Gagal Bujuk Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Akhirnya Jujur soal Red Sparks: Saya Rasa Kami...
- KOVO
tvOnenews.com – Jung Kwan Jang Red Sparks bersiap menghadapi tantangan baru di Liga Voli Korea (KOVO) musim 2024/2025 tanpa kehadiran pemain kunci mereka, Megawati Hangestri Pertiwi.
Meski kehilangan sosok penting di lapangan, pelatih Ko Hee-jin tetap optimis terhadap masa depan tim.
Megawati, bintang voli asal Jember, dipastikan tidak akan memperkuat Red Sparks untuk musim depan.
Selain terbentur regulasi KOVO yang melarang pemain asing, termasuk dari Asia, bermain untuk klub yang sama selama tiga musim berturut-turut, keputusan Megawati juga dipengaruhi oleh alasan pribadi.
“Keluarga nomor satu, karena karier bisa kapan aja, keluarga lebih penting dari segalanya menurut aku,” ungkap Megawati Hangestri dalam wawancara bersama MBC News.
Red Sparks dikabarkan sebenarnya telah menawarkan perpanjangan kontrak, namun Megawati memutuskan untuk kembali ke Indonesia.
Kepergian Megawati sekaligus menandai bubarnya trio MVP yang telah menjadi kekuatan utama Red Sparks.
Selain Megawati, pemain asal Serbia Vanja Bukilic juga memilih hijrah ke Liga Italia, sementara pemain senior Korea Pyo Seung-ju menyatakan pensiun usai tidak mendapat kontrak baru dari tim manapun di KOVO.
Pyo sebelumnya bergabung ke Red Sparks sebagai kompensasi atas kepergian mantan kapten Lee So-young ke IBK Altos.

- Red Sparks
Kini, Red Sparks menghadapi musim baru dengan formasi dan semangat baru.
Mengisi kekosongan yang ditinggalkan Megawati, Red Sparks memilih Wipawee Srithong, outside hitter timnas Thailand yang pernah membela Hyundai Hillstate.
Wipawee dipilih sebagai pilihan ke-7 dalam draft kuota Asia KOVO 2024/2025.
Selain itu, Red Sparks juga merekrut Elisa Zanette, opposite hitter asal Italia dengan tinggi 192 cm, untuk menggantikan peran Megawati di posisi serangan utama.
Pelatih Ko Hee-jin mengungkapkan rasa puas atas proses seleksi pemain musim ini, meski diwarnai tantangan.
"Meskipun rotasi ditunda, saya rasa kami beruntung karena mampu memilih pemain yang kami anggap sebagai pilihan utama," ucapnya dilansir dari Naver.

- KOVO
"Setiap kali mengikuti seleksi, saya merasa senang tetapi juga merasa kesulitan, tetapi saya merasa senang karena saya berhasil menyelesaikannya dengan selamat," lanjutnya.
Meski harus membangun ulang sistem permainan setelah kepergian tiga wing spiker utama, Ko Hee-jin tetap percaya diri.
Ia menyebut keberadaan setter senior Yeom Hye-seon sebagai kunci transisi tim.
“Kami memiliki setter terbaik di tim kami. Yeom Hye-seon selalu memimpin dengan baik, jadi jika kami berlatih dengan baik, pemain baru dan pemain lokal yang sudah ada akan bisa akur,” ungkapnya.
Media Korea pun menyebut Red Sparks sebagai salah satu tim paling menarik untuk disaksikan musim depan.
Dengan kombinasi pemain lokal berpengalaman seperti Jung Ho-young dan Park Eun-jin di posisi middle blocker, serta komando permainan dari Yeom Hye-seon, Red Sparks tetap memiliki fondasi kuat untuk bersaing. (ind/tsy)
Load more