News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Vietnam Resmi Dijatuhi Sanksi pada Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025, VFV Siap Ajukan Laporan Banding ke FIVB

Vietnam mendapatkan resmi mendapatkan sanksi cukup berat dari FIVB pada gelaran Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025.
Rabu, 13 Agustus 2025 - 12:25 WIB
Pevoli Vietnam, Dang Thi Hong saat menghadapi Kanada
Sumber :
  • volleyballworld

tvOnenews.com - Vietnam mendapatkan resmi mendapatkan sanksi cukup berat dari FIVB pada gelaran Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025.

FIVB memutuskan untuk membatalkan 4 dari 5 hasil pertandingan Vietnam di ajang Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025 ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan tanpa alasan, sanksi tersebut dijatuhkan setelah FIVB menyebut kalau Vietnam menurunkan dua pemain yang tidak sah pada 4 laga tersebut.

Resmi, FIVB Hukum Vietnam Diskualifikasi Seluruh Pertandingan yang Diperkuat Sosok Maskulin Ini di Kejuaraan Dunia Voli U-21
Resmi, FIVB Hukum Vietnam Diskualifikasi Seluruh Pertandingan yang Diperkuat Sosok Maskulin Ini di Kejuaraan Dunia Voli U-21
Sumber :
  • FIVB

 

Setelah dilakukan tes kromosom, dua pemain Vietnam yakni Dang Thi Hong dan Phuong Quynh dinyatakan tidak sah untuk berlaga di ajang ini.

"Sesuai dengan Pasal 13.5.2 dari Peraturan Acara dan 14.4 dari Peraturan Disiplin, Sub-Komite Panel Disiplin FIVB telah memutuskan bahwa pertandingan tim nasional Vietnam yang diikuti oleh pemain tersebut dibatalkan dan pemain tersebut didiskualifikasi dari kejuaraan dengan segera," tulis FIVB dikutip Selasa.

Dengan aturan tersebut maka, Vietnam yang sebenarnya menempati peringkat kedua Pool A harus merelakan posisinya diisi oleh Serbia yang sebelumnya berada di peringkat ketiga.

Sementara itu, Timnas Voli Putri Indonesia yang sebenarnya berada di peringkat kelima dengan mengamankan total lima poin, dipastikan akan menempati peringkat ketiga menggeser posisi Puerto Rico.

Terkait keputusan itu, Federasi Bola Voli Vietnam atau Volleyball Federation Vietnam (VFV) kabarnya mengajukan laporan banding ke Federasi Bola Voli Dunia (FIVB).

Pevoli Vietnam, Dang Thi Hong saat menghadapi Kanada
Pevoli Vietnam, Dang Thi Hong saat menghadapi Kanada
Sumber :
  • volleyballworld

 

Dalam keterangan resmi, VFV menulis bahwa mereka telah melengkapi semua dokumen persyaratan pendaftaran pemain yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan FIVB untuk Kejuaraan Bola Voli Dunia U-21 Putri 2025.

VFV juga menyebut bahwa dokumen tersebut telah disetujui oleh FIVB, yang memungkinkan para atlet Vietnam bisa terdaftar.

"VFV menegaskan bahwa telah mematuhi peraturan FIVB tentang prosedur pendaftaran atlet serta menyerahkan dokumen atlet lengkap ke FIVB sebelum turnamen. Dokumen tersebut ditinjau dan disetujui oleh FIVB, yang memungkinkan para atlet untuk berpartisipasi dalam kompetisi," tulis VFV dalam laman resmi federasi, Rabu.

VFV menyatakan bahwa terdapat persyaratan profil tambahan yang ditetapkan oleh FIVB, meski persyaratan tersebut merupakan regulasi yang belum pernah ditetapkan sebelumnya untuk para atlet tim nasional Vietnam.

"Namun, keputusan FIVB mengenai atlet yang tidak memenuhi syarat dibuat berdasarkan persyaratan profil tambahan dan beberapa persyaratan untuk atlet pada 12 Agustus. Ini adalah persyaratan yang belum pernah diterapkan sebelumnya untuk para atlet tim nasional Vietnam," tulis VFV.

Atas keputusan tersebut maka Vietnam dinyatakan tak bisa melanjutkan langkah ke babak 16 besar Kejuaraan Bola Voli Dunia U-21 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berstatus sebagai juru kunci Pool A, Vietnam akan bertarung pada babak klasifikasi peringkat 17-24 menghadapi Mesir.

(ant/akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Luke Vickery bukanlah pemain sembarangan. Lahir di Hawaii pada 25 Oktober 2005, pemuda berusia 20 tahun ini memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Baru-baru ini berdar kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Baru-baru ini berdar kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT