News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadi Sorotan TV Korea, Ko Hee-jin Akhirnya Bicara Jujur soal Alasan Tangisi Kepergian Megawati Hangestri: Mega Bagiku ..

Ko Hee-jin sebelumnya kedapatan menangis tersedu-sedu saat harus melepas Megawati Hangestri, yang memberi sejumlah prestasi bagi tim berjuluk Red Force itu.
Sabtu, 2 Agustus 2025 - 16:57 WIB
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin dan Megawati Hangestri.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Momen Ko Hee-jin menangis tersedu-sedu karena ditinggal Megawati Hangestri sempat menjadi sorotan TV Korea, kali ini kepala pelatih Red Sparks menjawab alasan dirinya menangis.

Ko Hee-jin sebelumnya kedapatan menangis tersedu-sedu saat harus melepas pemain kesayangannya, yang memberi sejumlah prestasi dan sejarah bagi tim berjuluk Red Force itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, Ko Hee-jin juga gagal membujuk Megawati Hangestri untuk stay memperpanjang kontraknya.

Megawati Hangestri sudah kembali ke Indonesia pada tanggal 10 April, dan diantar langsung oleh staf dan pelatih Ko Hee-jin dari Red Sparks.

Momen kepulangan Megawati Hangestri menjadi sorotan karena Ko Hee-jin yang ikut mengantarkan langsung.

Megatron menggunakan bus Red Sparks untuk terakhir kalinya ke Bandara Incheon, Korea Selatan.

Pelatih termuda V-League, Ko Hee-jin tak kuasa menahan tangis sambil mengiringi kepergian Megatron.

Tangis Ko Hee-jin saat antarkan Megawati Hangestri pulang ke Indonesia.
Tangis Ko Hee-jin saat antarkan Megawati Hangestri pulang ke Indonesia.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube

 

Dia bahkan tak berhenti berterima kasih atas peran penting Mega bagi tim.

Sempat pertanyaan publik, Volimania Korea dan Indonesia, atas sikap Ko Hee-jin yang menangis tersedu-sedu yang disorot oleh media televisi ternama di Korea.

Momen Ko Hee-jin menangis juga sempat jadi bahan bercandaan para pemain Red Sparks.

Pelatih berusia 45 tahun itu akhirnya buka-bukaan alasan di balik tangisannya yang menjadi viral di Korea dan Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Ko Hee-jin saat bincang santai dengan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak dan istrinya, Arumi Bachsin.

Ko Hee-jin yang didampingi oleh Kim Yoon sol, mantan penerjemah Megawati Hangestri saat di Red Sparks dan juga tante Megatron, Ayun Sapta.

Mereka tampaknya baru saja menghadiri acara resepsi pernikahan Megawati Hangestri dan Dio Novandra di Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Ko Hee-jin ditanyai soal alasan dirinya menangis saat mengantarkan Megatron untuk pulang ke Indonesia.

"Sejujurnya aku nggak nyangka bisa menangis seperti itu," ujarnya dilansir dari kanal Youtube Arumi Bachsin.

Ko Hee-jin mengaku bahwa dirinya menangis karena sudah tahu kapan Mega akan pulang ke Surabaya (Indonesia). 

Tapi ketika di bandara Incheon, dirinya tak kuasa menahan tangis karena sangat tulus ke Megawati Hangestri.

Pelatih yang sudah dua musim menangani Red Sparks itu tampak malu-malu saat Arumi Bachsin dan Emil Dardak tahu soal peristiwa dirinya menangis.

"Apakah kalian sudah melihat (video) saya menangis?" tanya Ko Hee-jin.

"Sudah, tapi kita semua senang karena beliau baik sekali kepada Mega," ucap Emil Dardak.

Megawati Hangestri dan Ko Hee-jin
Megawati Hangestri dan Ko Hee-jin
Sumber :
  • Instagram

 

Mendengar hal tersebut, pria yang dijuluki Pak Lurah oleh fans Voli Indonesia itu mengungkapkan arti Mega.

"Dia (Megawati Hangestri) jago volinya, tapi juga sudah kayak keluarga bagi kami," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami keluarga, walaupun dia tidak ada di Red Sparks lagi sekarang. Saya pikir harus ke sini (pernikahannya), karena kami keluarga," pungkasnya.

Sebagai informasi, Megawati Hangestri kini telah resmi bergabung dengan klub kasta kedua Liga Turki, Manisa BBSK. Otomatis Mega tak akan bermain untuk Red Sparks pada musim depan.

Megatron bakal jadi tumpuan tim yang baru saja (Manisa BBSK) untuk mengarungi Kadinlar 1  Ligi, hanya di bawah Sultanlar Ligi yang menjadi divisi utama atau teratas Voli Putri Turki. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gempa Pangandaran, 6 Kereta Daop 2 Berhenti Darurat

Gempa Pangandaran, 6 Kereta Daop 2 Berhenti Darurat

Gempa berkekuatan 5,3 magnitude yang mengguncang Kabupaten Pangandaran Rabu malam, membuat PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung memberlakukan prosedur penghentian darurat terhadap enam rangkaian perjalanan kereta api.
Jadwal Final Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persebaya, Persija Lawan Arema FC Perebutan Juara Ketiga

Jadwal Final Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persebaya, Persija Lawan Arema FC Perebutan Juara Ketiga

Jadwal final Piala Presiden 2026 hari ini Kamis (6/8/2026), di mana ada duel Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya yang sama-sama mengincar trofi pramusim bergengsi tersebut. Sedangkan Persija Jakarta menghadapi Arema FC diperebutan juara ketiga.
Cegah Anemia, Remaja Putri di Kabupaten Serang Rutin Diberikan Vitamin

Cegah Anemia, Remaja Putri di Kabupaten Serang Rutin Diberikan Vitamin

Dalam upaya mencegah anemia yang berisiko memicu tingginya angka kematian ibu (AKI) terutama akibat pernikahan dini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, Provinsi Banten, terus menggencarkan program pemberian vitamin dan suplemen bagi remaja putri.
Dedi Mulyadi: Pohon di Gasibu Hilang Karena Halaman Gedung Sate Ditata

Dedi Mulyadi: Pohon di Gasibu Hilang Karena Halaman Gedung Sate Ditata

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut hilangnya vegetasi di kawasan Lapangan Gasibu, Kota Bandung, berupa pohon Angsana kecil akibat penataan kawasan halaman Gedung Sate-Gasibu dengan dengan pohon Asem Jawa yang lebih produktif dan lingkungan. 
Persib Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Prediksi Bung Towel Jadi Sorotan

Persib Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Prediksi Bung Towel Jadi Sorotan

Persib kemudian membuktikan prediksi tersebut setelah mengalahkan Persija dengan skor 2-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali
Tiga Fakta Terungkapnya Mayat Termutilasi Dalam Karung Depok, Korban dan Pelaku Berkenalan di Media Sosial

Tiga Fakta Terungkapnya Mayat Termutilasi Dalam Karung Depok, Korban dan Pelaku Berkenalan di Media Sosial

Subdit Resmob Polda Metro Jaya akhirnya berhasil mengungkap kasus penemuan mayat termutilasi yang terbungkus di dalam karung di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok.

Trending

Resmi Cerai dari Wardatina Mawa, Apa Kabar Hubungan Asmara Insanul Fahmi dengan Inara Rusli?

Resmi Cerai dari Wardatina Mawa, Apa Kabar Hubungan Asmara Insanul Fahmi dengan Inara Rusli?

Berakhirnya rumah tangga pasangan tersebut langsung memunculkan pertanyaan baru di tengah publik, yakni mengenai kelanjutan hubungan Insanul Fahmi dengan Inara Rusli.
Kabar soal Kopilot Jadi "Kurir" Ekstasi Dibahas dalam Rapat Kabinet Malaysia

Kabar soal Kopilot Jadi "Kurir" Ekstasi Dibahas dalam Rapat Kabinet Malaysia

Kabar soal kopilot Malaysia berinisial MS menjadi “kurir” ekstasi dibahas dalam rapat kabinet pemerintahan Malaysia.
Kronologi Kebakaran Gedung Lima Lantai di Cikini, Sempat Coba Dipadamkan Pakai APAR

Kronologi Kebakaran Gedung Lima Lantai di Cikini, Sempat Coba Dipadamkan Pakai APAR

Kobaran api melanda sebuah bangunan berlantai lima yang berlokasi di Jalan Cikini Raya Nomor 89, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (5/8) sore. 
Viral Sales Rokok Jadi Korban Pencurian di Jakarta Barat, Sejumlah Slop Rokok dan Uang Setoran Raib

Viral Sales Rokok Jadi Korban Pencurian di Jakarta Barat, Sejumlah Slop Rokok dan Uang Setoran Raib

Viral di media sosial video rekaman CCTV yang memperlihatkan sales rokok menjadi korban pencurian di Cengkareng, Jakarta Barat. Sejumlah slop rokok dan uang tunai raib.
Uang Rizky Billar, Lesti Kejora Hingga Anak Ditilep Sampai Rp3,1 Miliar, Pelaku Disebut Orang Terdekat

Uang Rizky Billar, Lesti Kejora Hingga Anak Ditilep Sampai Rp3,1 Miliar, Pelaku Disebut Orang Terdekat

Rizky Billar mengungkap pengalaman yang disebutnya sebagai salah satu pukulan paling menyakitkan yang datang dari lingkungan terdekat.
Tiga Fakta Terungkapnya Mayat Termutilasi Dalam Karung Depok, Korban dan Pelaku Berkenalan di Media Sosial

Tiga Fakta Terungkapnya Mayat Termutilasi Dalam Karung Depok, Korban dan Pelaku Berkenalan di Media Sosial

Subdit Resmob Polda Metro Jaya akhirnya berhasil mengungkap kasus penemuan mayat termutilasi yang terbungkus di dalam karung di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok.
Waspada Modus Baru: Dikira Jaga Keamanan, Hansip Gadungan di Cakung Tertangkap Basah Curi Motor

Waspada Modus Baru: Dikira Jaga Keamanan, Hansip Gadungan di Cakung Tertangkap Basah Curi Motor

Seorang pria berinisial Z harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah aksi pencurian sepeda motornya di kawasan Tipar Cakung Barat, Jakarta Timur, terbongkar. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT