News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dapat Bayaran Miliaran saat Membela Red Sparks, Siapa Sangka Ternyata Segini Gaji Pertama Megawati Hangestri

Megawati Hangestri mungkin menjadi pevoli Indonesia paling beberapa dalam beberapa tahun terakhir setelah namanya meroket berkat penampilan apik di Liga Voli Korea.
Selasa, 27 Mei 2025 - 14:07 WIB
Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Megawati Hangestri mungkin menjadi pevoli Indonesia paling beberapa dalam beberapa tahun terakhir setelah namanya meroket berkat penampilan apik di Liga Voli Korea.

Megawati Hangestri benar-benar mencuri perhatian publik saat dirinya tampil bersama Red Sparks di Liga Voli Korea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak pertama kali datang ke Korea Selatan, Megawati Hangestri langsung menjadi pemain andalan Red Sparks.

Giovanna Milana dan Megawati Hangestri
Giovanna Milana dan Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram

 

Di musim pertamanya, Mega yang kala itu berduet dengan Giovanna Milana berhasil membawa Red Sparks melaju ke babak play off setelah absen selama 7 tahun lamanya.

Meski harus berakhir di babak play off, Mega menutup musim pertamanya di Liga Voli Korea sebagai top skor untuk Red Sparks.

Torehan 736 poin pada musim pertamanya sudah cukup untuk Red Sparks memberi perpanjangan kontrak untuk Megawati Hangestri.

Pevoli berjuluk Megatron itu mendapatkan perpanjangan kontrak selama satu tahun dari Red Sparks dan juga kenaikan gaji.

Diketahui, pada musim keduanya bermain di Liga Voli Korea, Megawati Hangestri mendapatkan bayaran sekitar Mega menerima kenaikan gaji menjadi 150 ribu dollar AS atau 206 juta Won yang setara Rp 2,4 Miliar.

Tak Menyangka sampai Alami Syok, Megawati Hangestri Ungkap Gaya Latihan Korea Berbeda dengan Indonesia: Aku sampai Mau...
Tak Menyangka sampai Alami Syok, Megawati Hangestri Ungkap Gaya Latihan Korea Berbeda dengan Indonesia: Aku sampai Mau...
Sumber :
  • KOVO

 

Angka tersebut jelas mengalami kenaikan setelah sebelumnya, Mega hanya mendapat bayaran sebesar 100 ribu dollar AS atau 130 juta Won yang setara dengan Rp 1,5 Miliar.

Namun, siapa sangka Mega mendapatkan bayaran miliaran rupiah saat bermain di Korea Selatan ternyata hanya mendapatkan gaji ratusan ribu saat pertama kali memulai karier sebagai pevoli profesional di Indonesia.

Saat hadir sebagai bintang tamu di kanal youtube Sport77, Megawati Hangestri mengungkapkan besaran gaji yang pertama kali didapatkan sebagai pemain voli.

"Tapi (2013) itu sudah kontrak dengan Bank Jatim? Digaji?" tanya Mamat Alkatiri host Sportcase77.

Mendapat pertanyaan itu, Mega pun mengungkap kalau dirinya sudah mendapatkan kontrak sebagai pemain Bank Jatim sejak SMP dan mendapatkan gaji.

"Udah, digaji, tapi gaji pertama itu Rp 250 ribu bayangin, Rp 250 ribu buat apa? aku nyuci sendiri, belum ongkos buat naik angkot, dulu masih naik angkot, ya gimana cukup ga segitu," ungkap Megawati Hangestri.

Meski hanya mendapatkan bayaran Rp 250 ribu, kegigihan Megawati Hangestri bermain voli pun kini berbuah manis.

Seperti yang disampaikan sebelumnya, kini Mega bisa dibilang sebagai pevoli Indonesia yang paling bersinar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua musim di Liga Voli Korea sudah cukup membuat nama Megawati Hangestri semakin dikenal.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT