News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Karena Ibu Sakit, Megawati Hangestri Akhirnya Bicara Jujur Alasan Tinggalkan Red Sparks: Saya Seding, Banyak yang...

Atlet voli kebanggaan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi menjadi sosok yang dielu-elukan lantaran berhasil mengukir prestasi di Korea Selatan sebagai pemain di Red Sparks.
Selasa, 22 April 2025 - 08:06 WIB
Megawati Hangestri
Sumber :
  • M. Risyal Hidayat-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Atlet voli kebanggaan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi menjadi sosok yang dielu-elukan lantaran berhasil mengukir prestasi di Korea Selatan sebagai pemain di Red Sparks.

Setelah namanya makin bersinar bersama Red Sparks, secara mengejutkan wanita yang akrab disapa Mega ini kembali ke Indonesia setelah tak perpanjang kontrak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan Mega itu pun membuat publik heboh dan bertanya-tanya alasan sebenarnya. Apalagi ia merupakan salah satu pemain yang diandalkan di Negeri Ginseng itu.

Baru-baru ini, wanita yang dijuluki Megatron itu akhirnya secara blak-blakan mengungkapkan salah satu alasannya memilih pulang ke Indonesia.

Dalam wawancara di program Apa Kabar Indonesia di tvOne, Mega mengungkap bahwa gaji di Korea Selatan ternyata tidak sebesar yang diperkirakan banyak orang.

Ia mengatakan bahwa gaji pemain lokal Korea jauh lebih tinggi dibandingkan pemain kuarter Asia sepertinya.

“Kalau di Korea, gak (lebih tinggi), karena pemain Korea lebih besar gajinya bahkan berkali-kali lipat daripada aku,” kata Megawati Hangestri dikutip Selasa (22/4/2025).

"Kalau di Indonesia mungkin iya (lebih besar)," sambungnya.

Pernyataan Megawati itu seolah memberi sinyal bahwa penghasilannya di klub lokal bisa lebih menguntungkan secara finansial.

Meski sempat dirumorkan mendapatkan bayaran sebesar 150.000 dolar AS atau sekitar Rp2,39 miliar di musim keduanya, pengakuan Mega terbaru justru membuka mata publik tentang realita ketimpangan penghasilan di kancah voli profesional luar negeri.

Sebelumnya, kepulangan Megawati Hangestri ke Tanah Air sempat dikaitkan dengan kondisi kesehatan sang ibu.

Namun, Megawati dengan tegas membantah isu tersebut saat menghadiri acara di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember.

“Saya sedih banyak yang bilang mama saya sakit, padahal mama saya sehat-sehat saja,” ungkap Mega.

Keputusan kembali ke Indonesia lebih didasari oleh pertimbangan pribadi.

Ia mengaku ingin lebih dekat dengan keluarga serta mempersiapkan langkah selanjutnya dalam karier dan kehidupan pribadinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, Megawati kini resmi bergabung dengan Gresik Petrokimia, salah satu tim besar di kompetisi Proliga 2025.

Namun, ia hanya dikontrak selama satu bulan untuk memperkuat tim di babak final four.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ladies, Ini Penjelasan hingga Perbedaan Babak Pertama dan Kedua dalam Sepak Bola yang Perlu Kamu Pahami

Ladies, Ini Penjelasan hingga Perbedaan Babak Pertama dan Kedua dalam Sepak Bola yang Perlu Kamu Pahami

Bagi kamu para perempuan yang baru mulai menyukai sepak bola, durasi total permainan normal adalah 90 menit yang dibagi menjadi dua babak. Inilah penjelasannya.
Chris John Dikabarkan Mualaf? Unggahan Koh Hanny Jadi Sorotan Warganet

Chris John Dikabarkan Mualaf? Unggahan Koh Hanny Jadi Sorotan Warganet

Legenda tinju Indonesia, Chris John, dikabarkan mualaf? Unggahan terbaru Hanny Kristianto alias Koh Hanny jadi sorotan warganet.
PDIP Kritik Bobby Nasution soal Kompensasi PLN, Gerindra dan Golkar Bela Gubernur Sumut

PDIP Kritik Bobby Nasution soal Kompensasi PLN, Gerindra dan Golkar Bela Gubernur Sumut

Aksi Gubernur Sumut Bobby Nasution mendatangi PLN Sumut beberapa waktu lalu menjadi perbincangan hangat. Bahkan politisi Gerindra dan Golkar mendukung langkah
Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Kini, semakin banyak perempuan yang ikut merasakan demam dan merasa antusias untuk menonton Piala Dunia 2026. Yuk, pahami aturan-aturan berikut ini, ladies!
Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

KPK membuka peluang memeriksa kembali mantan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda Ahmad Dedi alias Dedi Congor. 
KPK Periksa PNS Bea Cukai dalam Kasus Suap Impor Barang, Tinggal Satu Tersangka di Tahap Penyidikan

KPK Periksa PNS Bea Cukai dalam Kasus Suap Impor Barang, Tinggal Satu Tersangka di Tahap Penyidikan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang saksi yakni Pegawai Negara Sipil (PNS) Bea Cukai, Akhmad Fikri Yahmani terkait kasus dugaan suap importasi barang. 

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR RI menggelar Rapat RDPU bersama para kepala desa dan perangkat desa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kemuning, Indragiri Hilir, Riau.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Dumai berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial Nursafika (30), yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah pondok kawasan kebun Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan, RT 006, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT