GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri Awalnya Ragu Gabung Red Sparks, tapi Sosok Inilah yang Meyakinkan Megatron untuk Berangkat ke Liga Korea

Pevoli putri Timnas Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi mengungkapkan bahwa ada salah satu sosok penting yang mendorong dia untuk berkarier di Liga Korea.
Senin, 4 Maret 2024 - 13:01 WIB
Megawati Hangestri bersama kedua orang tuanya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi mengakui bahwa dirinya sempat ragu untuk berkarier di Liga Korea bersama tim Red Sparks.

Namun, sosok inilah yang pada akhirnya meyakinkan Megawati Hangestri untuk berangkat ke Liga Korea dan menuai kesuksesan disana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megawati Hangestri bergabung ke Red Sparks dengan status sebagai pemain asing Asian Draft Quarter yang baru diberlakukan di Liga Korea pada musim ini.

Pevoli asal Indonesia itu dikontrak oleh Red Sparks selama satu musim atau sembilan bulan dan bakal berakhir pada April 2024 mendatang.

Kehadiran Megawati Hangestri langsung memberikan dampak positif bukan hanya bagi Red Sparks, tetapi juga untuk olahraga voli Korea.

Di Red Sparks, Megawati Hangestri sukses mengantarkan mereka lolos ke play-off musim semi setelah unggul delapan poin dari peringkat keempat V-League 2023-2024.

tvonenews

Ini menjadi pencapaian terbaik untuk Red Sparks dalam tujuh tahun terakhir setelah merasakan hal serupa pada Liga Korea edisi 2016-2017.

Tidak hanya itu, Megawati Hangestri juga berperan penting dalam rentetan positif Red Sparks yang telah memenangi enam pertandingan berturut-turut.

Red Sparks bahkan hanya kalah satu kali dalam sembilan pertandingan terakhir sejak mereka bertanding di putaran kelima Liga Korea.

Di sisi lain, Megawati Hangestri juga memiliki pencapaian pribadi yakni berada di jajaran teratas pencetak angka terbanyak Liga Korea musim ini dengan 705 poin dari 33 pertandingan.

Sementara itu, kehadiran Megawati Hangestri di V-League 2023-2024 membuat olahraga voli Korea Selatan semakin dikenal banyak orang termasuk dari Indonesia.

Bahkan jumlah pengikut di akun media sosial Federasi Voli Korea (KOVO) dan Red Sparks langsung meningkat drastis sejak Megawati Hangestri berada disana.

Meski demikian, ternyata ada sosok penting dibalik keberhasilan karier Megawati Hangestri Pertiwi di Liga Korea musim ini bersama tim Red Sparks.

Dalam sebuah wawancara, Megawati Hangestri mengungkapkan bahwa awalnya dia sempat ragu ketika mendapat tawaran untuk bermain di Liga Korea.

Ketika itu, Megawati Hangestri ditawari oleh sang agen untuk mencoba daftar di Asian Draft Quarter yang baru pertama kali diselenggarakan oleh KOVO.

Restu dari sang mama membuat Megawati Hangestri berkarier di Liga Korea (Source: Instagram)

Megawati Hangestri sempat merasa pesimis ketika itu karena pesaingnya berasal dari negara dengan kultur olahraga voli yang kuat seperti Jepang dan Thailand. 

Selain itu, pertimbangan karena ibundanya tinggal sendirian apabila Megawati Hangestri pergi ke Korea juga menjadi keraguan bagi dirinya.

“Awalnya ragu kayak lama terus harus ninggalin mama sendirian gitu kan. Terus akhirnya komunikasi sama mama gimana enaknya,” kata Mega dilansir dari SPO TV.

Pada akhirnya, Megawati Hangestri dipilih oleh Red Sparks sebagai pemain asing Asia dan berkat restu dari sang ibu membuat Mega memutuskan untuk berkarier di Liga Korea.

“Terus mama akhirnya mengizinkan. Ya udah enggak apa-apa cari pengalaman di luar kayak gitu kan coba,” ujarnya.

“Kan ini negara Asia pertama buat Mega, bukan Asia Tenggara dan benar-benar Asia,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, Megawati Hangestri sebelumnya pernah bermain di Liga Thailand bersama klub Supreme Chonburi dan Liga Vietnam dengan tim Thanh Hoa.

Dalam waktu dekat, Megawati Hangestri akan kembali bertanding saat Red Sparks berhadapan dengan GS Caltex Seoul KIXX pada Kamis (7/3/2024) mendatang. (han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Terhentikan pada Dua Seri Awal F1 2026, Mercedes Waspadai Serangan Politis Para Rival Mereka di Musim Ini

Tak Terhentikan pada Dua Seri Awal F1 2026, Mercedes Waspadai Serangan Politis Para Rival Mereka di Musim Ini

Pada dua race yang sudah berlangsung di F1 2026, Mercedes benar-benar menunjukan dominasinya di era regulasi baru ini.
Jadi Harapan Penyintas Bencana di Bireuen, Pembangunan Huntap Disambut Antusias

Jadi Harapan Penyintas Bencana di Bireuen, Pembangunan Huntap Disambut Antusias

Sebanyak 36.669 unit Huntap diproyeksikan dibangun di tiga provinsi terdampak. Saat ini, sekitar  110 huntap telah rampung dibangun dan 1.359 unit lainnya sedang dalam proses.
Berkali-kali Dihubungi John Herdman, Winger Australia Berdarah Medan Ini Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia?

Berkali-kali Dihubungi John Herdman, Winger Australia Berdarah Medan Ini Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia?

Isu naturalisasi kembali menghangat di Timnas Indonesia. Sosok winger keturunan dari Australia ramai disorot usai akui dikontak berkali-kali oleh John Herdman.
Kanwil Kemenag Jakarta Minta Perbedaan Lebaran 2026 Tak Dipermasalahkan

Kanwil Kemenag Jakarta Minta Perbedaan Lebaran 2026 Tak Dipermasalahkan

Kantor Wilayah Kemenag DKI Jakarta telah melakukan pemantauan hilal untuk menetapkan 1 Syawal 1447 H atau Lebaran 2026.
Komnas HAM Dorong Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Diadili Lewat Pengadilan Umum: TNI Tidak Boleh Menjadi Privilege

Komnas HAM Dorong Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Diadili Lewat Pengadilan Umum: TNI Tidak Boleh Menjadi Privilege

Komnas HAM mendorong agar proses hukum terhadap pelaku penyiraman air keras ke aktivis KontraS Andrie Yunus, dilakukan melalui pengadilan umum.
Kehabisan Bensin di Salatiga, Motor Pemudik Diangkut Polisi ke SPBU Terdekat

Kehabisan Bensin di Salatiga, Motor Pemudik Diangkut Polisi ke SPBU Terdekat

Perjalanan mudik yang mestinya penuh harapan, mendadak berubah menjadi momen menegangkan bagi seorang pemudik asal Brebes.

Trending

Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan jatuhnya 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

Resmi, Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat penetapan awal 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tuntas berlangsung di Arab Saudi.
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Umat Muhammadiyah Rayakan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026

Umat Muhammadiyah Rayakan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan bahwa penetapan 1 Syawal 1447 Hijriyah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 besok.
Media Bulgaria Sebut Tim Top Liga Inggris dan Jerman Manyun Gara-Gara Indonesia: Tidak Ada Jaminan 100 Persen

Media Bulgaria Sebut Tim Top Liga Inggris dan Jerman Manyun Gara-Gara Indonesia: Tidak Ada Jaminan 100 Persen

Media Bulgaria mengungkap bahwa sebuah tim top Liga Inggris dan satu dari kasta kedua Liga Jerman “cemberut” kepada Indonesia. Hal ini beriringan dengan keputusan pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT