News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Kuota Asia, Megawati Hangestri Bakal Ikut Draft Pemain Asing KOVO? Jika Benar Mega Bakal Naik Gaji Sampai...

Megawati Hangestri mungkin akan menjadi pemain yang paling diperebutkan tim-tim di Liga Voli Korea pada program draft KOVO Musim depan.
Jumat, 7 Maret 2025 - 11:31 WIB
Megawati Hangestri dan Ko Hee-jin KOVO di Red Sparks Musim Ini
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Megawati Hangestri mungkin akan menjadi pemain yang paling diperebutkan tim-tim di Liga Voli Korea pada program draft KOVO Musim depan.

Statistik mentereng Megawati Hangestri bersama Red Sparks membuktikan jika dirinya merupakan salah satu pevoli papan atas di Liga Voli Korea musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, sejak dua musim lalu bermain di Liga Voli Korea, pemain berjuluk Megatron itu berhasil membuat performa Red Sparks meningkat.


Megawati Hangestri (sumber: KOVO)

Tak bisa dipungkiri, kehadiran Megawati Hangestri sukses membuat Liga Voli Korea dan Red Sparks menjadi semakin populer.

Maka tak heran jika ada banyak tim V league yang berusaha untuk merekrut Megawati Hangestri musim depan.

Namun, masa depan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea hingga kini masih belum menemui titik terang.

Pasalnya, nama Megawati Hangestri tidak ada didalam daftar pemain yang akan mengikuti draft kuota Asia KOVO musim depan.

Sebagai informasi, Federasi bola voli Korea, KOVO, baru saja menutup pendaftaran untuk seleksi draft Kuota Asia musim 2025 divisi pria dan wanita.


Kolase foto Ko Hee-jin saat Draft Pemain Asing (sumber: tangkapan layar)

Dari 43 nama yang mendaftar draft Kuota Asia KOVO musim depan di sektor putri tidak ada nama Megawati Hangestri.

Megawati Hangestri Daftar Draft Pemain Asing KOVO

Baru-baru ini, beredar kabar jika Megawati Hangestri justru akan mengikuti seleksi draft pemain asing umum Liga Voli Korea, bukan Kuota Asia.

Melansir dari laman YNA, Megawati Hangestri dikabarkan lebih memilih mengikuti draft pemain asing umum KOVO daripada Kuota Asia untuk musim depan.

"Belakangan ini marak perbincangan di dunia bola voli bahwa Mega akan mendaftar draft musim depan sebagai pemain asing umum, bukan pemain kuota Asia," tulis YNA.

Megawati Hangestri di Red Sparks (sumber: KOVO)

Jika Mega benar mengikuti draft pemain asing KOVO, maka dirinya memiliki peluang untuk bisa kembali ke Red Sparks dengan status pemain asing non Asia, meskipun peluangnya sangat kecil.

Karena urutan draft pemain asing menggunakan sistem pengundian probabilitas pemeringkatan yang terbalik.

Sehingga jika klasemen musim ini tidak mengalami perubahan hingga akhir, maka Red Sparks akan berada di urutan keenam pada draft pemain asing. 

Tapi, keuntungan lain jika Megawati Hangestri ikut draft pemain asing maka dirinya akan mendapatkan gaji yang lebih besar.

Bila Mega mendaftar sebagai pemain asing non Asia, maka bayaran maksimal pevoli asal Jember itu akan meningkat menjadi 250 ribu dolar AS atau setara Rp 4 Miliar.

Sedangkan jika Mega menjalani musim ketiganya dengan status pemain Kuota Asia, maka bayaran maksimal yang bisa didapat Megatron berada di kisaran 150 ribu dolar AS atau setara Rp 2,5 Miliar.

Megawati Hangestri kini dihadapkan pada dua pilih untuk menentukan masa depan kariernya di Liga Voli Korea.

KOVO sendiri sebenarnya memberi kesempatan Megawati Hangestri untuk kembali mendaftar draft Kuota Asia musim depan hingga tanggal 10 April 2025 atau sehari sebelum draft berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, masa depan Megawati Hangestri hingga saat ini masih jadi misteri, apakah Megatron akan melanjutkan kariernya di Korea atau mungkin pindah ke negara lain.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Para pemain Timnas Indonesia abroad kembali ke klubnya masing-masing. Walau demikian, skuad yang membawa juara Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 belum tampil di akhir pekan ini. 
Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026 hari ini Sabtu 10 Oktober akan menghadirkan dua agenda penting di Sirkuit Jalanan Marina Bay yakni Sprint Race dan juga kualifikasi.
Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Eks lokalisasi prostitusi Saritem, Kota Bandung, digerebek petugas Polrestabes Bandung, Jumat (9/10/2026) sore. Operasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kapolri sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Antik yang digelar Polda Jawa Barat.
Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara edisi pertama FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dramatis pada Senin (5/10/2026) lalu. 
Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membahas besarnya efek domino kasus bunuh diri berdampak kondisi perasaan dan psikologis 30 orang di lingkungan sekitar korban.
17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

Berikut daftar 17 pemain drama Korea Doctor X: Mafia in White, berlatar medis kedokteran yang dibintangi Kim Ji Won.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT