News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hillstate Malah Inkonsisten, Pelatih Panik Tim Kehilangan Ritme Saat Lawan Red Sparks di Babak Play Off

Pada pertandingan ini, Hillstate yang sudah menurunkan tim inti justru dipermalukan IBK Altos dengan skor akhir 1-3 (23-25, 25-27, 25-19, 18-25). 
Jumat, 14 Maret 2025 - 18:12 WIB
Hillstate Malah Inkonsisten, Pelatih Panik Tim Kehilangan Ritme Saat Lawan Red Sparks di Babak Play Off
Sumber :
  • KOVO

Jakarta, tvOnenews.com - Hyundai E&C Hillstate menelan kekalahan dari IBK Altos pada Kamis (13/3/2025). 

Pada pertandingan ini, Hillstate yang sudah menurunkan tim inti justru dipermalukan IBK Altos dengan skor akhir 1-3 (23-25, 25-27, 25-19, 18-25). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hillstate sudah mulai menurunkan tim intinya, Moma Bassoko, Yang Hyo-jin, Hyang Yeon-joo, Lee Da-hyeon, Kim Da-in dan Jeong Ji-yoon dalam pertandingan tersebut.

Pelatih Kang Sung-hyung mengakui menurunkan tim pelapis menjadi boomerang karena mengganggu stabilitas tim. 

Namun ada risiko besar jika terus memainkan tim inti karena akan menjadi rawan cedera ketika tampil di babak play off akhir Maret nanti. 

"Itu adalah penampilan yang buruk. Lawan bermain dengan baik, tetapi kenyataan kami terungkap. Para pemain harus berjuang lebih keras. Kami tidak akan selalu menjadi tim yang kuat. Kami sering bermain tanpa rasa percaya diri," kata Kang Sung-hyung dikutip dari laman The Spike, Jumat (14/3/2025). 

Dia mengakui tim tak bisa mengembalikan ritme secepat mungkin karena harus ada perkembangan dari tim inti yang sempat diistirahatkan.

Hal ini pun membuat IBK Altos mampu mendominasi pertandingan hingga akhirnya menjadi kekalahan menyakitkan bagi Hillstate yang ingin mempertahankan posisi dua klasemen. 

"Skor meningkat secara bertahap dalam pertarungan. Ini menjadi sulit karena sisi kiri tidak mencetak angka dan Moma serta (Yang) Hyo-jin terekspos. Hyo-jin juga mengalami hari yang mengecewakan, dan tim secara keseluruhan tidak stabil dalam sentuhan bola," katanya menegaskan.

"(Kim) Da-in tidak stabil hari ini karena ia tidak melakukan lemparan yang baik," katanya. 

Belum selesai dengan masalah tim belum stabil, pelatih Kang masih punya pekerjaan baru untuk mengisi posisi antara Moma Bassoko dan Hwang Yeon-ju di babak play off melawan Red Sparks nanti. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya pikir MoMa dalam kondisi bagus hingga latihan kemarin, tetapi dia tidak mencetak gol di momen penting. Jika itu tidak berhasil, saya harus mempertimbangkan untuk memasukkan (Hwang) Yeon-ju," katanya. 

"Jika Yeon-ju disertakan, kedua tim akan lebih cepat, sehingga memudahkan setter untuk melempar bola," tutup pelatih Kang. (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT