News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bergabung dengan Klub Turki, Fans Korea Pernah Terheran-heran Lihat Performa Megawati Hangestri, Sampai Bandingkan dengan Pemain Ini ...

Pupus harapan Red Sparks dan Volimania Korea usai Megawati Hangestri resmi dikontrak sebagai rekrutan baru Manisa BBSK, klub yang kompetisi di Kadinlar 1 Ligi.
Sabtu, 9 Agustus 2025 - 22:23 WIB
Megawati Hangestri saat masih bermain di Red Sparks.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / KOVO / Instagram Red Sparks

tvOnenews.com - Red Sparks dan sejumlah klub di Liga Voli Korea sudah kehilangan kesempatan untuk menggunakan jasa Megawati Hangestri untuk musim depan.

Hal ini setelah Manisa BBSK secara resmi mengikat Megawati Hangestri dengan kontrak bermain di Kadinlar 1 Ligi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengumuman ini bertepatan dengan hari bahagia Megawati Hangestri saat melangsungkan resepsi pernikahan dengan Dio Novandra.

Megatron akan menjadi tumpuan bagi Manisa BBSK untuk mengarungi Kadinlar 1 Ligi, tandem dengan pemain  senior asal Jerman, Tanja Grosser.

Di samping itu, Mega pernah membuat fans Korea terheran-heran akan kemampuannya sebagai Opposite Spiker di Red Sparks.

Megatron membawa Red Sparks yang awalnya diremehkan, hingga menjadi tim penantang juara, selama dua musim beruntun lolos babak playoff. Dan musim ini menjadi runner-up V League usai bertarung 5 game melawan Pink Spiders yang diperkuat oleh Kim Yeon-koung.

Adapun sebelum melangkah ke partai final, Mega pernah jadi perbincangan fans Korea, bahkan disebut skill-nya melebihi pemain domestik Korea.

Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

 

Kilas balik, pada pertandingan terakhir, Megatron gagal membawa Jung Kwan Jang Red Sparks meraih kemenangan pada laga terakhir putaran keenam Liga Voli Korea 2024-2025.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Red Sparks takluk dari Hi-Pass dengan skor 2-3 (20-25, 25-19, 25-19, 17-25 dan 8-15), pada Rabu (19/3/2025).

Hal itu mendapat perhatian dari fans Voli Korea, yang akhirnya geram dan bertanya-tanya mengapa pemain domestik Korea tak ada yang sehebat Megawati Hangestri.

Jung Kwan Jang Red Sparks (23 menang, 13 kalah, 65 poin) gagal mendapatkan 3 poin dan mengamankan peringkat ke-3 di liga reguler dengan selisih 2 poin dari Hyundai Hillstate (21 menang, 15 kalah, 66 poin). 

Susunan pemain awal tim tuan rumah yang dipasang oleh Ko Hee-jin, termasuk setter Yeom Hye-seon, Megawati Hangestri.

Outside hitter Pyo Seung-ju dan Jeon Da-bin, middle blocker Jung Ho-young dan Lee Seon-woo, dan libero Choi Hyo-seo.

Sementara tim lawan, Korea Expressway Corporation Hi-Pass memilih setter Kim Da-eun, opposite Merelin Nikolova.

Outside hitter Kang So-hwi dan Thanacha sooksod, middle blocker Bae Yu-na dan Kim Se-bin, dan libero Moon Jeong-won.

Dalam pertandingan ini, Megawati Hangestri tampil luar biasa dengan mencetak 38 poin meski hanya bermain 4 set. Persentase keberhasilan serangan 64,3 persen.

Jeon Da-bin belum maksimal dengan hanya mencetak 10 poin, padahal dari 23 percobaan hanya bisa mencetak 10 poin.

Jung Ho-young 9 poin, Pyo Seung-ju 6 poin, Yeum Hye-seon 4 poin.

Tim lawan, Nikolova jadi top skor untuk tim Hi-Pass dengan mencetak 23 poin.

Disusul oleh Kim Se-bin 17 poin, Thanacha sooksod 13 poin, dan Kang So-hwi 10 poin.

Atas kekalahan ini, Red Sparks hanya mampu finis peringkat ketiga klasemen akhir V-League (64 poin), selisih dua poin dengan Hyundai Hillstate yang meraih 66 poin.

Kendati demikian,  ada fans yang marah-marah karena kualitasi pemain lokal Korea tak sebaik Megatron.

"Kalau timnas Korea melawan Indonesia, apakah mereka bakal tersungkur karena tak kuasa hentikan Megawati Hangestri?" ungkap fans Voli Korea.

"Sadarlah, masalahnya bukan pada pelatih Ko Hee-jin, itu karena para pemain, makanya Jeong Kwan Jang dikritik, kalian tidak punya niat untuk melakukannya, tidak punya motivasi, dan saya merasa kasihan pada mereka," ujar fans Voli Korea.

"Megawati Hangestri receive, menyerang dan melakukan semuanya sendirian," ucap fans.

"Kekuatan serangan Mega sangat menakjubkan," ujar fans Voli Korea.

"Kalau bukan Mega, maka Red Sparks tidak bisa mencetak poin," ucap fans Red Sparks.

Merujuk statistik pemain lainnya, tidak ada yang bisa mencetak lebih dari 10 poin, termasuk tandem Megawati Hangestri Pyo Seung-ju, 17 kali menyerang hanya mampu mencetak 3 poin.

Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • Instagram @red__sparks

 

Park Hye-min, pemain pelapis kedua itu menyerang 15 kali tapi hanya mampu mencetak 3 poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika Megawati Hangestri adalah pemain dalam negeri (Korea, Megatron pasti sudah menjadi pemain populer, jadi mengapa pemain Korea tidak bisa melakukan seperti yang dilakukan Mega? gaji mereka sungguh mubazir," jelas fans Korea.

"Mereka memberi 90 persen umpan kepada Mega, dan sisanya 10 persen kepada pemain lain, sehingga yang harus dilakukan Hi-Pass hanyalah memblokir Mega, masukan Bae Yuna dan Kang So-hwi untuk melakukan pemblokiran," jelas fans tim lawan. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Selebgram Lucinta Luna bicara nasib alat vital atau kelamin yang sudah diubah menjadi perempuan. Ia pasrah fisiknya tidak bisa kembali sebagai Muhammad Fatah.
Prabowo Ungkap Borok Praktik Korupsi di Dalam Birokrasi: Ada Pihak yang Bantu Curi Uang Negara

Prabowo Ungkap Borok Praktik Korupsi di Dalam Birokrasi: Ada Pihak yang Bantu Curi Uang Negara

Presiden RI, Prabowo Subianto secara terbuka mengakui masih adanya praktik pengkhianatan di dalam tubuh birokrasi pemerintah.
Pernyataan Saiful Mujani Disorot, Laporan ke Bareskrim Jadi Pengingat Pentingnya Ruang Diskursus yang Sehat

Pernyataan Saiful Mujani Disorot, Laporan ke Bareskrim Jadi Pengingat Pentingnya Ruang Diskursus yang Sehat

Pernyataan Saiful Mujani soal pemerintahan Prabowo dilaporkan ke Bareskrim Polri. Polemik ini memicu diskursus soal batas kebebasan berpendapat di ruang publik.
Negara Terima Pengembalian Aset Senilai Rp11,42 Triliun dari Mafia Hutan

Negara Terima Pengembalian Aset Senilai Rp11,42 Triliun dari Mafia Hutan

Presiden RI, Prabowo Subianto menyaksikan langsung momentum besar pengembalian aset negara dari praktik ilegal sektor sumber daya alam.
Kasus Korupsi Pasar Panorama, Mantan Anggota Dewan Dituntut 7,5 Tahun dan Mantan Kadis 5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Pasar Panorama, Mantan Anggota Dewan Dituntut 7,5 Tahun dan Mantan Kadis 5 Tahun Penjara

Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengelolaan Pasar Panorama Bengkulu kembali digelar di Pengadilan Tipikor pada Jumat Siang (10/4/ 2026). Agenda persidang
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Raih Tiga poin Perdananya, Surabaya Samator Panaskan Persaingan ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Raih Tiga poin Perdananya, Surabaya Samator Panaskan Persaingan ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April, setelah pertandingan terakhir di sektor putra pada putaran pertama.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT