Tak Seperti di Red Sparks, Fans Megawati Hangestri Mulai Curiga Nasib Megatron di Manisa BBSK Lama-kelamaan akan...
- Kolase
tvOnenews.com - Fans Megawati Hangestri mulai membandingkan nasib Megatron antara Red Sparks dan Manisa BBSK.
Setelah melihat penampilan Megawati Hangestri di laga uji coba Manisa BBSK melawan Altinordu, fans Megatron mulai menyadari sesuatu.
Ternyata penampilan Megawati Hangestri jauh berbeda dibanding ketika masih bermain di Red Sparks.
Tentunya hal ini akan sangat menentukan bagi karir Megawati Hangestri di Turki ke depannya.
Megawati Hangestri bermain sebagai starter di set pertama dan ketiga.
Melalui serve ace dan smash kerasnya, Megawati Hangestri berhasil membawa Manisa BBSK unggul jauh dalam laga uji coba.
Manisa BBSK berhasil mengamankan kemenangan dalam 4 set tanpa kalah.
Namun di balik kemenangan Manisa BBSK, fans Megawati Hangestri menyadari ada yang berbeda dibanding ketika Megatron bermain di Korea bersama Red Sparks.
Banyak fans Megawati Hangestri mengungkapkan pandangannya melalui kolom komentar kanal YouTube Manisa BBSK.
Fans Megawati Hangestri menyadari bahwa di Manisa BBSK, semua pemain mampu tampil dengan sangat baik sehingga beban kerja yang berat tak melulu dipikul oleh Megatron seorang.
"Semua pemain manisa punya kontribusi tdk mengandalkan satu dua pemain, ini game play yg baik & kompetitip ...semua pemain punya kans yg sama ..... good job coach ....dalam pertarungan di liga ini membuat tim lebih stabil dalam jangka panjang," tulis akun @hamdaniabdullah3725 soal penampilan Megawati Hangestri di Manisa BBSK, seperti dilansir tvOnenews.com dari kolom komentar kanal YouTube Manisa BBSK Medya.
Tak seperti ketika di Red Sparks, Megawati Hangestri dianggap sering menjadi tumpuan sehingga ketika Megatron absen maka performa klub Korea tersebut langsung turun drastis.
"Inilah voli moderen gak bertumpuh pada op ' apa lagi mb'nya semua rata bgs semua , persaingan pemain inti dgn cadangan semua rata permainannya bagus semua & cara mainnya rapi ..," tulis akun @adivbolang5778.
"Betul bgt level pemain inti dg cadangan setara tdk jomplang kayak di Rspk (Red Sparks)," tulis akun
@marhamahmarhamah7314.
Tentunya hal ini akan berpengaruh terhadap performa dan karir Megawati Hangestri ke depannya.
Tak seperti di Red Sparks, Megawati Hangestri tak akan terlalu capek selama bermain di Manisa BBSK.
Apabila Megawati Hangestri dipaksakan untuk memikul beban yang berat, tentunya akan berpengaruh terhadap kondisi fisik Megatron.
"Manisa BBSK semua pemain saling mengisi, Mega ga begitu capek akhirnya beda ama yg kemarin Mega dijadiin bomber jd nembak mulu untungnya Mega kuat Alhamdulillah bisa jd pengalaman buat Mega gmn kalau maen aktif dipake terus sampe over ama gantian kyk gini, semoga Mega di Turki gacor terus Aamiiin Yaaa Rabb?❤️?❤️?❤️?❤️?❤️?❤️?," tulis @vindaayuatikasari7242.
Megawati Hangestri kini tinggal menunggu pembukaan liga voli Turki musim 2025/2026.
(far)
Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini
Load more