News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Baru Sehari Tiba di Kampung Halamannya, Megawati Hangestri Langsung Diajukan Jadi Legenda Red Sparks oleh Publik Korea

Meskipun belum mampu memberikan gelar juara, publik Korea mendesak Red Sparks agar jadikan Megawati Hangestri sebagai legenda tim seperti Madelaynne Montano.
Jumat, 11 April 2025 - 18:52 WIB
Pemain Red Sparks Megawati Hangestri
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Masih dalam suasana jet lag, beredar kabar di Korea kalau penggemar voli setempat ingin Megawati Hangestri diajukan jadi legenda Red Sparks.

Kondisi ini tidak terlepas dari kontribusi luar biasa Megawati Hangestri bersama Red Sparks dalam dua musim terakhir di V-League.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megawati Hangestri kini sudah tiba di Indonesia dan akan mengurus orang tuanya setelah dua tahun lamanya berkarier di Korea bersama Red Sparks.

Menurut media Korea, Megawati Hangestri memilih klub yang memainkan musim lebih pendek seperti di Proliga ataupun klub-klub ASEAN. 

Padahal, Megawati Hangestri menjadi komoditi panas di bursa transfer V-League setelah awalnya dia tidak mendaftar sebagai pemain kuota asing.

Bukan cuma itu, Red Sparks juga dikabarkan telah memberikan penawaran kontrak baru kepada Megawati Hangestri. Namun, ia memutusakan untuk mudik.

Sekarang, Megawati Hangestri meninggalkan Red Sparks dengan sejuta kenangan. Sejumlah prestasi yang dia sumbangkan tak akan dilupakan oleh penggemar.

Megawati Hangestri bersama pemain Red Sparks
Megawati Hangestri bersama pemain Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

 

Top skor di babak reguler dan final serta runner-up V-League 2024/2025 menjadi momen yang selamanya tak bisa dihilangkan oleh fans Red Sparks.

Atas dasar itu, sekembalinya Megawati Hangestri ke Indonesia, publik Korea mendesak agar Red Sparks menyematkan titel legenda untuk Mega.

Publik Korea ingin agar Red Sparks mensejajarkan sosok Megawati Hangestri dengan legenda hidup klub yaitu Madelaynne Montano.

Sekedar informasi, Madelaynne Montano merupakan pemain asing milik Red Sparks yang ketika itu masih bernama KGC Ginseng Corporation dari 2009/2010 sampai 2011/2012.

Punya postur tubuh dan skill yang serupa dengan Megawati Hangestri, Madelaynne Montano sukses berikan dua gelar juara bagi Red Sparks.

“Mega kini siap memanggil nama Madelaynne Montano, pemain asing legendaris Red Sparks,” tulis media Korea, Kyunghyang.

“Tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa performa Mega semacam ini seperti memanggil 'Kembalinya Montano',” lanjutnya.

Meski Megawati Hangestri belum mampu membawa Red Sparks menjadi juara V-League, namun dampaknya bagi tim dirasa cukup luar biasa.

Pemain Red Sparks Megawati Hangestri
Pemain Red Sparks Megawati Hangestri
Sumber :
  • KOVO

 

Selama dua musim di klub, Megawati Hangestri selalu berada di jajaran 10 besar pencetak skor terbanyak bagi Red Sparks di V-League.

Pada musim lalu, ia membawa Red Sparks lolos ke play-off untuk kali pertama selama tujuh tahun dan kini ke final setelah absen dalam 13 tahun terakhir.

Puncaknya ialah pada musim ini, Megawati Hangestri dapat gelar MVP sebanyak dua kali pada putaran ketiga dan keempat oleh KOVO sebagai penyelenggara V-League.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain runner-up V-League, Megawati Hangestri juga antarkan Red Sparks finis kedua di KOVO Cup serta juara turnamen pra-musim Formosa Taichung Taiwan.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT