News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Para Penantang Gianni Infantino Jelang Pilpres FIFA 2027, Terakhir Orang Dekat Presiden

Kursi Gianni Infantino digoyang menjelang Pemilihan Presiden atau Pilpres FIFA yang digelar pada 18 Maret 2027 di Rabat, Maroko.
Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:31 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Berbagai Polemik Piala Dunia 2026 Kami Mencoba Menyelesaikan Semuanya
Sumber :
  • instagram Gianni Infantino

Jakarta, tvOnenews – Kursi Gianni Infantino digoyang menjelang Pemilihan Presiden atau Pilpres FIFA yang digelar pada 18 Maret 2027 di Rabat, Maroko.

Pria berkepala plontos itu memastikan diri kembali maju untuk mempertahankan jabatan. Namun, posisinya mendapat sorotan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia disorot setelah FIFA resmi membatalkan proyek FIFA Forward Enterprise (FFE) pada 1 Agustus 2026, sebuah anak perusahaan komersial yang semula dirancang mengelola hak komersial dan operasional turnamen, termasuk Piala Dunia.

Gianni Infantino lalu menghadapi tekanan untuk mundur dari jabatan Presiden FIFA setelah rencananya menjual sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta memicu kontroversi.

Apabila tidak lengser dalam beberapa pekan atau bulan ke depan, masa jabatannya tetap akan menjadi sorotan menjelang Pilpres FIFA tahun depan.

Di tengah kritik, muncul figur-figur yang dinilai punya kapasitas sebagai alternatif. Berdasarkan laporan BBC Sport dan The Sun, sejumlah nama disebut memiliki pengaruh, pengalaman, dan jaringan politik yang cukup kuat untuk bersaing pada Pilpres FIFA mendatang.

Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa

Presiden AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia), Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, masuk dalam daftar tokoh yang dinilai berpeluang maju. Pemimpin asal Bahrain itu kembali terpilih tanpa lawan untuk masa jabatan keempat hingga 2027.

Selama memimpin AFC, ia mendorong restrukturisasi besar kompetisi Asia. Liga Champions Elite, Liga Champions Dua, Liga Challenge, hingga Liga Champions Wanita menjadi bagian dari perubahan tersebut. Secara politik, Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa beberapa kali mengambil posisi berbeda dengan Gianni Infantino.

Ia menandatangani kritik terhadap tata kelola FIFA dan menolak sejumlah gagasan kontroversial, termasuk usulan Piala Dunia 64 tim. Dengan dukungan dari 46 anggota AFC, modal politiknya dinilai besar apabila memutuskan maju.

Nasser Al-Khelaifi

Ketua Asosiasi Klub Sepak Bola Eropa (ECA) dan Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi, juga muncul sebagai kandidat potensial. Pengaruhnya di Benua Biru terus meningkat.

Di bawah kepemimpinannya, ECA berkembang pesat dengan jumlah anggota melampaui 800 klub. Langkah ini memperkuat posisi ECA sebagai pemangku kepentingan penting dalam ekosistem sepak bola global.

Secara politik, Nasser Al-Khelaifi dinilai memiliki kapasitas menantang Gianni Infantino. Namun, berbagai laporan menyebut pengusaha asal Qatar tersebut tidak memiliki keinginan untuk mencalonkan diri.

Victor Montagliani

Presiden Concacaf, Victor Montagliani, merupakan calon berikutnya yang siap menantang Gianni Infantino. Ia memulai jejaknya di Canada Soccer sebelum terpilih memimpin konfederasi Amerika Utara, Tengah, dan Karibia pada 2016.

Montagliani memainkan peran penting dalam persiapan Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di tiga negara. Pengalamannya mengelola proyek berskala besar menjadi nilai tambah menjelang Pilpres FIFA 2027.

Kemampuan diplomasi menjadi salah satu kekuatannya. Pria yang menguasai empat bahasa ini dikenal aktif membangun komunikasi dengan anggota Concacaf saat mencalonkan diri sebagai presiden konfederasi.

Aleksander Ceferin

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, menjadi satu di antara nama yang paling sering disebut sebagai kandidat potensial. Selama beberapa tahun terakhir, dirinya beberapa kali berselisih dengan FIFA dalam sejumlah isu penting.

Ia juga menyuarakan kritik terhadap FIFA, termasuk terkait keputusan pembatalan kartu merah Folarin Balogun. Aleksander Ceferin bahkan tidak menghadiri final Piala Dunia 2026, meski Timnas Spanyol tampil pada laga tersebut.

Kendati disebut nyaman memimpin UEFA sejak 2016 dan diperkirakan akan melanjutkan masa jabatan ketiganya hingga 2031, dirinya dikabarkan bersedia maju apabila memang dibutuhkan dan tidak ada kandidat lain.

Selain itu, ada dua kandidat dari internal FIFA.

Mattias Grafstrom

Ia menjadi nama lain dalam bursa calon potensial. Sekretaris Jenderal FIFA itu mulai menjabat pada Mei 2024 dan kini menjadi salah satu sosok paling berpengaruh dalam struktur organisasi.

Mattias Grafstrom merupakan orang kepercayaan Gianni Infantino sejak 2016. Ia sebelumnya bertugas sebagai kepala staf sebelum naik menjadi Sekretaris Jenderal, dan kerap tampil dalam agenda resmi FIFA, termasuk Piala Dunia. Pengalamannya mengelola operasional membuatnya memahami dinamika internal organisasi.

Namun, peluangnya dinilai tidak mudah karena kedekatannya dengan Infantino serta munculnya pandangan bahwa Presiden FIFA berikutnya sebaiknya berasal dari luar Eropa. Hal ini dapat menjadi tantangan apabila ia memutuskan maju pada Kongres FIFA ke-77 di Rabat, Maroko.

Arsene Wenger

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Manajer Arsenal, Arsene Wenger, juga masuk daftar nama yang berpotensi menjadi kandidat. Saat ini, dirinya menjabat sebagai Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA.

Selama berada di FIFA, ia beberapa kali mengemukakan usulan perubahan aturan permainan. Dengan pengalaman panjang di dunia sepak bola serta posisinya di FIFA, Arsene Wenger dinilai memiliki peluang apabila mendapat dukungan yang cukup.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING
NEWS
Kapolda Banten Belum Bisa Pastikan Nasib Korban Lain Usai Salah Satu ABK Kapal 5 Jurnalis Teridentifikasi DNA

Kapolda Banten Belum Bisa Pastikan Nasib Korban Lain Usai Salah Satu ABK Kapal 5 Jurnalis Teridentifikasi DNA

Kapolda Banten Irjen Hengki belum bisa memastikan kondisi dan keberadaan jenazah lain setelah Surachman teridentifikasi melalui tes DNA.
Jonathan Khemdee Batal Ikut FIFA ASEAN Cup 2026, Thailand Kehilangan sang Bek Tengah Hampir Setahun

Jonathan Khemdee Batal Ikut FIFA ASEAN Cup 2026, Thailand Kehilangan sang Bek Tengah Hampir Setahun

Bek tengah Timnas Thailand, Jonathan Khemdee, batal mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Dia mengalami cedera dan harus menepi selama delapan bulan.
Hasil Asian Games 2026: Finis Di Peringkat ke-16, Nadia Aisha Gagal Menembus Babak Final 100 meter Gaya Kupu-kupu Putri

Hasil Asian Games 2026: Finis Di Peringkat ke-16, Nadia Aisha Gagal Menembus Babak Final 100 meter Gaya Kupu-kupu Putri

Hasil Asian Games 2026 cabang olahraga renang di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri yang baru saja menyelelsaikan babak penyisihan, pada Rabu 23 September.
Media Vietnam Soroti Ekspresi Lesu Kim Sang-sik saat Berangkat ke Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Media Vietnam Soroti Ekspresi Lesu Kim Sang-sik saat Berangkat ke Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Media Vietnam menyoroti ekspresi lesu Kim Sang-sik saat hendak berangkat ke Jakarta untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Vietnam berangkat dengan kehilangan amunisi berharganya.
IMC Dukung Komisi III DPR Rampungkan RUU Perampasan Aset

IMC Dukung Komisi III DPR Rampungkan RUU Perampasan Aset

IMC ingin RUU Perampasan Aset dibangun jadi sistem hukum yang mampu menelusuri dan membuktikan setiap aset yang dicurigai.
5 Alasan Kevin Diks Layak Jadi Kapten Baru Timnas Indonesia Menggantikan Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup 2026, Nomor 1 Krusial

5 Alasan Kevin Diks Layak Jadi Kapten Baru Timnas Indonesia Menggantikan Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup 2026, Nomor 1 Krusial

Kevin Diks resmi jadi kapten Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Pengalaman di Eropa hingga peran di lini belakang jadi alasan utamanya. di turnamen ini.

Trending

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Pevoli China, Zhong Hui yang menggantikan Megawati Hangestri sebagai pemain Asia di Red Sparks, mendapatkan banyak dukungan dari volimania jelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026-2027.
Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Kurang lebih setahun dijaga oleh Ko Hee-jin, kini nomor punggung 8 milik Megawati Hangestri di Red Sparks secara resmi diberikan kepada pemain lain musim depan.
Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, merasa cukup beruntung dengan kembalinya para pemain diaspora ke skuadnya. Meski begitu, Jay Idzes dan Dony Tri Pamungkas gagal tampil akibat cedera.
Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Inilah kumpulan fakta dari kasus Savanna Azzahra atau Anne, gadis yang kakaknya akui berselingkuh dengan calon suaminya hanya H-3 sebelum prosesi pernikahan.
Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Video mesum a day in my life berseliweran di medsos, dengan banyak potongan pendek video. Namun hal ini masih menunggu keterangan selanjutnya dari Kepolisian.
Hillstate Harus Bayar Rp7 Miliar Per Musim Hanya untuk Duetkan Jordan Wilson dan Megawati Hangestri? Ini Detailnya

Hillstate Harus Bayar Rp7 Miliar Per Musim Hanya untuk Duetkan Jordan Wilson dan Megawati Hangestri? Ini Detailnya

Kurang lebih Rp7 miliar dana yang harus dikeluarkan Hyundai Hillstate pada musim depan demi menduetkan Megawati Hangestri dengan Jordan Wilson di V-League.
Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan sesama jenis yang membuat video mesum bertajuk “A Day in My Life” ternyata menjalin hubungan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT