Red Sparks Tak Akan Sama Lagi? Ekspresi Ko Hee-jin jadi Sorotan saat Sambut Pengganti Megawati Hangestri, Sebut Megatron Itu...
- Kolase tvOnenews / Red Sparks
tvOnenews.com - Ekspresi Ko Hee-jin menjadi sorotan saat gelaran Asian Draft Querter V-League 2025/2025, seolah belum bisa melupakan Megawati Hangestri.
Sebagaimana diketahui, Megawati Hangestri memperpanjang kontraknya bersama Red Sparks, bukan hanya karena terhalang regulasi KOVO.
Ada alasan keluarga juga di balik Megawati Hangestri tak akan berseragam Red Sparks pada musim depan.
"Keluarga nomor satu, karena karier bisa kapan aja, keluarga lebih penting dari segalanya menurut aku," ucapnya dalam wawancara bersama MBC News.
- KOVO
Dirinya tidak akan bisa bermain bersama Red Sparks pada musim depan karena terbentur oleh aturan KOVO.
Aturan KOVO menyebut bahwa pemain asing termasuk Asia tidak bisa bermain untuk klub yang sama dalam tiga musim berturut-turut.
Padahal, Red Sparks diketahui telah memberikan penawaran kontrak baru apabila Megawati Hangestri ingin menambah masa baktinya untuk tahun ketiga.
Sementara itu, Megawati Hangestri sudah kembali ke Indonesia pada tanggal 10 April, dan diantar langsung oleh staf dan pelatih Ko Hee-jin dari Red Sparks.
Momen kepulangan Megawati Hangestri menjadi sorotan karena Ko Hee-jin yang ikut mengantarkan langsung.
Bahkan Megatron menggunakan bus Red Sparks untuk terakhir kalinya ke Bandara Incheon, Korea Selatan.
Pelatih termuda V-League, Ko Hee-jin tak kuasa menahan tangis sambil mengiringi kepergian anak kesayangannya di Red Sparks.
Memang hubungan Megawati Hangestri dan Ko Hee-jin sudah seperti anak dan bapak.
Beberapa kali juga Ko Hee-jin mengucap syukur karena memiliki Megawati Hangestri di tim.
Dia juga tanpa ragu memilih Mega dalam Asian Draft Quarter V-League 2024/2025.
Sangat wajar bila Ko Hee-jin begitu kehilangan sosok Megawati Hangestri. Semenjak datang dua musim lalu, Mega tak hentinya tuai pujian.
Di musim pertamanya, Megawati Hangestri bawa Red Sparks ke babak play-off setelah absen selama tujuh tahun. Ia juga berada di jajaran top skor V-League.
Tapi, di musim ini penampilan Megawati Hangestri jauh lebih menggila. Pertama-tama, Red Sparks diantarkan sampai ke final KOVO Cup 2024.
Barulah ketika V-League dimulai, Megawati Hangestri tancap gas. Awalnya, tren kemenangan 13 kali berturut-turut sukses digapai Red Sparks.
Puncaknya ialah ketika Megawati Hangestri dengan kondisi kaki yang sedikit terpincang mampu loloskan Red Sparks ke final meski akhirnya kalah dari Pink Spiders.
Dalam hal ini, Megawati Hangestri menempati urutan ketiga top skor V-League dengan 802 poin. Perjuangannya bahkan berbuah dua gelar MVP dari KOVO.
Sekarang, rentetan prestasi yang ditorehkan Red Sparks bersama Megawati Hangestri tinggal kenangan. Pihak klub harus move on dengan mencari pemain baru.
Sampailah pilihan Ko Hee-jin kepada Wipawee Srithong. Pemain asal Thailand ini sebelumnya bermain di Suwon Hyundai E&C Hillstate. Ia juga sangat dekat dengan Mega.
Diketahui, Wipawee Srithong mengisi slot kuota pemain Asia dari Red Sparks yang ditinggalkan oleh Megawati Hangestri.
Meski sudah memilih Wipawee Srithong dalam Asian Draft Quarter V-League 2025/2026. Namun Ko Hee-jin masih sempat menyebut nama Megawati Hangestri dalam ajang itu.
Kesedihan terpancar jelas di wajah pelatih Ko Hee-jin, setelah sehari sebelumnya harus melepas anak kesayangannya, Megawati Hangestri.
Wipawee Srithong yang berposisi sebagai Outside Hitter merupakan pilar penting bagi Hyundai Hillstate dalam meraih gelar Juara V-League musim lalu.
Pasca dirinya cedera, membuat Hyundai Hillstate goyah, karena perannya tak bisa digantikan oleh Go Yerim.
Adapun sebelum Ko Hee-jin memilih Wipawee Srithong, hatinya tidak bisa dibohongi kalau dia ternyata belum bisa melupakan sepenuhnya Megawati Hangestri.
Hal itu terlihat ketika dirinya menghadiri pemilihan KOVO Asian Draft Quarter 2025/2026, Ko Hee-jin berseloroh bahwa dia ingin kembali memilih Megawati Hangestri ke Red Sparks.
“Saya ingin memanggil Mega, meskipun dia tidak ada dalam daftar,” ujar Ko Hee-jin sambil tersenyum dikutip dari My Daily.
Terlihat juga perbedaan ekspresi dari Ko Hee-jin ketika memilih Megatron pada musim lalu, dengan full senyum sangat bangga menyebut nama Mega.
Saking antusiasnya, legenda Bluefangs itu sampai membawa boneka Megawati Hangestri berseragam Red Sparks di panggung.
- Tangkapan layar youtube Songsongsieun/KOVO
Sementara ketika memilih Wipawee Srithong, dirinya tampak biasa saja dan cenderung masih sedih usai baru saja mengantarkan Mega pulang ke Indonesia.
Bahkan jauh sebelum kesana, Ko Hee-jin mengaku kepada media Korea bahwa dirinya akan sulit menemukan tipikal pemain seperti Megawati Hangestri.
“Jika tidak ada Mega, tim voli JeongKwanJang tidak akan mendapatkan hasil ini (runner-up V-League), terima kasih banyak,“ kata Ko Hee-jin dikutip dari YouTube MBC News.
“Mengatasi segalanya tanpa pernah menunjukkan tanda-tanda ketidaksenangan, selalu pikirkan timnya. Saya rasa saya tidak akan pernah punya pemain yang seperti ini lagi,” lanjutnya.
Meskipun sudah ada Wipawee Srithong, Ko Hee-jin berharap Megawati Hangestri akan kembali ke Red Sparks dalam beberapa waktu mendatang. (han/ind)
Load more