News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri Membuat Warga Korea Selatan Sadar tentang Peran Pemain Kuota Asia: Dulu Saya Membenci, tapi Megatron...

Bukan karena skill semata, Megawati Hangestri juga berhasil membuat warga Korea Selatan tersadar akan pentingnya peran pemain kuota Asia dalam Liga Voli Korea.
Selasa, 18 Maret 2025 - 16:13 WIB
Aksi spike Megawati Hangestri dalam pertandingan Red Sparks vs Hyundai Hillstate.
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Kehadiran Megawati Hangestri bukan hanya membawa berkah bagi Red Sparks dan segala pencapaiannya membawa tim berjuluk Red Force itu melaju ke babak playoff selama dua musim beruntun.

Lebih dari itu, pevoli asal Jember itu bisa membuat warga Korea Selatan tersadar akan peran penting pemain kuota Asia di gelaran V-League atau Liga Voli Korea 2024-2025.

Pasalnya, sebelum KOVO menerapkan memberikan kesempatan pemain asing dan pemain Asia dalm draft KOVO dua musim ini, banyak fans dan warga Korea Selatan dengan keras menolak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga akhirnya kedatangan Megatron merubah segalanya, popularitas dan jiwan kompetitif dari masing-masing klub, tak hanya didominasi tim besar saja. Tetapi merata pemain asing dan Asia di setiap tim.

Megawati Hangestri bersama pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin.
Megawati Hangestri bersama pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin.
Sumber :
  • KOVO

 

Sementara itu, Megawati Hangestri berhasil menjadi pahlawan kemenangan bagi Jung Kwan Jang Red Sparks di putaran keenam Liga Voli Korea 2024-2025.

Setelah dua kekalahan beruntun menyakitkan, Red Sparks akhirnya bangkit dan meraih kemenangan atas AI Peppers.

Pasukan Ko Hee-jin mencuri poin sekaligus mengalahkan AI Peppers dengan skor telak 3-0 (27-25, 25-17, dan 25-19).

Kemenangan Megawati Hangestri Cs ini sekaligus mengklaim kembali peringkat kedua klasemen sementara V-League dari Hyundai Hillstate.

Sang juara bertahan V-League, Hyundai Hillstate harus puas turun di peringkat ketiga, usai kalah jumlah kemenangan dan mereka baru saja kalah dari IBK Altos.

Dalam pertandingan melawan AI Peppers, Ko Hee-jin tampaknya tak mau main-main lagi, langsung menurunkan pemain inti Red Sparks yakni Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon, Pyo Seung-ju dan Jung Ho-young.

Megawati Hangestri tampil luar biasa dengan mencetak 35 poin, persentase keberhasilan serangan 52,5 persen.

Performa impresif Megawati Hangestri ini membuatnya terpilih sebagai MVP pertandingan dan top skor keseluruhan.

Sementara para pemain lokal Red Sparks hanya mampu mencetak di bawah 10 poin, Pyo Seung-ju 9 poin, Jeon Da-bin 8 poin, Jung Ho-young 6 poin.

Tim lawan, Park Eun-seo 10 poin, Park Jeong-ah 8 poin, Taylor 8 poin.

Sebagai informasi, Red Sparks hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mengamankan posisinya di peringkat kedua.

Di balik isu Megawati Hangestri tidak akan bertahan di Red Sparks pada musim depan membuat para fans khawatir.

Bagaimana tidak, Megatron menjelma menjadi pahlawan bagi Red Sparks, meraih catatan prestasi dan sejarah.

Dalam dua musim sejak kedatangan Mega, Red Sparks berhasil menembus babak playoff dan menjadi tim yang disegani tim lawan.

Berikut komentar fans Voli Korea

"Saya dulunya orang yang tidak setuju dengan adanya pemain kuota Asia hingga benci, tetapi ketika saya benar-benar melihatnya, saya merasa kinerja tim saat ini menjadi lebih baik karena ada pemain kuota Asia seperti Megawati, pemain kuota Asia jauh lebih baik dari pemain lokal Korea," komen fans.

"Megawati Hangestri mendapat satu set sendirian," ujar fans Voli Korea.

"Kalau tidak ada Mega, Red Sparks akan berada di peringkat terakhir, tapi karena Mega hanya pemain Asia Tenggara dan mereka mendatangkannya dengan gaji sangat rendah, itu seperti penipuan total. Maka sangat layak jika Megawati Hangestri dibayar dengan gaji tertinggi musim depan," komen fans.

Duel Megawati Hangestri vs Kim Yeon-koung di laga Red Sparks kontra Pink Spiders.
Duel Megawati Hangestri vs Kim Yeon-koung di laga Red Sparks kontra Pink Spiders.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / KOVO

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hal buruk dalam bola Voli Korea adalah sebagian besar pemain asing tidak diperlakukan sangat sangat manusiawi, baik itu klub maupun pelatih, dan terkadang para fans juga berpendapat bahwa pemain asing harus mencetak 30 poin di setiap pertandingan," ujarnya.

"Saya tahu jika pemain melakukan itu di Liga yang hanya libur beberapa hari saja dan pertandingan yang banyak, maka melakukan hal itu sangat melelahkan dan menyakitkan, tetapi rasanya mereka tidak menganggap pemain asing sebagai seorang manusiawi dan itu membuat pemain merasa tidak nyaman," sambung pernyataan fans Voli dilansir dari theqoo.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Adik Bacok Kakak di Cakung Jakarta Timur, Pelaku Emosi Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi

Kronologi Adik Bacok Kakak di Cakung Jakarta Timur, Pelaku Emosi Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi

Kronologi seorang pria di Cakung, Jakarta Timur membacok kakak kandung usai ditegur mengintip adik ipar mandi.
KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Ketum Kesthuri, Asrul Azis Taba setelah tiba di Indonesia.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) secara resmi melaporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/4/2026)
Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam soroti tuntasnya kontroversi yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, setelah KNVB akhirnya mengambil keputusan final.
Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Format resmi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan mentas pada periode FIFA Matchday September dan Oktober 2026 telah dibocorkan oleh salah satu media Vietnam.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT