News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Khusus Pelatih Hyundai Hillstate untuk Megawati Hangestri: Pemain Mega, Periksa Kondisi Anda. Saya Menonton dengan Seksama!

Pelatih Hyundai Hillstate pantau langsung kondisi Megawati Hangestri. Sampai beri pesan khusus soal cedera jelang Liga Voli Korea musim depan. Kehadiran Kang bukan sekadar
Selasa, 5 Mei 2026 - 23:30 WIB
Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro di final Proliga 2026
Sumber :
  • instagram megawatihangestrip

tvOnenews.com - Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, secara khusus datang ke Indonesia untuk memantau kondisi Megawati Hangestri jelang liga voli Korea Selatan musim depan.

Kehadiran Kang bukan sekadar kunjungan biasa. Ia membawa misi penting: memastikan apakah Megawati Hangestri masih layak bersaing di level tertinggi liga voli korea musim depan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesan yang ia sampaikan pun cukup tegas dan penuh perhatian sebuah sinyal bahwa peluang transfer masih sangat terbuka, namun dengan satu catatan besar: kondisi fisik Mega harus benar-benar prima.

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, secara terang-terangan mengakui bahwa kedatangannya ke Yogyakarta bertujuan untuk memantau pemain kuota Asia, termasuk Megawati Hangestri. 

Dalam wawancara di kanal YouTube Negawassup, ia menegaskan bahwa proses scouting dilakukan secara serius.

“Pertama-tama alasan saya datang adalah Asia Quarter,” ujar Kang.

Ia juga menyoroti kondisi Megawati yang tengah dalam masa pemulihan cedera, namun tetap mampu tampil impresif di final Proliga 2026 bersama Jakarta Pertamina Enduro.

“Sekarang pemain Megawati terkait cedera. Di sini Indonesia, saya datang dan Megawati langsung memenangkan pertandingan kejuaraan,” katanya.

Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa kualitas Megawati belum pudar. Bahkan, di tengah keterbatasan fisik, ia masih mampu menjadi pembeda dalam laga penting. 

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyun bersama Agen Megawati Hangestri, Kim Sung-hoon, Menyaksikan Grand Final Proliga 2026
Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyun bersama Agen Megawati Hangestri, Kim Sung-hoon, Menyaksikan Grand Final Proliga 2026
Sumber :
  • Tangkapan layar/@volleyballidn

Ini menjadi nilai tambah di mata Hyundai Hillstate yang sedang mencari pemain asing dengan kontribusi instan.

Pesan Tegas Kang Sung-hyung: “Periksa Kondisi Anda, Saya Menonton”

Salah satu pernyataan paling mencuri perhatian adalah pesan langsung Kang kepada Megawati Hangestri. Ia mengaku mengikuti pertandingan Mega dengan sangat detail, sekaligus menaruh perhatian besar pada kondisi fisiknya.

“Pertandingan final Megawati kemarin, saya menonton pertandingannya, saya tahu itu,” ujarnya.

“Pemain Mega, periksa kondisi Anda. Saya menonton dengan seksama.”

Pernyataan ini menegaskan bahwa Hyundai Hillstate tidak hanya melihat statistik, tetapi juga kondisi real di lapangan. Kang bahkan mengakui adanya perubahan dalam pergerakan tubuh Megawati.

“Gerakan tubuh agak berbeda sekarang. Seperti Liga Korea, ia memiliki keberhasilan serangan dan banyak mencetak skor,” ungkapnya.

Namun, di balik pujian tersebut, terselip kekhawatiran. Cedera lutut yang sempat dialami Megawati menjadi faktor krusial dalam keputusan transfer.

“Tetap saja, saya khawatir akan cederanya. Bagian seperti itu tidak terlihat,” kata Kang.

Ia menambahkan bahwa mobilitas pemain menjadi kunci utama di liga voli korea yang dikenal cepat dan kompetitif.

Megawati Hangestri dan Pelatih Jakarta Pertamina Enduro
Megawati Hangestri dan Pelatih Jakarta Pertamina Enduro
Sumber :
  • instagram megawatihangestrip

Peluang Comeback ke Liga Voli Korea Makin Terbuka?

Jika melihat kebutuhan Hyundai Hillstate, peluang Megawati untuk kembali ke liga voli korea bisa dibilang cukup besar. 

Kang bahkan menyebut bahwa timnya membutuhkan sosok dengan daya serang kuat dari posisi opposite, peran yang sebelumnya berhasil dijalankan Megawati dengan sangat baik.

“Karena keadaan Megawati sekarang, serangan pemain asing dibutuhkan,” ujarnya.

Dalam perbandingan performa, Megawati dikenal sebagai salah satu pemain dengan rasio serangan efektif tinggi saat bermain di Korea. 

Ia kerap menjadi top skor dalam beberapa pertandingan penting, sesuatu yang jarang dimiliki pemain Asia lainnya di posisi tersebut.

Selain itu, hubungan personal juga menjadi faktor pendukung. Kang mengungkapkan bahwa ia sempat bertemu Megawati dalam acara makan siang dan berbincang langsung mengenai kondisinya.

“Saya sangat berharap kunjungan dan pertemuan dengan Mega bisa membuahkan hasil,” katanya.

Pertemuan ini menjadi sinyal positif bahwa komunikasi antara kedua pihak sudah terjalin. Bahkan, Kang mengaku senang bisa kembali bertemu Megawati setelah hampir setahun sejak terakhir kali berhadapan di babak playoff.

“Sudah lama saya tidak bertemu Mega lagi. Tentu saja, dia adalah tim lawan, tapi setelah sekian lama senang melihatnya,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Kang memberikan pesan sekaligus harapan yang cukup jelas.

“Mega mendapatkan penghargaan MVP dan Best Opposite, selamat. Saya ingin memberitahu kamu, persiapkan lebih baik lagi di Korea, semoga saya bisa melihatmu bermain di Korea lagi.”

Keputusan Megawati untuk fokus pada pemulihan cedera dengan mundur dari tim nasional tampaknya menjadi langkah strategis. 

Dengan waktu sekitar enam bulan sebelum liga voli korea 2026-2027 dimulai pada Oktober, ia memiliki kesempatan ideal untuk mengembalikan kondisi terbaiknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, semua mata tertuju pada satu hal: apakah Megawati Hangestri mampu menjawab kepercayaan Hyundai Hillstate dan kembali bersinar di liga voli korea? 

Jika kondisinya benar-benar pulih, bukan tidak mungkin Mega akan kembali menjadi salah satu pemain Asia paling berpengaruh di kompetisi tersebut. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dibalik Lenyapnya Akun Instagram, Ahmad Dhani Curiga Ada ‘Penguasa’ yang Takut Buktinya Terbongkar

Dibalik Lenyapnya Akun Instagram, Ahmad Dhani Curiga Ada ‘Penguasa’ yang Takut Buktinya Terbongkar

Hampir 20 tahun bercerai, perselisihan antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty masih menjadi sorotan. Buntut perseteruan membuat akun Instagram Ahmad Dhani hilang
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Dari Kisah Evan, Gubernur Dedi Mulyadi Nilai Pembunuh Satu Keluarga Haji Sahroni di Indramayu Jago Manipulatif

Dari Kisah Evan, Gubernur Dedi Mulyadi Nilai Pembunuh Satu Keluarga Haji Sahroni di Indramayu Jago Manipulatif

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyikapi babak baru kasus pembunuhan Haji Sahroni sekeluarga di Indramayu. Pelaku dinilai jago merekayasa berkaca dari Evan.
Buntut Video Viral Polisi Berpangkat AKBP Merokok saat Mengemudi di Banjarmasin, Kini Diperiksa Propam

Buntut Video Viral Polisi Berpangkat AKBP Merokok saat Mengemudi di Banjarmasin, Kini Diperiksa Propam

Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan rekaman video yang menunjukkan perilaku tidak terpuji dari seorang oknum polisi berpangkat AKBP di Banjarmasin. 
Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul dan Berdiskusi, Bahas Isu Penting Ini

Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul dan Berdiskusi, Bahas Isu Penting Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi minta para rektor untuk berkumpul dan berdiskusi merumuskan hal penting ini, bahas apa?
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Dari Kisah Evan, Gubernur Dedi Mulyadi Nilai Pembunuh Satu Keluarga Haji Sahroni di Indramayu Jago Manipulatif

Dari Kisah Evan, Gubernur Dedi Mulyadi Nilai Pembunuh Satu Keluarga Haji Sahroni di Indramayu Jago Manipulatif

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyikapi babak baru kasus pembunuhan Haji Sahroni sekeluarga di Indramayu. Pelaku dinilai jago merekayasa berkaca dari Evan.
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Buntut Video Viral Polisi Berpangkat AKBP Merokok saat Mengemudi di Banjarmasin, Kini Diperiksa Propam

Buntut Video Viral Polisi Berpangkat AKBP Merokok saat Mengemudi di Banjarmasin, Kini Diperiksa Propam

Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan rekaman video yang menunjukkan perilaku tidak terpuji dari seorang oknum polisi berpangkat AKBP di Banjarmasin. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT