News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Atletik Putri DIY Berjaya, Sumbang Medali Emas Cabor Jalan Cepat PON Papua

Perhelatan PON XX 2021 Papua, atlet putri yang cabor jalan cepat kelas 20.000 meter, Indah Lupita Sari berhasil menyumbang medali emas untuk kontingen DIY.
Senin, 11 Oktober 2021 - 08:41 WIB
Indah Lupita Sari berhasil menyumbang medali emas untuk kontingen DIY di PON XX Papua
Sumber :
  • Tim tvOne - Lucas Didit

Gunungkidul, DIY-Kabar membanggakan kembali datang dari perhelatan PON XX 2021 Papua. Atlet putri yang berlaga pada Cabor Jalan cepat kelas 20.000 meter, Indah Lupita Sari berhasil menyumbang medali emas untuk kontingen DIY.

Medali emas yang disumbangkan oleh Indah Lupita Sari, melengkapi kebanggaan publik Gunungkidul, setelah sebelumnya, Bayu Prasetya meraih medali perak pada Cabor yang sama. Indah dan Bayu adalah atlet putra daerah Gunungkidul yang tergabung di kontingen DIY.

Indah Lupita Sari, perempuan 25 tahun ini adalah  warga Padukuhan Logandeng, Kalurahan Logandeng , Kapanewon Playen, Gunungkidul, Yogyakarta. Dia berlaga pada Cabor atletik Jalan cepat di kelas 20.000 meter.

Saat dihubungi media, Indah menceritakan perjuangannya yang telah berbuah manis. Indah mengaku, lawan lawan yang harus dihadapi di lintasan Jalan cepat adalah kompetitor kompetitor yang tangguh.

"Perjuangan yang exstra,  rata-rata mereka memiliki performa bagus," terang Indah, Senin (11/10/2021).

Di lintasan panjang ini, Indah menyentuh garis finish dalam waktu 1 jam 54 menit. Keringat dan perjuangan atlet yang sempat vakum dari arena perlombaan selama tiga tahun ini akhirnya behasil menyumbang medali emas untuk kontingen DIY.

"Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur kepada Tuhan bisa mempersembahkan yang terbaik untuk tim DIY, orang tua, keluarga, dan pelatih saya, dan untuk nama harum daerah Gunungkidul," kata Indah.

Menurutnya, keikutsertaannya dalam arena PON ini, adalah yang pertama kalinya, untuk itu ia mengaku persiapan yang dilakukan juga semaksimal mungkin, walau memangnbanyak kendala yang harus ia hadapi di masa Pandemi.

"Saya sempat vakum dari arena lintasan hampir tiga tahun, PON Papua ini adalah yang pertama bagi saya, dan saya bisa langsung menyabet medali emas, ini sangat membahagiakan," lanjutnya.

Bagi Indah, dunia atletik memang bukan hal yang baru, dia mulai menunjukan bakatnya sejak Sekolah Dasar. Di awal kariernya dulu dia adalah atlet  nomor lari jarak menengah dan jauh.

"Saya mulai dari perlombaan Pra PON 2019 di Jawa Timur Open pada Maret 2019 dan berhasil mendapat posisi kedua. Kemudian Pra PON di Kejurnas Cibinong Agustus 2019 mendapatkan Posisi pertama," lanjutnya.

Atlet 25 tahun lulusan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini mengaku bahwa dia pertama kali dilatih Tupar, pelatih atletik legendaris dari Gunungkidul.

"Saat kelas 2 SMP, oleh pelatih saya mulai di spesialisakan di nomor jalan cepat," paparnya.

Mulai saat itu, berbagai kompetisi telah dia ikuti, mulai dari  kejurnas remaja, Yunior, bahkan Senior. Banyak sudah thropy dan medali yang dia koleksi.

"Terima kasih untuk do'a seluruh masyarakat Gunungkidul, saya bisa mempersembahkan yang terbaik," pungkasnya dengan gembira. (Lucas Didit/Buz)

 
 
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prihatin Tragedi Tabrakan Maut di Bekasi Timur, Ketua DPR Desak Sistem Keselamatan KRL Harus Diperbaiki Total

Prihatin Tragedi Tabrakan Maut di Bekasi Timur, Ketua DPR Desak Sistem Keselamatan KRL Harus Diperbaiki Total

Puan Maharani menegaskan bahwa insiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur harus menjadi alarm bagi pemerintah dan operator untuk segera membenahi sistem keamanan perkeretaapian.
‎Pantas Saja Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Ternyata Begini Aksi Eksel Runtukahu bersama Persija Jakarta

‎Pantas Saja Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Ternyata Begini Aksi Eksel Runtukahu bersama Persija Jakarta

Eksel Runtukahu mencuri perhatian John Herdman usai tampil tajam bersama Persija. Striker lokal ini dipanggil Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026.
Update Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur: 15 Orang Meninggal Dunia

Update Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur: 15 Orang Meninggal Dunia

Korban meninggal dunia kecelakaan kereta api KA Argo Bromo Anggrek 4 rute Gambir - Surabaya Pasarturi dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah. Saat ini terdata sebanyak 15 orang dinyatakan meninggal dunia
Harapan Keluarga Belum Padam, Karyawan Kompas TV Masih Hilang Usai Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

Harapan Keluarga Belum Padam, Karyawan Kompas TV Masih Hilang Usai Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

Karyawan Kompas TV hilang usai kecelakaan KRL di Bekasi Timur. Keluarga masih mencari, harap bantuan masyarakat temukan Nur Ainia.
Kemenkes Turun Tangan soal Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, Siapkan Investigasi hingga Sanksi Berjenjang

Kemenkes Turun Tangan soal Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, Siapkan Investigasi hingga Sanksi Berjenjang

Kemenkes menyiapkan sejumlah langkah strategis yang menyasar langsung akar persoalan dugaan malapraktik yang menimpa seorang pasien di RS Muhammadiyah Medan.
Bung Ropan Bersyukur Oman Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Bersyukur Oman Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bersyukur Timnas Indonesia bisa berhadapan dengan Oman dalam FIFA Matchday Juni 2026. Ada keuntungan besar yang bisa diraih jika menang lawan Oman.

Trending

Netizen Berbondong-bondong Semprot Taksi Green SM dan Sebut Jadi Penyebab Kecelakaan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur: Boikot!

Netizen Berbondong-bondong Semprot Taksi Green SM dan Sebut Jadi Penyebab Kecelakaan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur: Boikot!

Detik-detik KRL menabrak taksi Green SM terekam jelas dan beredar luas di media sosial. Netizen yang geram pun ramai-ramai langsung memberikan komentar negatif.
Taksi Green SM Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pemicu Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Taksi Green SM Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pemicu Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Terjadi insiden kecelakaan maut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Taksi Green SM berikan klarifikasi
Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia, Rafael Struick Kini Benar-benar Fokus Bikin Konten di YouTube

Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia, Rafael Struick Kini Benar-benar Fokus Bikin Konten di YouTube

Belum dapat panggilan lagi dari Timnas Indonesia setelah dilatih John Herdman, striker Dewa United Rafael Struick pilih fokuskan perhatian terhadap YouTube-nya.
Bung Ropan Sebut John Herdman Sia-sia Panggil Thom Haye dan Shayne Pattynama ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Sebut John Herdman Sia-sia Panggil Thom Haye dan Shayne Pattynama ke TC Timnas Indonesia

Menurut Bung Ropan, Thom Haye dan Shayne Pattynama tidak bisa bermain untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 sekalipun dipilih John Herdman ikut TC.
Kabar Zico Soree, Striker Keturunan Mojokerto di Eropa yang Pernah Berseragam Timnas Indonesia Era STY: Kini Jadi Mesin Gol Kasta 4 Belanda

Kabar Zico Soree, Striker Keturunan Mojokerto di Eropa yang Pernah Berseragam Timnas Indonesia Era STY: Kini Jadi Mesin Gol Kasta 4 Belanda

Kabar Zico Soree, penyerang keturunan Mojokerto yang menjelma jadi mesin gol kasta keempat Liga Belanda. Tampil bersama DVS '33 Ermelo, ia mencuri perhatian.
Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Tabrakan antara KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur seolah membuka kembali luka lama dalam sejarah kelam perkeretaapian tanah air lebih dari 1 dekade lalu.
Penumpang Ceritakan Detik-Detik KRL Diseruduk KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur

Penumpang Ceritakan Detik-Detik KRL Diseruduk KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur

Munir, penumpang yang berhasil menyelamatkan diri dari kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4), membeberkan kronologi peristiwa mencekam tersebut. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT