News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri Fix Absen di Kick Off Liga Turki Lima Hari Lagi, Siapa yang akan Main sebagai Opposite di Manisa BBSK?

Keputusan soal siapa yang pantas mengisi peran Megawati Hangestri di Manisa BBSK masih jadi perdebatan. Satu-satunya yang terkuat saat ini ialah Deniz Emrelli.
Senin, 29 September 2025 - 17:59 WIB
Megawati Hangestri dan Deniz Emrelli
Sumber :
  • Instagram @manisabbsk

tvOnenews.com - Hanya lima hari jelang kick off Kadinlar 1 Ligi musim depan, Manisa BBSK belum menentukan siapa yang akan mengisi peran Megawati Hangestri.

Jika melihat kondisi skuad yang ada, otomatis hanya Deniz Emrelli saja yang bisa diandalkan oleh pelatih Gorkem Kazan untuk menjadi suksesor Megatron.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megawati Hangestri dipastikan absen dalam beberapa pertandingan pembuka Kadinlar 1 Ligi untuk Manisa BBSK. Pasalnya, saat ini dia masih berada di Indonesia.

Bersama Bank Jatim, Megawati Hangestri baru akan bertanding di Livoli Divisi Utama 2025 pada 10-19 Oktober, sehingga Mega akan melewatkan beberapa laga.

Apabila merujuk kepada kemungkinan tersebut, maka Megawati Hangestri setidaknya bakalan absen dalam empat pertandingan Manisa BBSK.

Manisa BBSK akan menjalani laga pembuka Kadinlar 1 Ligi melawan Izmirspor (4/10) yang kemudian dilanjutkan saat melawat ke Istanbul, markas Yesilyurt (11/10).

Megawati Hangestri tampaknya masih absen di dua laga tersisa Manisa BBSK pada bulan Oktober ketika berhadapan dengan Edremit Bld dan Info Yatirim Karsiyaka.

tvonenews

Lebih lanjut, ada berita jika Megawati Hangestri masih akan memperpanjang masa tinggalnya karena dipersiapkan untuk skuad SEA Games pada Desember mendatang.

Bahkan, Megawati Hangestri kabarnya juga belum menerima konfirmasi seputar International Transfer Certificate (ITC), dokumen yang diperlukan untuk abroad.

Berkaca dari spekulasi tersebut, maka Megawati Hangestri mungkin bisa absen lebih lama lagi untuk klub barunya Manisa BBSK di liga Turki.

Sementara itu, pelatih Gorkem Kazan harus berpikir keras bagaimana caranya untuk mengatasi kekosongan yang ditinggal oleh Megawati Hangestri.

Jalan satu-satunya ialah dengan menurunkan Deniz Emrelli, Opposite pelapis Megawati Hangestri di Manisa BBSK. Sebetulnya, ia telah mencoba peran ini dalam beberapa pertandingan.

Namun, hasilnya tidak selalu positif. Dari empat laga, Manisa BBSK hanya mampu menang sekali ketika posisi Opposite ditempati oleh Deniz Emrelli.

Satu-satunya kemenangan diraih atas Canakkale Bld (3-1) dan imbang dari lawan yang sama (2-2) serta kalah vs Goztepe SK (1-3) hingga Aydin BBSK (1-3).

Sementara itu, ada cara lain yang bisa dicoba oleh pelatih Gorkem Kazan. Yakni dengan memainkan istrinya Gizem Kazan sebagai setter baru Manisa BBSK.

Selama mengisi peran Megawati Hangestri, Deniz Emrelli hanya dilayani oleh setter Duygu Guncu, sedangkan Betul Taskiran kontraknya baru diputus oleh klub.

Memang, chemistry antara Deniz Emrelli dan Gizem Kazan belum dicoba dalam laga pra-musim. Namun, duet ini layak diberi kesempatan untuk penerapan strategi baru.

Megawati Hangestri dan Deniz Emrelli
Megawati Hangestri dan Deniz Emrelli
Sumber :
  • Instagram @manisabbsk

 

Apalagi jika melihat pengalaman Gizem Kazan yang sudah bermain untuk sembilan klub Turki berbeda, maka sudah selayaknya bila sang setter diberikan panggung.

Selain rotasi di posisi setter, Manisa BBSK tampaknya juga harus memiliki cadangan untuk peran Opposite. Agak mustahil kalau Deniz Emrelli hanya bermain sendirian.

Dengan pergerakan transfer Manisa BBSK yang sedikit lambat, maka alternatifnya ialah tim pelatih bisa menggeser salah satu Outside Hitter-nya untuk menjadi Opposite.

Sejauh ini, ada empat Outside Hitter di Manisa BBSK yaitu Tanja Grosser, Cansu Ayyildiz, Merve Nur Ozturk, hingga Gizem Tugrul. Keempatnya bisa dicoba bergantian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menarik ditunggu bagaimana strategi yang akan diterapkan oleh Gorkem Kazan ketika Megawati Hangestri absen dalam beberapa laga untuk Manisa BBSK.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT