News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Khusus Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri Usai Gabung Hyundai Hillstate: Saya Tentu Akan Tampil Sebagai Pemenang!

Vanja Bukilic melontarkan tantangan kepada Megawati Hangestri setelah mengetahui mereka akan kembali bertemu sebagai lawan di liga voli Korea Selatan. Musim 2026/2027
Kamis, 14 Mei 2026 - 20:47 WIB
Pesan Khusus Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri Usai Gabung Hyundai Hillstate: Saya Tentu Akan Tampil Sebagai Pemenang!
Sumber :
  • instagram vanja bukilic

tvOnenews.com - Kembalinya Megawati Hangestri Pertiwi ke Liga Voli Korea langsung memanaskan atmosfer V-League musim 2026/2027. 

Bukan hanya karena kepindahannya ke Hyundai Hillstate, tetapi juga karena tantangan terbuka dari mantan tandemnya di Red Sparks, Vanja Bukilic.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama satu musim bersama Red Sparks, Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic dikenal sebagai duet mematikan yang membawa klub asal Daejeon itu tampil mengejutkan hingga menjadi runner-up Liga Voli Korea 2024/2025. 

Chemistry keduanya bahkan disebut sebagai salah satu kombinasi terbaik di V-League musim lalu. Namun kini, hubungan akrab itu berubah menjadi rivalitas panas setelah keduanya memilih jalan berbeda untuk musim depan.

Operator Liga Voli Korea memastikan Megawati Hangestri kembali bermain di V-League musim depan. Namun berbeda dari dua musim sebelumnya, Megatron tidak lagi berseragam Red Sparks dan resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate.

Di sisi lain, Vanja Bukilic memilih kembali memperkuat Red Sparks. Situasi ini membuat dua sahabat dekat tersebut harus kembali saling berhadapan di atas lapangan, seperti saat musim 2023/2024 ketika Bukilic masih bermain untuk Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass.

Menariknya, Bukilic langsung melontarkan tantangan kepada Megawati setelah mengetahui mereka akan kembali bertemu sebagai lawan.

“Akan menyenangkan bisa bertemu dengan Mega lagi, tetapi saya tentu akan tampil sebagai pemenang,” kata Bukilic dikutip dari The JoongAng.

Pernyataan itu langsung memancing perhatian pecinta Liga Voli Korea. Pasalnya, selama membela Red Sparks, Mega dan Bukilic dikenal memiliki hubungan yang sangat dekat, baik di dalam maupun luar lapangan.

Kombinasi keduanya musim lalu memang luar biasa. Megawati tampil ganas sebagai mesin poin utama dan sukses menembus jajaran tiga besar pencetak angka terbanyak liga. 

Sementara Bukilic menunjukkan pengorbanan besar dengan berganti posisi dari opposite spiker menjadi outside hitter demi memberi ruang bagi Megawati.

Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic
Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic
Sumber :
  • KOVO

Duet Red Sparks yang Pernah Jadi Momok Liga Voli Korea

Musim 2024/2025 menjadi salah satu periode terbaik bagi Red Sparks. Klub yang sebelumnya jarang diperhitungkan mendadak menjelma menjadi ancaman serius berkat duet Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic.

Megawati, yang datang lewat jalur kuota Asia, tampil luar biasa dengan kekuatan smash keras khas “Megatron”. Statistiknya bahkan disejajarkan dengan pemain asing elite dunia di Liga Voli Korea.

Sementara itu, Bukilic mendapat banyak pujian karena fleksibilitas permainannya. Ia tak hanya kuat dalam menyerang, tetapi juga memiliki kemampuan receive yang sangat solid.

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, bahkan sempat dibuat kagum oleh kualitas Bukilic.

“Dia menangani penerimaan bola yang sulit sekalipun dengan sangat mudah. Dia benar-benar terlihat seperti seorang jenius bola voli,” ujar Kang Sung-hyung dikutip dari The JoongAng.

Fakta menariknya, duet Mega-Bukilic berhasil membawa Red Sparks menembus final dan menjadi runner-up. Padahal, sebelum kedatangan mereka, Red Sparks lebih sering kesulitan bersaing di papan atas.

Hubungan keduanya juga disebut sangat harmonis. Banyak penggemar menyebut Mega dan Bukilic seperti saudara sendiri karena sering saling mendukung saat pertandingan berlangsung.

Hyundai Hillstate Jadi Rumah Baru Megawati Hangestri

Setelah sukses di Korea, Megawati dan Bukilic sempat mencoba peruntungan di Eropa. Mega bermain di Divisi Kedua Turki, sedangkan Bukilic berkarier di Liga Italia.

Namun perjalanan keduanya tidak berjalan semulus saat tampil di Liga Voli Korea. Megawati hanya bertahan sekitar tiga bulan di Turki sebelum pulang ke Indonesia karena alasan pribadi, agenda tim nasional, serta pemulihan cedera lutut.

Bukilic juga menghadapi situasi serupa. Meski sempat masuk 20 besar daftar pencetak poin di Italia, performanya dianggap belum memenuhi ekspektasi publik Eropa.

Karena itulah, keduanya sama-sama memutuskan kembali ke Korea Selatan untuk musim 2026/2027.

Bergabungnya Megawati dengan Hyundai Hillstate sendiri sempat penuh drama. Perubahan sistem kuota Asia menjadi sistem agen bebas membuat banyak klub tertarik merekrutnya. Namun riwayat cedera lutut Mega sempat membuat beberapa tim ragu.

Hyundai Hillstate akhirnya menjadi klub yang paling serius. Kang Sung-hyung bahkan terbang langsung ke Indonesia untuk memantau kondisi Megawati secara detail sebelum kontrak disepakati.

“Saya tidak melihat adanya masalah besar pada kondisi fisik Megawati. Lebih dari itu, saya melihat tekad yang sangat kuat dari pemain ini untuk kembali ke V-League,” ujar Kang Sung-hyung.

Megawati pun menyambut antusias kesempatan tersebut.

“Saya sangat berterima kasih kepada Hyundai Hillstate karena telah memilih saya,” ucap Megawati.

Dampak kedatangan Megawati langsung terasa. Popularitas media sosial Hyundai Hillstate disebut melonjak hampir sepuluh kali lipat setelah pengumuman transfer sang bintang asal Indonesia.

Kini, publik tinggal menunggu duel panas antara Megawati Hangestri melawan Vanja Bukilic di Liga Voli Korea musim depan. 

Dari sahabat menjadi rival, persaingan dua mantan bintang Red Sparks ini diprediksi menjadi salah satu cerita paling menarik di V-League 2026/2027. (udn)


 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT