News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rebut Medali Emas Soft Tennis, Dwi Rahayu Kenang Memori 12 Tahun Silam

Dwi Rahayu Pitri merasa seperti melakukan flash back saat ia berhasil memenangi medali emas soft tennis tunggal putri SEA Games 2023, karena ia sempat memenangi
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 12 Mei 2023 - 07:37 WIB
Raih medali emas soft tennis SEA Games 2023, Dwi Rahayu seperti Flash Back
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Agung Rajasa

Jakarta, tvOnenews.com - Atlet soft tennis Indonesia, Dwi Rahayu Pitri, merasa seperti melakukan flash back saat ia berhasil memenangi medali emas soft tennis tunggal putri SEA Games 2023

Sebab, Dwi sempat memenangi medali yang sama pada ajang SEA Games 12 tahun silam.
 
Dwi Rahayu memastikan diri meraih medali emas setelah menaklukkan wakil Filipina Noelle Nikki Zoleta, dengan kemenangan tiebreak 7-4, setelah sebelumnya sempat tertinggal 1-3 pada Rabu (10/5).
 
"Ini tuh kayak flash back aja gitu ke SEA Games 2011 kemarin. Kayak terakhir naik podium tengah, sekarang sudah punya anak satu, udah berkeluarga, eh masih bisa. Bangga aja gitu buat diri sendiri," kata Dwi saat ditemui usai upacara penyambutan atlet SEA Games di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis malam.
 
Ini merupakan kedua kalinya Dwi mengikuti SEA Games, setelah sebelumnya berpartisipasi pada SEA Games 2011. Saat itu ia sukses membawa pulang tiga medali, yakni satu medali emas dari nomor beregu putri, satu medali perak dari ganda putri, dan satu medali perunggu nomor tunggal putri. Terakhir kali ia memenangi medali di ajang multi event internasional adalah pada Asian Games 2018 saat memenangi medali perunggu dari nomor tunggal putri.
 
Prestasi ini pun semakin terasa indah bagi Dwi, yang selama mengikuti pelatihan khusus untuk SEA Games harus sering berpisah dengan anaknya yang baru berusia tiga tahun.
 
"Maksudnya ninggalin itu aku berangkat pagi, jadi kadang dia masih tidur, aku tinggalin gitu kan. Sebenarnya kita ada base camp di Puri TCnya, cuma karena rumah aku di sini dan punya anak jadi bolak-balik," ujar istri pelatih soft tennis putra Prima Simpati Aji.
 
Meski soft tennis sudah terbukti mampu mengukir prestasi di SEA Games 2023, yakni dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu, Dwi merasa persiapan dan kompetisi bagi para atlet soft tennis masih kurang. Ia pun berharap pertandingan sotf tennis akan dapat diperbanyak pada masa yang akan datang.
 
"Kita tuh tandingnya kurang banget tahun ini. Merasa kurang banget kan. Kita lihat kemarin (tim) Filipina, itu benar-benar jam terbangnya lebih banyak. Jadi mereka jelang seminggu sebelum SEA Games kemarin, mereka baru pulang TC dari Korea. Kita batal waktu itu. Sebenarnya kita ikut juga TC ke Korea cuma batal," pungkas Dwi. (ant/mir)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin mengungkap kronologi dugaan penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, serta illegal access ke Presiden Prabowo
Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan perempuan berinisial ANW terhadap putra Ruben Onsu, Betrand Peto masih menjadi perhatian publik. Begini kabarnya.
Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Kehadiran penjual asing di sektor ini dikhawatirkan mengganggu mata pencaharian warga setempat yang menggantungkan hidup dari usaha berjualan peci.
Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Sejumlah pertandingan I League Cup 2026/2027 menghadirkan hasil mengejutkan pada laga perdana, Selasa (03/11/2026). Persija harus bermain imbang kontra PSMS.
BREAKING
NEWS
Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri langsung melakukan penahanan terhadap tiga tersangka diduga melakukan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik terhadap ponsel Presiden Prabowo -
Saga Transfer AC Milan Dimulai, Gerry Cardinale Bakal Agresif dan Bidik Pemain Baru di Setiap Lini

Saga Transfer AC Milan Dimulai, Gerry Cardinale Bakal Agresif dan Bidik Pemain Baru di Setiap Lini

AC Milan mulai menyusun rencana besar untuk memperkuat skuad pada bursa transfer Januari 2027. Gerry Cardinale memastikan Rossoneri bakal bergerak agresif.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT