News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Visa 6 Atletnya Ditolak Indonesia untuk Tampil di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025, Israel Singgung Soal Isu Diskriminasi

Federasi Senam Israel (IGF) melontarkan kritik keras terhadap keputusan pemerintah Indonesia yang membatalkan visa enam atlet senamnya untuk Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025.
Kamis, 23 Oktober 2025 - 13:22 WIB
Israel Ngotot Tampil di Jakarta, Siap Tempuh Cara Ini demi Ikut Kejuaraan Dunia Senam - Atlet senam Israel Artem Dolgopyat
Sumber :
  • Instagram/Artem Dolgopyat

Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Senam Israel (IGF) melontarkan kritik keras terhadap keputusan pemerintah Indonesia yang membatalkan visa enam atlet senamnya. Mereka menyebut langkah tersebut sebagai keputusan yang sangat memilukan bagi dunia olahraga internasional.

Langkah banding yang diajukan IGF ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) ternyata tak membuahkan hasil. Upaya hukum itu diajukan menyusul keputusan Indonesia menolak kedatangan enam atlet Israel ke Jakarta untuk Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keputusan terbarunya, CAS menolak dua banding mendesak yang diajukan oleh Federasi Senam Israel. Penolakan itu disampaikan melalui keputusan sementara yang dirilis pekan ini.

CAS menyatakan tidak memiliki yurisdiksi untuk mengadili banding pertama yang diajukan IGF terkait penolakan visa oleh pemerintah Indonesia. Dengan demikian, permintaan agar keputusan pemerintah dibatalkan secara hukum tidak bisa diterima.

Sementara itu, banding kedua yang diajukan IGF masih tertunda prosesnya di CAS. Banding tersebut meminta Federasi Senam Internasional (FIG) memastikan partisipasi atlet Israel atau memindahkan lokasi kejuaraan dari Indonesia.

CAS juga menolak permohonan Israel yang mendesak lembaga arbitrase olahraga tersebut mengeluarkan keputusan darurat. Penolakan itu semakin mempertegas bahwa partisipasi atlet Israel di Kejuaraan Dunia Senam 2025 kini resmi tertutup.

Sekretaris Jenderal IGF, Sarit Shenar, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas hasil tersebut. Ia menyebut keputusan CAS menjadi pukulan telak bagi para atlet Israel yang telah bersiap mengikuti ajang internasional itu.

"Untuk kejuaraan dunia ini, ini adalah akhir perjalanan. Jadi, apa pun yang akan terjadi pada pesenam, kita tidak bisa, kita tidak bisa memperbaiki hati mereka," ucap Shenar dikutip dari Reuters.

Shenar menilai keputusan pemerintah Indonesia untuk membatalkan visa enam atlet asal negaranya sebagai bentuk nyata dari diskriminasi. Ia mengaku kecewa karena nilai-nilai sportivitas yang dijunjung tinggi dalam olahraga justru diabaikan.

Pernyataan Shenar tersebut menjadi sinyal bahwa IGF masih berharap adanya tindak lanjut tegas dari otoritas olahraga internasional. Mereka ingin memastikan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

"Untuk olahraga Israel di masa depan, untuk olahraga dunia di masa depan, saya ingin melihat keputusan yang sangat kuat, yang tidak memberikan ruang bagi keputusan semacam itu, baik dari negara mana pun, atau federasi internasional mana pun," jelas Shenar.

"Saya sangat berharap CAS akan memberikan keputusan yang sangat kuat, yang akan mengintimidasi siapa saja yang memiliki ide gila untuk mendiskriminasi atlet mana pun dari negara mana pun, dengan alasan apa pun," tambahnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus penolakan visa ini menjadi sorotan internasional karena berkaitan langsung dengan prinsip netralitas dalam olahraga global. Indonesia sebelumnya menegaskan bahwa kebijakan visa tersebut diambil berdasarkan pertimbangan politik luar negeri dan bukan semata urusan olahraga.

Namun, bagi Israel, keputusan itu tetap meninggalkan luka mendalam. Mereka menilai semangat kompetisi dan persaudaraan olahraga telah dikalahkan oleh kepentingan politik yang lebih besar.

‎(igp/nad) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Desakan Makin Membuncah usai Manchester United Kalah Lagi, Michael Carrick Tak Gentar: Tak Ada Tekanan

Desakan Makin Membuncah usai Manchester United Kalah Lagi, Michael Carrick Tak Gentar: Tak Ada Tekanan

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak terganggu dengan kebisingan yang ada di media. Desakan terhadapnya kembali membuncah setelah kekalahan dari Brighton & Hove Albion.
Trump: Iran Menghubungi AS untuk Buat Kesepakatan

Trump: Iran Menghubungi AS untuk Buat Kesepakatan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Rabu bahwa Iran telah menghubungi Washington secara langsung dan ingin mencapai kesepakatan, sembari menyebut perang yang sedang berlangsung kini mendekati akhir.
Sudah Dikonfirmasi Kepolisian, Sopir Travel Korban KKB Ditemukan dalam Mobil yang Terbakar

Sudah Dikonfirmasi Kepolisian, Sopir Travel Korban KKB Ditemukan dalam Mobil yang Terbakar

Sehubungan kabar korban KKB ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bersama Satgas Damai Cartenz dan Satgas Habema melaksanakan olah tempat kejadian perkara.
Kalah di Kandang, Pelatih FC Seoul Salahkan Taktik Persib Bandung: Mereka Main Bertahan

Kalah di Kandang, Pelatih FC Seoul Salahkan Taktik Persib Bandung: Mereka Main Bertahan

Pelatih FC Seoul Kim Dong-ki singgung taktik bertahan Persib Bandung setelah timnya kalah dalam pertandingan kandang di fase grup ACL 2, Rabu (16/9) kemarin.
Aspek Keselamatan Dalam Kembangkan Pariwisata Sangat Penting

Aspek Keselamatan Dalam Kembangkan Pariwisata Sangat Penting

Aspek keselamatan dalam pengembangan destinasi wisata sangat penting dalam mendukung pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
Lepas dari Bayang-bayang Megawati Hangestri, Vanja Bukilic Siap Duet Bersama Zhong Hui di Red Sparks

Lepas dari Bayang-bayang Megawati Hangestri, Vanja Bukilic Siap Duet Bersama Zhong Hui di Red Sparks

Tak lagi menjadi tandem Megawati Hangestri, Vanja Bukilic buka suara terkait bakal berduet dengan Zhong Hui di Red Sparks. Ia mengaku optimistis saat comeback di Liga Voli Korea 2026-2027 nanti.

Trending

Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Sebanyak dua pertandingan Grup E berlangsung sepanjang Rabu (16/9/2026), dengan pertandingan Persib melawan FC Seoul dan The Cong Viettel melawan Melbourne Victory. 
Sudah Dikonfirmasi Kepolisian, Sopir Travel Korban KKB Ditemukan dalam Mobil yang Terbakar

Sudah Dikonfirmasi Kepolisian, Sopir Travel Korban KKB Ditemukan dalam Mobil yang Terbakar

Sehubungan kabar korban KKB ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bersama Satgas Damai Cartenz dan Satgas Habema melaksanakan olah tempat kejadian perkara.
4 Zodiak Paling Beruntung Soal Karier Besok 18 September 2026: Aquarius Menonjol

4 Zodiak Paling Beruntung Soal Karier Besok 18 September 2026: Aquarius Menonjol

4 zodiak paling beruntung soal karier besok 18 September 2026. Capricorn, Aquarius, Scorpio, dan Aries punya peluang serta momentum kerja menarik.
Ekshumasi Rampung, Ini Hasil Penyebab Kematian Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Ekshumasi Rampung, Ini Hasil Penyebab Kematian Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Polda Metro Jaya mengungkap bahwa hasil pemeriksaan ekshumasi terhadap Karumga Eks Jampidsus, Febrie Adriansyah yakni Sutrimo yang ditemukan tewas di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026) lalu, telah rampung.
Sudah Sebulan Wilayah Cilandak Jakarta Selatan Dilanda Kekeringan, Warga Bolak-balik Ambil Air dari Musala hingga Beli Galon Tujuh Kali Sehari

Sudah Sebulan Wilayah Cilandak Jakarta Selatan Dilanda Kekeringan, Warga Bolak-balik Ambil Air dari Musala hingga Beli Galon Tujuh Kali Sehari

Kekeringan berlangsung selama satu bulan terakhir di Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Ini cerita warga sekitar.
Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa jajaran Wakil Rektor hingga Dosen dan Guru Besar Universitas Soedirman (Unsoed).
KPK Dalami Aliran Uang Kasus Suap Pengurusan HGB di Kementerian ATR/BPN

KPK Dalami Aliran Uang Kasus Suap Pengurusan HGB di Kementerian ATR/BPN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menelusuri aliran uang terhadap pihak lain dalam kasus suap pengurusan tanah di Kementerian ATR/BPN.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT