Permintaan Fans Jadi Nyata! Duel Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Resmi Terwujud di Final Four Proliga 2026
- Proliga
tvOnenews.com - Permintaan fans untuk melihat duel antara Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Petrokimia Ponska Plus akhirnya terwujud di panggung Grand Final final four Proliga 2026.
Sebelumnya, para pendukung Gresik Phonska sudah lebih dulu membanjiri media sosial dengan harapan besar.
Bahkan sebelum tiket final lengkap, mereka dengan percaya diri memprediksi pertemuan panas melawan Jakarta Pertamina Enduro.
Kini, setelah kedua tim memastikan langkah, skenario tersebut bukan lagi sekadar wacana, melainkan kenyataan yang siap tersaji di partai puncak.
Euforia Fans Gresik Phonska: Dari Komentar Jadi Kenyataan
Antusiasme fans Gresik Phonska terlihat jelas di Instagram. Berbagai komentar mencerminkan keyakinan tinggi terhadap tim kesayangan mereka.
Salah satu akun menulis, “Final ketemu Enduro, makin panas bisa full 5 set, waktunya angkat tropi tahun ini petro.”
Komentar lain menegaskan optimisme serupa, “Assalamualaikum Grand Finale iki rekk,” hingga harapan penuh doa, “Mudah-mudahan tahun ini Petro juara Proliga.”
Ada pula yang menyoroti strategi tim saat memastikan tiket final lebih cepat: “Sesuai harapan setelah memastikan lolos grand final di 2 set awal berharap pemain cadangan dpt menit bermain” sebuah apresiasi terhadap keberanian rotasi pemain.
- instagram JPEVolley
Fenomena ini menunjukkan bahwa duel melawan Jakarta Pertamina Enduro sudah dinanti jauh sebelum kepastian resmi.
Ekspektasi publik bahkan sudah membayangkan laga yang bisa berlangsung hingga lima set, mencerminkan ketatnya persaingan dua tim terbaik di final four Proliga 2026.
Konsistensi Gresik Phonska: Modal Kuat Menuju Final
Langkah Gresik Petrokimia Ponska Plus menuju Grand Final tidak datang secara instan. Mereka tampil konsisten sepanjang babak final four Proliga 2026, termasuk saat menundukkan Jakarta Electric PLN dengan skor 3-1.
Pada set pertama, Gresik langsung mengontrol permainan dan unggul 25-17. Meski sempat tertinggal di set kedua (3-8), mereka menunjukkan mental juara dengan bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 25-21.
Kemenangan di dua set awal itu sudah cukup untuk mengunci tiket final. Menariknya, di set ketiga mereka menurunkan pemain pelapis, yang kemudian dimanfaatkan lawan untuk mencuri kemenangan 25-18.
Load more