News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dibikin Pusing 2 Musim Beruntun, Kim Yeon-koung Akhirnya Blak-blakan Soal Megawati Hangestri: Banyak Orang Pasti...

Rivalitas panas di pentas Liga Voli Korea antara Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung akhirnya menemui ujungnya. Ratu Voli Korea itu blak-blakan bilang...
Sabtu, 3 Mei 2025 - 20:41 WIB
Duel sengit Kim Yeon-koung vs Megawati Hangestri dalam pertandingan final Liga Voli Korea Pink Spiders vs Red Sparks.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / KOVO / Instagram/redsparks

tvOnenews.com - Rivalitas panas di pentas Liga Voli Korea antara Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung akhirnya menemui ujungnya.

Dua musim terakhir, pevoli asal Indonesia ini terus membuat kapten Pink Spiders itu kelabakan—hingga nyaris merusak rencana pensiunnya yang sudah disiapkan sejak lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertarungan sengit di laga final V-League 2024/2025 antara Jung Kwan Jang Red Sparks dan Pink Spiders menjadi panggung terakhir bagi dua bintang besar: Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung.

Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, ratu voli Korea.
Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, ratu voli Korea.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / KOVO / Instagram @megawatihangestrip

 

Keduanya tampil luar biasa dalam lima set pertandingan hidup-mati yang ditutup dengan skor dramatis 3-2 untuk kemenangan Pink Spiders (26-24, 26-24, 24-26, 23-25, 15-13).

Dalam laga tersebut, Megawati mencetak 37 poin dan menjadi top skor, sementara Kim Yeon-koung menyumbang 34 poin dengan tingkat keberhasilan serangan mencapai 42,6 persen.

Meski Red Sparks harus puas menjadi runner-up, perjuangan Megatron—julukan Megawati—dengan kondisi lutut cedera layak diacungi jempol. Di laga sebelumnya, ia bahkan mencetak 40 dan 38 poin.

Namun yang paling menarik, Kim Yeon-koung akhirnya angkat suara soal rival beratnya itu.

Duel Megawati Hangestri dengan Kim Yeon Koung
Duel Megawati Hangestri dengan Kim Yeon Koung
Sumber :
  • KOVO

 

Ia mengaku sempat heran dengan perkembangan Megawati yang kini benar-benar jadi ancaman nyata.

“Saya bertanya-tanya apakah Mega adalah pemain yang sehebat ini. Ia bermain dengan baik tahun lalu, tetapi ia telah berkembang menjadi pemain yang lebih tangguh musim ini," kata Kim, dikutip dari The Spike.

Kim bahkan menilai penampilan Megawati di gim ketiga dan keempat sangat mengejutkan, bukan hanya bagi dirinya, tapi juga bagi para penggemar voli di Korea.

"Ia (Mega) tampil baik di pertandingan ke-3 dan ke-4. Kami juga terkejut. Banyak orang pasti terkejut. Senang melihat penampilan seperti ini, tetapi jika Korea bertemu dengan tim nasional Indonesia, Mega, saya pikir ia akan menjadi pemain yang sangat tangguh,” tambahnya.

Sayangnya, duel kelas dunia antara dua ikon voli Asia ini tak akan bisa disaksikan di Liga Voli Korea musim depan.

Kim Yeon-koung telah resmi gantung sepatu, menutup karier profesionalnya dengan manis lewat gelar juara.

Sementara Megawati juga memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak bersama Red Sparks, meski tampil fenomenal.

Bukan hanya karena aturan KOVO yang melarang pemain asing (termasuk kuota Asia) tampil tiga musim beruntun di klub yang sama, Mega juga memilih pulang karena alasan keluarga.

"Keluarga nomor satu, karena karier bisa kapan aja, keluarga lebih penting dari segalanya menurut aku," kata Mega dalam wawancara dengan MBC News.

Pevoli 24 tahun itu telah kembali ke Indonesia sejak 10 April lalu, bahkan diantar langsung oleh pelatih Ko Hee-jin dan staf Red Sparks—menunjukkan betapa besarnya penghargaan klub atas kontribusi Mega selama dua musim terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, Liga Voli Korea akan terasa berbeda tanpa dua bintang paling bersinar.

Tapi warisan Megawati Hangestri di Red Sparks dan pernyataan Kim Yeon-koung membuktikan satu hal: pevoli asal Indonesia ini bukan sekadar bintang tamu, tapi sosok yang benar-benar meninggalkan jejak di panggung Asia. (ind/asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen Hangat Prabowo Beri Salam Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Momen Hangat Prabowo Beri Salam Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Peringatan HUT ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026) menghadirkan momen yang mencuri perhatian.
Presiden Prabowo Subianto Beri Tanda Kehormatan ke Tujuh Satuan Kerja Polri dan Tiga Bintang Bhayangkara Nararya

Presiden Prabowo Subianto Beri Tanda Kehormatan ke Tujuh Satuan Kerja Polri dan Tiga Bintang Bhayangkara Nararya

Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti, Bhayangkara Nararya, pangkat kehormatan saat HUT ke-80 Bhayangkara.
Presiden Prabowo Subianto Bersama Kapolri Cek Pasukan Defile saat Upacara HUT ke-80 Bhayangkara

Presiden Prabowo Subianto Bersama Kapolri Cek Pasukan Defile saat Upacara HUT ke-80 Bhayangkara

Presiden Prabowo Subianto sebagai inspektur upacara dalam rangka HUT ke-80 Bhayangkara melakukan pengecekan pasukan defile di Cikeas.
Kylian Mbappe Ancam Lionel Messi, Top Skor Piala Dunia 2026 Memanas

Kylian Mbappe Ancam Lionel Messi, Top Skor Piala Dunia 2026 Memanas

Kylian Mbappe mengancam dominasi Lionel Messi, yang membuat persaingan di top skor Piala Dunia 2026 semakin ketat.
Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi per 1 Juli 2026

Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi per 1 Juli 2026

Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi yang berlaku efektif mulai 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB. 
Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas

Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas

Presiden Prabowo Subianto akan menjadi inspektur upacara HUT ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob, Cikeas, Jawa Barat.

Trending

Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman dr Eliza Princila Utami Pakaenomi atau Dokter Icha, Fabianus Banase geram dengan reaksi tiga anggota DPRD Kabupaten TTU bantah intimidasi keponakannya.
Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia akan menjalani Piala AFF 2026 dengan bersaing di Grup A mulai pada akhir Juli 2026 mendatang. 
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Skor 3-0 dari gol Bradley Barcola dan brace Kylian Mbappe di Stadion New York New Jersey, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB membuat Prancis memulangkan Swedia dan berhasil menembus babak 16 besar Piala Dunia. 
Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Ronald Koeman memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala De Oranje dalam unggahannya di Instagram, pada Rabu (1/7/2026). 
Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Perintah Presiden Donald Trump yang membatasi kewarganegaraan bagi individu yang lahir di wilayah AS dibatalkan Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat pada Selasa
Dokter Icha Tewas Usai Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Kabupaten TTU, Ini Respons Ketua DPR RI

Dokter Icha Tewas Usai Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Kabupaten TTU, Ini Respons Ketua DPR RI

Ketua DPR RI, Puan Maharani mendesak aparat penegak hukum menyelidiki kasus kematian dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Icha hingga tuntas.
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT