News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri Bakal Menjadi Ikon Baru Liga Voli Turki? Pembuka Jalan bagi Pevoli yang Mengenakan Hijab

Bukan cuma di Korea jadi ikon V-League, Megawati Hangestri bakal menjadi ikon baru di Liga Voli Turki, siap mendobrak tabu soal atlet yang mengenakan hijab.
Sabtu, 12 Juli 2025 - 19:45 WIB
Pemain baru Manisa BBSK Megawati Hangestri
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Kabar kepindahan Megawati Hangestri ke klub Voli Turki Manisa BBSK menjadi euforia di tanah air.

Namun di balik kabar bahagia yang membuat volimania tanah air sangat bangga, sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai aturan berpakaian di negara Turki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tentunya ini sangat mengkhawatirkan, pasalnya, pemerintah Turki diketahui pernah menerapkan aturan larangan memakai hijab bagi semua atlet dari seluruh cabang olahraga di negara berjuluk Negeri Dua Benua tersebut.

Bintang voli timnas Putri Indonesia yang mencetak sejarah dan sukses besar di Liga Voli Korea, kini Megawati Hangestri menorehkan sejarah sebagai pemain Voli Indonesia pertama yang bermain di Turki.

Hal itu dipastikan setelah Manisa BBSK resmi mengkontrak Megatron, pada Sabtu dini hari (5/7), bertepatan pada hari bahagia resepsi pernikahannya dengan Dio Novandra.

"Selamat datang Megawati Hangestri Pertiwi! Manisa BBSK telah mencapai kesepakatan untuk musim depan dengan Megawati Hangestri, yang bermain di Daejeon Red Sparks V-League Korea Selatan," tulis akun Instagram resmi Manisa BBSK.

Pemain baru Manisa BBSK Megawati Hangestri
Pemain baru Manisa BBSK Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram @red__sparks

 

Selain itu, kepastian ini sekaligus menjawab teka-teki masa depan Megawati Hangestri setelah sebelumnya dirumorkan bakal berlabuh ke Amerika Serikat hingga Jepang.

Manisa BBSK atau klub yang bernama lengkap Manisa Büyükşehir Belediyespor Kulübü, berdiri pada tahun 1994 lalu dengan nama Manisa Belediyespor.

Bukan hanya Megawati Hangestri saja yang dikontrak dari pemain asing, ada juga Tanja Grober, pemain senior yang sudah berpengalaman bermain di Liga Voli Jerman.

Kemungkinan besar Tanja Grosser bakal jadi tandem bersama Megawati Hangestri dengan taktil pelatih kepala bernama Gorkem Kazan.

Mereka bakal bahu-membahu untuk membawa Manisa BBSK meraih prestasi hingga dapat promosi klub Sultanlar Ligi.

Megatron bakal jadi tumpuan tim promosi itu untuk mengarungi Kadinlar 1. Ligi atau kasta kedua kompetisi Liga Voli Turki, hanya di bawah Sultan Lar Lig yang menjadi divisi utama atau teratas Voli Putri Turki.

Tak butuh waktu lama, Megawati Hangestri langsung jadi perbincangan hangat warga Turki, hingga menuai pro dan kontra.

Di pihak pro, warga Turki berharap jika Megawati Hangestri di masa depan bisa menembus kasta tertinggi atau Sultanlar Ligi dengan gabung ke klub yang lebih hebat seperti Fenerbahce hingga Vakifbank.

Namun, ada juga netizen Turki yang justru memperdebatkan keputusan Manisa BBSK memilih Megawati Hangestri untuk mengisi slot pemain asing mereka. 

Bukan karena rekam jejak Megawati Hangestri di klub sebelumnya Red Sparks, melainkan penampilan Megatron yang memakai hijab ketika sedang bertanding.

Lebih buruk lagi, ada netizen yang mengungkit aturan dari pemerintah Turki tentang larang atlet memakai hijab di seluruh cabang olahraga negara itu.

Lantas, bagaimana fakta tentang pemerintah Turki yang memberlakukan aturan larangan bagi atlet untuk bermain mengenakan hijab seperti Megawati Hangestri?

Sejak Republik Turki didirikan oleh Mustafa Kemal Ataturk pada 1924, negara tersebut menganut prinsip sekularisme, di mana agama dipisahkan dari negara.

Salah satu implementasinya adalah setiap warga negara dilarang memakai hijab dalam berbagai aktivitas. Hal itu sempat diprotes keras lantaran 96% orang Turki beragama Islam.

Bahkan penerapannya sampai di bidang olahraga, aturan larangan berhijab terlebih dahulu diterapkan untuk atlet dari kampus-kampus di seluruh negara Turki sejak tahun 1997. 

Akan tetapi, amandemen konstitusi Turki pada 2008 mengubah semuanya. Aturan tersebut akhirnya dilonggarkan, namun dengan catatan memakai hijab sampai menutupi leher masih dibatasi. 

Barulah pada Oktober 2013, Recep Tayyip Erdogan yang saat itu masih berstatus Perdana Menteri menghapus larangan memakai hijab di semua sektor.

Bahkan, istri dari Recep Tayyip Erdogan yaitu Emine Erdogan juga memakai hijab. Sampai akhirnya di tahun 2016, polwan diizinkan mengenakan jilbab saat bertugas. 

Lebih lanjut, pasal 9 putusan Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa (ECHR) juga mengatur bagaimana memakai hijab oleh seorang atlet merupakan bentuk kebebasan beragama.

“Dalam konteks ini, harus diakui bahwa jilbab juga merupakan bentuk ekspresi dalam lingkup kebebasan beragama dan berkeyakinan,“ bunyi isi pasal 9 ECHR. 

Keseriusan Turki dengan nilai-nilai Islam juga terbukti ketika atlet wushu mereka yaitu Zeynep Akyuz dilarang tampil di kompetisi Eropa karena memakai hijab. 

Sikap tegas Turki dibuktikan dengan menarik keanggotaan dari Federasi Wushu Eropa pada 2014 silam. Menurut mereka, hijab sama sekali tidak mencederai nilai-nilai olahraga.

Berkaca dari hal di atas, Megawati Hangestri tetap bisa mengenakan hijab saat bermain di liga Turki bersama Manisa BBSK lantaran pemerintah setempat telah menghapus aturan itu.

Tak hanya itu, dalam konteks bola Voli, Federasi Bola Voli Turki (TVF) merujuk pada aturan Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) yang memperbolehkan pemakaian hija selama memenuhi standar keselamatan bertanding.

Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

 

Meski regulasi TVF tidak secara eksplisit mencantumkan soal hijab, tidak ada pelarangan eksplisit terhadap penggunaannya. 

Hal serupa juga terjadi di sepak bola. Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) telah mencabut larangan pemakaian hijab pada 5 Juli 2012, setelah mempertimbangkan laporan medis FIFA yang menyatakan tidak ada risiko keselamatan dari penggunaan hijab oleh pemain.

Dengan berbagai penjelasan di atas, Megawati Hangestri tetap dapat tampil mengenakan hijab di kompetisi Kadinlar 1 Ligi bersama Manisa BBSK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan cuma itu, Megatron dinilai dapat menjadi pionir untuk pembuka jalan bagi pevoli muslim lainnya untuk mengenakan hijab dalam bertanding. (han/ind)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aston Villa Gagal Total! Fulham Curi 3 Poin Penting, Posisi Klasemen Berubah

Aston Villa Gagal Total! Fulham Curi 3 Poin Penting, Posisi Klasemen Berubah

Aston Villa harus menelan kekalahan tipis saat bertandang ke markas Fulham dalam lanjutan pekan ke-34 Liga Inggris, Minggu (26/4/2026).
Pengacara Tak Hadir, Sidang Nadiem Makarim Tertunda! Jaksa Bisa Ambil Langkah Paksa?

Pengacara Tak Hadir, Sidang Nadiem Makarim Tertunda! Jaksa Bisa Ambil Langkah Paksa?

Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat menunda persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook, karena penasihat hukum terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Makarim, mangkir dari sidang yang digelar pada Rabu 22 April 2026.
Drama Menit Akhir! Gol Roket Nico Gonzalez Bawa Man City ke Final Piala FA

Drama Menit Akhir! Gol Roket Nico Gonzalez Bawa Man City ke Final Piala FA

Manchester City memastikan langkah ke final Piala FA setelah menaklukkan Southampton dengan skor 2-1 dalam laga semifinal yang berlangsung dramatis.
Harga Tiket Pesawat Terancam Naik, Kemenko Perekonmian Respons Begini

Harga Tiket Pesawat Terancam Naik, Kemenko Perekonmian Respons Begini

Kondisi geopolitik global yang tak menentu memaksa kenaikan harga avtur secara siginifikan hingga mengancam harga tiket pesawat yang melonjak di Indonesia.
Tekanan Besar, Hasil Krusial! Arsenal Sukses Kudeta Puncak dari Manchester City

Tekanan Besar, Hasil Krusial! Arsenal Sukses Kudeta Puncak dari Manchester City

Arsenal akhirnya menghentikan tren negatif mereka usai meraih kemenangan tipis 1-0 atas Newcastle United dalam lanjutan Liga Premier, Minggu (26/4/2026).
Pameran Arsitektur ARCH:ID 20226 Jadi Ajang Unjuk Gigi Pelaku Industri Bahan Bangunan

Pameran Arsitektur ARCH:ID 20226 Jadi Ajang Unjuk Gigi Pelaku Industri Bahan Bangunan

Pameran arsitektur bertajuk ARCH:ID 2026 berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, Banten pada 23-26 April 2026.

Trending

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Update Klasemen MotoGP 2026 Usai Marc Marquez Finis Terdepan di Sprint Race GP Spanyol: The Baby Alien Mulai Tebar Ancaman

Update Klasemen MotoGP 2026 Usai Marc Marquez Finis Terdepan di Sprint Race GP Spanyol: The Baby Alien Mulai Tebar Ancaman

Marc Marquez naik ke peringkat empat di klasemen sementara MotoGP 2026 usai menang di sprint race GP Spanyol.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT