ungkap 10 Kekalahan Beruntun Red Sparks Usai Ditinggal Para Pemain Inti, Salah Satunya Megawati Hangestri
Media Korea Ungkap 10 Kekalahan Beruntun Red Sparks Usai Ditinggal Para Pemain Inti, Salah Satunya Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram Red Sparks

Efisiensi receive Red Sparks tercatat hanya 16,42 persen, angka yang mustahil membawa kemenangan.

Pelatih Ko Hee-jin disebut mengambil perjudian taktik yang tidak berjalan mulus. Ia memaksakan Lee Seon-woo sebagai starter reguler di posisi outside hitter meski dinilai kurang ideal dalam penerimaan bola. 

Selain itu, keputusan memasukkan Inkushi sebagai pemain kuota Asia juga menuai kritik karena tidak memberikan dampak signifikan pada stabilitas pertahanan.

Red Sparks bahkan mencatat efisiensi penerimaan bola terendah di antara tujuh tim, yakni 22,24 persen, lebih buruk dari AI Peppers Savings Bank yang selama ini dikenal bermasalah di sektor tersebut. 

Jika memang mengorbankan pertahanan demi memperkuat serangan, publik menilai seharusnya ada peningkatan signifikan di posisi libero, yang faktanya tak kunjung dilakukan.

Cedera Beruntun: Jung Ho-young Menyusul ke Ruang Perawatan

Belum selesai dengan masalah teknis, Red Sparks kembali dihantam kabar buruk. Middle blocker andalan mereka, Jung Ho-young, dipastikan absen hingga akhir musim akibat patah jari tengah kiri. Cedera itu didapat saat timnya kalah 0-3 dari GS Caltex Seoul KIXX di Chungmu Gymnasium, Daejeon.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Jung membutuhkan waktu pemulihan setidaknya empat minggu. 

“Dia akan membutuhkan setidaknya empat minggu pemulihan, jadi pada dasarnya dia absen sampai akhir musim,” ujar Ko Hee-jin dikutip dari Sport Chosun.

Absennya Jung Ho-young jelas memperparah situasi. Dalam laga-laga sebelumnya, Red Sparks juga tampil tanpa kapten sekaligus setter utama Yeum Hye-seon yang mengalami cedera lutut sejak playoff musim lalu.

Megawati Hangestri di Red Sparks
Megawati Hangestri di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO
 

Pemain kuota Asia pengganti Megawati, Wipawee Srithong, bahkan belum sempat bermain karena cedera sebelum akhirnya digantikan Jamiyanpurev Enkhsoyol, yang juga sempat absen karena masalah kaki.

Opposite asing Elisa Zanette pun sempat menepi dalam empat pertandingan. “Ini musim yang sulit bahkan untuk menyusun tim dengan begitu banyak cedera yang tidak diinginkan,” kata Ko Hee-jin. 

Ia menambahkan, “Hasil memang sulit, dan situasinya sulit, tetapi saya percaya para penggemar akan mengerti jika para pemain memberikan yang terbaik di lapangan dan menunjukkan kerja keras mereka.”

10 Bulan Tanpa Megawati, Red Sparks Kehilangan Daya Gedor?

Tak bisa dimungkiri, kepergian Megawati Hangestri Pertiwi setelah final musim lalu menyisakan dampak besar. 

Opposite asal Indonesia itu terakhir tampil pada leg kelima babak final April lalu. Sejak saat itu, Red Sparks seperti kehilangan identitas serangan yang selama ini menjadi andalan.

Kini, Red Sparks terdampar di peringkat ketujuh dengan 19 poin dari 28 pertandingan. Mereka sudah menelan 22 kekalahan, catatan kontras dibanding musim lalu saat mampu bersaing di papan atas. 

Bahkan, perolehan poin mereka terpaut jauh dari AI Peppers Savings Bank yang mengoleksi 33 poin di peringkat keenam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apakah krisis ini semata akibat cedera dan keputusan taktik? Atau justru kombinasi dari kehilangan pemain kunci seperti Megawati, kegagalan rekrutmen, serta kurangnya kedalaman skuad?

Yang jelas, Red Sparks musim ini bukan lagi tim tangguh yang disegani. Tanpa pembenahan menyeluruh baik dari sisi strategi, komposisi pemain, hingga kebijakan transfer, bayang-bayang keterpurukan bisa saja berlanjut ke musim berikutnya. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut jika Persija Jakarta memiliki tekanan sangat besar jelang menghadapi skuad asuhannya.
Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

RSHS Bandung menyampaikan permohonan maafnya kepada Nina Saleha ibu yang nyaris kehilangan anaknya.
Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya percepatan pembangunan kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah (Pemda).
Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa aliran dana hasil penguasaan kembali kawasan hutan berpotensi digunakan untuk memperkuat fiskal.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Devin/Faathir gagal melewati hadangan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae di perempat final Kejuaraan Asia 2026
Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Kegiatan ini berlangsung pada 10-11 April 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi kesehatan satwa di Bandung Zoo sekaligus meningkatkan standar pengelolaan satwa sesuai praktik terbaik internasional.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT