GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

WTA Ancam Tarik Turnamen Dari China Atas Hilangnya Bintang Tenis Peng Shuai

Kemarahan dunia atas hilangnya bintang tenis China Peng Shuai membesar manakala Asosiasi Tenis Putri (WTA) mengancam akan menarik turnamen dari China, sedangkan yang saat bersamaan Gedung Putih meminta Beijing membuktikan petenis putri itu aman.
Sabtu, 20 November 2021 - 04:54 WIB
WTA ancam batalkan turnamen di China akibat kasus Peng Shuai
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOne

Kemarahan dunia atas hilangnya bintang tenis China Peng Shuai membesar manakala Asosiasi Tenis Putri (WTA) mengancam akan menarik turnamen dari China, sedangkan yang saat bersamaan Gedung Putih meminta Beijing membuktikan petenis putri itu aman.

Peng yang mantan pemain ganda nomor satu dunia ganda tak terlihat atau terdengar lagi sejak dia mengatakan dalam media sosial China pada 2 November bahwa mantan wakil perdana menteri Zhang Gaoli telah memaksanya berhubungan seks dan mereka kemudian memiliki hubungan suka sama suka.

Baik Zhang maupun pemerintah China tidak mengomentari tuduhan itu. Postingan media sosial Peng segera dihapus dan topik tersebut diblokir dari diskusi internet China yang sangat disensor.

Kalangan tenis global semakin mengkhawatirkan keselamatan dan keberadaan Peng sejak dia menyamaikan tuduhan itu dan bahwa WTA menyerukan penyelidikan.

Beberapa pemain tenis top dunia seperti Serena Williams dan Naomi Osaka, serta Komite Olimpiade Jerman, sudah mencuitkan #WhereIsPengShuai.

Gedung Putih pada Jumat meminta pemerintah China memberikan "bukti independen dan terverifikasi" tentang keberadaan dan keselamatan Peng.

"Kami sangat prihatin dengan laporan Peng Shuai tampaknya hilang setelah menuduh mantan pejabat senior [Republik Rakyat China] telah melakukan serangan seksual," kata juru bicara Gedung Putih Jen Psaki seperti dikutip Reuters, Sabtu.

Masalah ini muncul ketika China bersiap menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin di Beijing pada Februari tahun depan di tengah seruan boikot dari kelompok hak asasi global dan lainnya akibat catatan hak asasi manusia China.

Komite Olimpiade Internasional menolak mengomentari masalah Peng, dengan mengatakan pihaknya percaya "diplomasi diam-diam" menawarkan kesempatan terbaik untuk hadirnya sebuah solusi.

Liz Throssell, juru bicara hak asasi manusia PBB, meminta bukti keberadaan dan keselamatan petenis itu serta penyelidikan transparan atas tuduhan yang diajukan petenis ini.

Kepala Eksekutif WTA Steve Simon mengatakan kepada CNN dan media AS lainnya bahwa tur ini akan mempertimbangkan menarik turnamen senilai puluhan juta dolar dari China.

Simon mengatakan WTA berada "di persimpangan jalan" dengan China.

"Kami terus meminta bukti independen dan terverifikasi bahwa Peng Shuai aman dan bahwa tuduhan penyerangan seksualnya diselidiki sepenuhnya, adil dan tanpa sensor. Jika tidak, WTA siap melakukan apa yang benar," tandas Simon.

Hu Xijin, editor Global Times, menanggapi komentar Simon itu dengan mengatakan "jangan menggunakan nada paksaan ketika mengungkapkan keprihatinan apa pun kepada China."

"Mungkin Anda melakukannya karena niat baik. Tapi Anda harus memahami China, termasuk memahami bagaimana sistem yang Anda tidak suka sebenarnya telah mempromosikan hak-hak 1,4 miliar orang China," kata Hu, yang surat kabarnya diterbitkan oleh Harian Rakyat China yang merupakan corong Partai Komunis China.

WTA mengatakan tidak mau menanggapi cuitan Hu. (Ant/Jeg)

Halaman Selanjutnya :

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Tegaskan Milangkala Tatar Sunda Bukan Upaya Pergantian Nama Provinsi

Pemprov Jabar Tegaskan Milangkala Tatar Sunda Bukan Upaya Pergantian Nama Provinsi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengklarifikasi kabar yang beredar di media sosial mengenai isu pergantian nama provinsi. 
Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Film dokumenter 'Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita' tengah menjadi sorotan hangat publik dengan berbagai kontroversinya.
Tren Penikmat Meningkat, Jurnalis Ikut Pelatihan Pembuatan dan Usaha Kopi

Tren Penikmat Meningkat, Jurnalis Ikut Pelatihan Pembuatan dan Usaha Kopi

Usaha kopi rumahan hingga gerai sederhana kini semakin mudah ditemui dan mampu menjangkau pasar di tingkat lokal.
Setelah Adam Alis, Marc Klok Kini Kasih Bonus untuk Julio Cesar Usai Cetak Gol Kemenangan bagi Persib Bandung

Setelah Adam Alis, Marc Klok Kini Kasih Bonus untuk Julio Cesar Usai Cetak Gol Kemenangan bagi Persib Bandung

Kapten Persib Bandung Marc Klok jawab spekulasi Bobotoh yang bilang jika dirinya akan kasih bonus ke Julio Cesar yang cetak gol kemenangan atas PSM Makassar.
Seusai Banding, Nasib Ibrahim Arief Kini di Tangan PT: Segera Ditahan atau Tetap Bebas?

Seusai Banding, Nasib Ibrahim Arief Kini di Tangan PT: Segera Ditahan atau Tetap Bebas?

Penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menyeret Ibrahim Arief alias Ibam kini memasuki babak baru.
Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Pandangan masyarakat terhadap benda-benda bersejarah yang sering dianggap keramat atau mistis kini ingin diubah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 

Trending

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
Dedi Mulyadi Kena Semprot DPRD! Perayaan Milangkala Tatar Sunda Disebut Tak Sesuai Sejarah, Pemprov Jabar Diminta Tanggung Jawab

Dedi Mulyadi Kena Semprot DPRD! Perayaan Milangkala Tatar Sunda Disebut Tak Sesuai Sejarah, Pemprov Jabar Diminta Tanggung Jawab

Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi terkait perayaan Milangkala Tatar Sunda menuai kritik pedas dari parlemen. 
Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Film dokumenter 'Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita' tengah menjadi sorotan hangat publik dengan berbagai kontroversinya.
Suporter PSM Makassar Invasi Lapangan Stadion Gelora BJ Habibie, Pemain Persib Bandung Kena Tendang

Suporter PSM Makassar Invasi Lapangan Stadion Gelora BJ Habibie, Pemain Persib Bandung Kena Tendang

Pemain Persib Bandung kena tendangan suporter PSM Makassar yang menginvasi lapangan Stadion Gelora BJ Habibie buntut kekecewaan timnya kalah di pekan ke-33.
Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Pandangan masyarakat terhadap benda-benda bersejarah yang sering dianggap keramat atau mistis kini ingin diubah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT