News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Volimania Korea Serang Balik Netizen Indonesia Setelah Layangkan Protes Keras ke KOVO Gegara Megawati Hangestri Tak Masuk Best 7

Penggemar voli Korea Selatan menyerang balik netizen Indonesia yang melayangkan protes keras buntut keputusan KOVO tak masukkan Megawati Hangestri ke Best 7.
Selasa, 15 April 2025 - 20:57 WIB
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Kelakuan netizen Indonesia yang mengkritik kebijakan KOVO gara-gara Megawati Hangestri tak masuk Best 7 dapat tanggapan di Korea.

Terbaru, penggemar voli Korea Selatan tegas menyerang balik netizen Indonesia yang sebelumnya kritik keras KOVO karena tak pilih Mega ke Best 7.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megawati Hangestri memang telah pulang kampung ke Jember, Jawa Timur, namun serba-serbi setelah dia cabut dari Red Sparks masih hangat diperbincangkan.

Belum lama ini, Megawati Hangestri secara mengejutkan tidak masuk ke dalam Best 7 V-League 2024/2025 yang diselenggarakan oleh KOVO.

Sebagai informasi, Best 7 merupakan ajang penghargaan buatan KOVO, di mana berisi pemain terbaik sesuai dengan posisi masing-masing sepanjang V-League 2024/2025.

Untuk posisi serupa dengan Megawati Hangestri yaitu Opposite, KOVO justru memilih pemain andalan GS Caltex di musim ini, Gyselle Silva.

Sementara itu, dua pemain Red Sparks yang terpilih di Best 7 oleh KOVO adalah Yeum Hye-seon (Setter) dan Vanja Bukilic (Outside Hitter).

Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

 

Keputusan KOVO tidak memilih Megawati Hangestri di Best 7 mendapat reaksi netizen Indonesia. Mereka menganggap bahwa Mega jauh lebih baik ketimbang Gyselle Silva.

Megawati Hangestri mencetak 1020 poin sepanjang musim ini dengan 802 poin di antaranya didapatkan ketika tampil pada babak reguler.

Bukan cuma itu, Megawati Hangestri bahkan menempati urutan pertama sebagai pemain dengan jumlah keberhasilan serangan tertinggi yakni 48,06 persen.

Lebih spesialnya lagi, Megawati Hangestri mengantarkan Red Sparks ke final V-League untuk kali pertama setelah absen dalam 13 tahun terakhir.

Berkaca dari keputusan tadi, netizen Indonesia ramai-ramai menyerbu media sosial KOVO maupun Red Sparks. Tidak tanggung-tanggung, jumlah subscribers mereka turun luar biasa drastis.

Netizen Indonesia beranggapan bahwa Megawati Hangestri yang seharusnya menempati Opposite terbaik di Best 7 jika melihat dari kontribusinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, kelakuan netizen Indonesia tersebut mendapat reaksi dari volimania Korea Selatan. Mereka pun melancarkan 'serangan balik' atas sikap fans tanah air itu.

“Mengapa Mega tidak masuk dalam 7 besar?” Fans Indonesia geram,” buka Lee Da-hee di forum netizen Korea Selatan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT