Irina Voronkova Jadi Mimpi Buruk Gresik Phonska di Proliga 2026? Fans Gresik Phonska Sampai Berbondong-bondong Saran Hal ini!
- instagram JPEVolley
Hasilnya langsung terlihat di set kedua dan ketiga. JPE mendominasi permainan dengan skor identik 25-19 dan 25-19.
Kombinasi Voronkova, Wilma Salas, dan Megawati Hangestri mulai berjalan efektif, membuat Gresik kesulitan menemukan celah.
- instagram JPEVolley
Secara statistik, perubahan ini terlihat jelas set 1: JPE kalah (adaptasi belum optimal). Set 2 & 3: JPE dominan (efisiensi serangan meningkat), distribusi poin lebih merata setelah Voronkova membuka ritme.
Penutup Solid: Kematangan JPE Kunci Kemenangan
Set keempat menjadi penentu sekaligus ujian terakhir. Pertandingan berlangsung ketat dengan skor sempat imbang 10-10. Gresik Phonska berusaha bangkit, bahkan sempat unggul tipis.
Namun, pengalaman dan ketenangan Jakarta Pertamina Enduro menjadi pembeda. Mereka mampu menjaga konsistensi di poin-poin krusial. Saat skor memasuki 21-19, JPE mulai mengunci permainan.
Akhirnya, set keempat ditutup dengan skor 25-21, memastikan kemenangan 3-1 (19-25, 25-19, 25-19, 25-21).
Kemenangan ini membuat JPE unggul 1-0 dalam format best-of-three Grand Final **Proliga 2026**. Artinya, mereka hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara.
Kini, pertanyaan besar muncul: Apakah Jakarta Pertamina Enduro akan langsung mengunci gelar di laga kedua?
Atau justru Gresik Phonska mampu bangkit dan memaksakan laga penentuan? Yang jelas, satu nama sudah terlanjur jadi sorotan, Irina Voronkova. (udn)
Load more